alexa-tracking

Stabiitas Pangan, Stabilitas Negara

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9b7a72902cfe274e8b4568/stabiitas-pangan-stabilitas-negara
Stabiitas Pangan, Stabilitas Negara
Stabiitas Pangan, Stabilitas Negara


Kalo pangan nggak stabi harganya wajar masyarakat bakal kisruh, urusan perut gak bisa berdamai Pak

Impor beras adalah buah simalakama untuk pemerintah. Bila dilakukan, maka akan dibully karena dibilang tidak pro petani. Bila tidak dilakukan, maka ada peluang besar terjadi kekacauan di dalam negara akibat defisit pasokan pangan pokok.
Memang dalam menjalankan negara, tidak ada keputusan yang mudah. Tapi demi kemaslahatan masyarakat banyak, pil pahit pun harus ditelan.

Sebenarnya, bila kita mau jujur mengakui, Indonesia memang belum pernah bisa mencukupi kebutuhan berasnya sendiri. Kita hanya pernah swasembada sekali, itu pun di jaman orde baru. Kini, dengan kondisi lahan pertanian yang makin sempit, regenerasi petani yang nyaris tidak ada, tantangan produksi beras jadi makin berat.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik, Indonesia hampir selalu mengimpor beras utuk mencukupi kebutuhannya. Contohnya, tahun 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan untuk impor sebanyak 2,5 juta ton. Tahun itu merupakan momentum Pemilu. Bayangkan apa yang bisa terjadi seandainya terjadi kelangkaan beras?

Berlanjut di tahun 2015, Indonesia kembali mengimpor beras sebanyak 1,5 juta ton. Hingga 2018 ini, Indonesia berencana mengimpor sebanyak 2 juta ton.

Publik juga harus ingat, tahun 2018-2019 ini adalah tahun politik. Segala sesuatu bisa dijadikan sebagai komoditas politik. Apa jadinya bila pemerintah sengaja tidak mengimpor beras, demi menyelamatkan mukanya dari bully lawan politik?

Akan terjadi kelangkaan beras. Hukum besi ekonomi berlaku, harga beras di pasaran meroket. Kondisi itu jauh lebih membahayakan bagi masyarakat, karena ia akan menjadi bola liar. Oleh karena itu, lebih baik pemerintah saja yang merelakan mukanya dirisak oleh lawan politik. Biar rakyat tetap merasakan pasokan beras yang stabil dan harga yang masuk akal, untuk mengisi perut-perut lapar.
Petani lagi panen, stok berlimpah
Gudang beras penuh gak bisa nampung
Dolar lagi tinggi2nya
Petani, DPR, kabulog semua protes

Tetapi tetep Nekad impor
alasan yg logis ya : komisi dari mafia pangan buat pembiayaan pemilu emoticon-Imlek

Stabiitas Pangan, Stabilitas Negara

Stabiitas Pangan, Stabilitas Negara
image-url-apps
Mas joko kebanyakan ngibul emoticon-Leh Uga
KASKUS Ads
mantap strateginya..
swasembada dengan cara import...jenius banget...emoticon-thumbsup
image-url-apps
Berita atau opini nih?
image-url-apps
stabil... beras gak ada masalah kita krna rata2 petani tanam padi. kedelai yg kita anggap makanan rakyat gak sadar selama ini itu makanan impor
image-url-apps
Gw jalan sepanjang pulau sumatera, terhampar luas sawah-sawah, apa iya ga cukup sehingga harus impor? Ini masih di pulau sumatera ya, emg di jawa ga ada sawah apa ya?
berita ngawur,
bukannya indo sudah jadi negara swasembada sejak pemerintahan jokowi?






- dalam mimpi nastak -
image-url-apps
sumber nya tong emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


klo buat makan sampe bulan depan mungkin cukup, tp klo sampe panen berikutnya jujur saya ga yakin emoticon-Traveller
image-url-apps
Quote:


Panen raya awal tahun depan, bukan sekarang......

Dibilang takut menurunkan harga jual padi petani krn beras impor datangnya bukan sekarang, tapi bertahap di bulan2 depan. Yg mana jadi dekat panen.

Mentan menjamin tdk akan ada penurunan harga gabah kering, stok kita aman sampai bbrp bln ke depan. Tahun 2019 optimis tdk perlu impor.

Note :
Total impor tahap ini 500rb ton itu kl dimakan bakal habis dlm hitungan hari saja. Total konsumsi beras kita dikisaran 40juta ton per tahun... (Juta ton ya, bukan ribu ton)

Tinggal tunggu aja, kl tahun depan panen raya berhasil, jadi stop impor, lumayan buat kampanye....
image-url-apps
Quote:


Kalo pola pikir rakyat indonesia masih karbo itu dari nasi, protein itu dari daging sapi ya ga bakal cukup.

Padahal nasi bisa diganti kentang, ubi, jagung, sagu, ketela.
Protein dr ikan, ayam, telor, kacang2an...

Tp kl ga makan nasi pake rendang kan hidup berasa hina.... emoticon-Stick Out Tongue
Quote:


jadi ga boleh makan nasi?

dimana-mana klo kebutuhan makin mendesak maka dilakukan inovasi buat mencukupi kebutuhan, bukan malah menyerah. lagipula makan nasi itu budaya warisan leluhur nusantara. klo mau sok berlagak bule silahkan. tp jgn melarang warisan budaya leluhur emoticon-Traveller
Quote:


setahu gw panen padi skrg itu setahun 3x, kemarin gw lewat karawang petani disana sudah panen ke-2 tahun ini emoticon-Traveller
image-url-apps
Quote:


Mana yg bilang ga boleh...... emoticon-Big Grin
Ane ga nyebutin roti.... Malah jagung, ketela, ubi, sagu.... Hahaha.....

Yg ane maksud adalah diversifikasi pangan. Variasi.
Beras memang yg utama, tp nenek moyang kita jg familiar Dg umbi2an, ketela dan sagu. Ga seperti skrg.

Beras jd seperti skrg sejak kebijakan swasembada beras jaman suharto, beras seakan jd satu2nya sumber karbo... (Bukan nyalahin swasembadanya ya...)

Kl roti ya sama aja gandum masih impor.....
image-url-apps
Quote:


mantep donk sekarang....
Pantes produksi beras makin meningkat.....
Quote:


iya meningkat, seiring dengan pertumbuhan penduduk yg juga meningkat
×