alexa-tracking

Tender Pengadaan MALE UAV Indonesia

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9b0fa8ded770aa788b4568/tender-pengadaan-male-uav-indonesia
Tender Pengadaan MALE UAV Indonesia
Quote:



Source: https://www.aa.com.tr/id/headline-ha...onesia/1253776

------------------------------------------------------

Tender tgl 24 Agustus lalu. Siapa yg menang yah?
image-url-apps
Diluar Turki dimana ya? Mesir nga jadi beli, karena "sultan" ikut campur urusan dalam negeri Mesir. Arab Saudi nga jadi beli, Uni Emirat Arab (failed bids)
image-url-apps
mudah-mudahan dapat yg terbaik dan harganya wajar. Jgn sampai beli searcher seharga globalhawk.





oiya, jgn lupa dianggarkan dan dibayar uang mukanya emoticon-Stick Out Tongue
KASKUS Ads
Reply to kensama's post
image-url-apps
Kalo seharga Triton gimana?

emoticon-Ngakak
knapa ga ngembangin si wulung aja ... kan lumayan tuuh ... mesin wulung juga dr Jerman langsung di beli nyaemoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Wulung masih perlu pengembangan lebih jauh, nunggu dia mature sementara kebutuhan mendesak ya kenapa tidak....lagian mungkin di tender ini ada yang namanya transfer of technology.
image-url-apps
Sip lah, pengadaan persenjataan lagi. Lanjutkan. Untuk saat ini Indonesia dengan berbagai persenjataan yang ada dan yang akan datang, cukup berkembang pesat di Asia Tenggara, sudah menyalip dan mengungguli Malaysia dan Thailand secara kualitas. Hanya tertinggal dari Singapura.
Quote:


keren nih, gak pake perusahaan "pinjem bendera" lagi asal Phill kaya dulu emoticon-Big Grin
langsung to the point

tapi, kalau d rberita cuma si sultan aja yg nawarin nToT, dari kompetitornya nawarin juga gak nih ?
lumayan buat d pakai develop Wulung yg MALE

eh yg katanya udah deal UCAV CH-5 China jadi gak, gak ada beritanya lagi ?
Reply to Uthe18's post
Quote:


Kamsud ente CAIG Wing Loong???? Kan udah resmi teken kontrak??????
Quote:


iya itu, gak ada kabar-kabarnya lagi, kapan tiba dan d serahkannya ke TNI ?
Reply to Uthe18's post
Katanya sih tahun ini. Kontrak katanya teken 2017 kemarin..........
berdayakan org PT. DI.. hidup TAI emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Om Telolet Om!
image-url-apps
TAI Anka yg maju tender seei apa? u
Udah bisa gotong rudal belum? Mayan buat precision attack GPK.

Kalau Dominator itu kapabilitasnya gimana ya? Basisnya dari pesawat penumpang sipil kan?
image-url-apps
Insurgent di Indonesia nga se gahar di Arab atau Afghanistan sono kudu pake ucav emoticon-Stick Out Tongue
image-url-apps
Padahal klo ada ucav, ga perlu ada operasi maleo yang mahal abis.
Reply to gmmvgx's post
image-url-apps
Operasi Maleo pasti tetap ada gan, cuma pasti jauh lebih efektif dengan bantuan UAV.
Kan gak mungkin cuma modal UCAV. Masa begitu posisi teroris ketauan mau langsung disiram roket atau hellfire. Komnas HAM bakal ngamuk tuh.
Kemarin kan udah terbukti begitu uav "buatan" Filipina datang, posisi Santoso dkk langsung tertekan kan?
image-url-apps
Salah satunya ya karena insurgent kita banyak di hutan itulah. Grebek yg begitu ga cukup 3000 prajurit. Nah kalau pas diintai ternyata keliatan dan ga ada penduduk sipil (di tengah hutan gitu), kan enak tinggal dor. Kalau sensitif, ntar rilis publik tinggal dibilang kontak tembak mampus kena mortar emoticon-Big Grin

Selain itu bikin operasi penggerebekan apalagi yg melibatkan banyak prajurit, butuh rantai komando panjang. Sorry to say kadang ada konflik kepentingan, mulai dari menang-menangan korps, operasi bocor, sampai yg lebih hina lagi. Namanya kepala ribuan orang, pasti ada yg pikirannya lain bahkan aneh aneh. Nah kalau pakai UCAV drama begitu bisa dipangkas, kalau komando tertinggi mau sikat, maka sikat.

Reply to flydutch's post
image-url-apps
Quote:


Yap. Posisi UAV itu hany pengintai yg sifatny mmbntu (bhkn mngkin bukan BKO). Eksekutor trgntung status suspect. Dan saat ini status suspect msh di bawah otiritas keamanan shg rule eksekusi mngikuti rule otoritas tsb.
Quote:


Insurgent itu statusny ap? Pemberontak ?
Quote:


GPK, OTK, .........
×