alexa-tracking

Dalam Peraturan di Indonesia Bolehkah Potong Gaji karena Terlambat? Ini Jawabannya!

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9b815b1a9975245f8b4567/dalam-peraturan-di-indonesia-bolehkah-potong-gaji-karena-terlambat-ini-jawabannya
Dalam Peraturan di Indonesia Bolehkah Potong Gaji karena Terlambat? Ini Jawabannya!
Sebenarnya dalam Pasal 93 ayat (1) Undang-undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) dijelaskan perusahaan boleh tidak membayar upah kepada pekerjanya bila pekerja tersebut tidak melakukan pekerjaan atau no work no pay.

Dalam Peraturan di Indonesia Bolehkah Potong Gaji karena Terlambat? Ini Jawabannya!

Namun ada beberapa pengecualian di mana pengusaha tetap wajib membayar upah meski karyawan tersebut tidak bekerja, hal ini diuraikan dalam Pasal 93 ayat (2) UU Ketenagakerjaan.
  • Pekerja sakit sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan
  • Pekerja perempuan yang sakit pada hari pertama dan kedua masa haidnya sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan
  • Pekerja tidak masuk bekerja karena pekerja menikah, menikahkan, mengkhitankan, membaptiskan anaknya, isteri melahirkan atau keguguran kandungan, suami atau isteri atau anak atau menantu atau orang tua atau mertua atau anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia
  • Pekerja tidak dapat melakukan pekerjaannya karena sedang menjalankan kewajiban terhadap negara
  • Pekerja tidak dapat melakukan pekerjaannya karena menjalankan ibadah yang diperintahkan agamanya
  • Pekerja bersedia melakukan pekerjaan yang telah dijanjikan tetapi pengusaha tidak mempekerjakannya, baik karena kesalahan sendiri maupun halangan yang seharusnya dapat dihindari pengusaha
  • Pekerja melaksanakan hak istirahat
  • Pekerja melaksanakan tugas serikat pekerja/serikat buruh atas persetujuan pengusaha; dan
  • Pekerja melaksanakan tugas pendidikan dari perusahaan.

Dalam Peraturan di Indonesia Bolehkah Potong Gaji karena Terlambat? Ini Jawabannya!Sumber gambar: thenational.ae

Jadi bila pekerja tidak masuk kerja, bukan karena alasan-alasan di atas maka pengusaha berhak tidak membayar upah kepada pekerjanya dengan persyaratan harus tertuang dalam perjanjian kerja antara pekerja dengan pengusaha.

Untuk lebih jelasnya, klik di sini.
×