alexa-tracking

Pemutakhiran Data Harus Berkala

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9b11481854f7bd458b4567/pemutakhiran-data-harus-berkala
Pemutakhiran Data Harus Berkala
Pemutakhiran Data Harus Berkala

KPU didesak terus melakukan pemutakhiran data secara berkala agar daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 benar-benar valid. Pemutakhiran data secara berkala itu sekaligus untuk membersihkan DPT dari data ganda.

"Hasil verifikasi dan pemutakhiran yang dilakukan KPU tersebut nanti harus diinformasikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan serta tidak adanya penyalahgunaan hak pilih," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis yang diterima HARIAN NASIONAL, Kamis (13/9).

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memprediksi jumlah data pemilih ganda DPT Pemilu 2019 mencapai angka 2 juta. Jumlah tersebut meningkat dari hasil analisis Bawaslu sebelumnya, yang menemukan 1 juta data pemilih ganda. Angka itu merupakan hasil analisis Bawaslu terhadap 285 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Menurut Bambang, data pemilih ganda itu tersebar di berbagai daerah. Oleh karena itu, Bawaslu bersama KPU sebaiknya segera memetakan daerah-daerah yang masih memiliki data ganda dalam DPT. "Harus segera ada solusi terbaik untuk mengantisipasi dan mencegah munculnya kembali data pemilih ganda terutama dalam DPT Pemilu 2019," ujar dia.

Bambang meminta Bawaslu dan KPU meningkatkan kinerja dengan lebih memperhatikan hasil sensus penduduk dan pendataan pemilih. Hasil sensus itu kemudian harus disandingkan dengan DPT. "Mengingat hasil sensus belum tentu valid karena seiring berjalannya waktu kemungkinan ada warga yang meninggal dunia atau yang usianya telah memasuki usia wajib pilih, perlu pemutakhiran data pemilih agar tidak terjadi kecurangan dalam Pemilu 2019," tutur dia.

Bambang juga meminta KPU mengingatkan panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), dan pengawas pemilu lapangan (PPL) untuk berkomitmen melakukan tugas dan fungsinya. Hal itu perlu dilakukan agar Pemilu 2019 benar-benar berjalan jujur dan adil.

Pada 5 September 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan DPT Pemilu 2019. Dalam DPT tersebut terdapat 187.781.884 pemilih yang terdaftar. Jumlah itu terdiri dari 185.732.093 pemilih di dalam negeri dan 2.049.791 luar negeri. Di dalam negeri, jumlah pemilih itu didata dari 514 kota dan kabupaten di 34 provinsi.

KPU memberikan waktu perbaikan selama 10 hari kerja setelah masa penetapan DPT, yakni hingga 15 September 2018, dengan alasan masih ditemukan jutaan pemilih ganda pada DPT Pemilu 2019. KPU bersama Bawaslu dan partai politik menggunakan waktu perbaikan itu untuk membersihkan DPT dari data pemilih ganda.

Sumber: http://harnas.co/2018/09/13/pemutakh...-harus-berkala
pas mau pemilu aja baru diberesin dan pasti bakalan ga keburu emoticon-Hammer (S)

rawan pemilih ganda dimanfaatin dahhh
sudah dibuat tanggalan nya?
KASKUS Ads
image-url-apps
yang meninggal sama yang baru ultah 17 tahun suruh absen ajalah.

oya sekarang sertifikat kematian sering dipakai untuk menghindari kredit macet,negara sudah repot ditambah masyarakat yang sama anehnya bisa begini yah.

akan banyak yang golput nih,e ktp seperti ktp biasa sekarang jauh dari yang di harapkan.

emoticon-Cool
×