alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / Girls & Boys's Corner /
[Curhat]: Baru tau ternyata istri orang.. Menurut Anda Saya Harus Bagaimana ?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9aac3fd675d4e2718b4567/curhat-baru-tau-ternyata-istri-orang-menurut-anda-saya-harus-bagaimana

[Curhat]: Baru tau ternyata istri orang.. Menurut Anda Saya Harus Bagaimana ?

Hi teman2 kaskus, saya ingin curhat sedikit tentang kisah cinta saya belakangan ini yg membuat saya sangat stres sekali dan ga tau apa yg mesti saya lakukan sekarang. Saya memohon kepada teman2 disini agar bisa kasih saran saya terbaik. Terima kasih sebelumnya guys..

--
Saya baru putus dengan pacar saya, kami pacaran selama ini kurang lebih 3,5 tahun. saya kenal dengan dia waktu saya saat pergi ke china bertemu dengan teman kecil saya disana. Pada saat awal kami pacaran, kami menjalani hubungan dengan baik sekali dan mungkin hampir tidak pernah ada kata ribut yang besar sekalipun. ketika saya memasuki hubungan dengan dia sekitar 2tahun, saya baru tahu bahwa dia sudah married dan sudah punya anak.

Mungkin bagi semua orang, menganggap saya aneh karena kenapa setelah 2tahunan saya baru tau tentang ini. Pada ketika saya mengetahui bahwa dia sudah married dan sudah punya anak, kami sempat berbicara serius tentang ini. Dan saya mengharapkan dia bisa jujur semua kepada saya, dan akhirnya dia cerita semuanya ke saya pada saat itu.

Dia menceritakan bahwa dia sudah ada suami, tapi dia sudah pisah selama 3tahun tetapi tidak cerai. dikarenakan lakinya tsb tidak mau cerai, dan sering mengancam keluarganya jika cerai dia akan membunuh keluarga pacar saya dan mengambil anaknya. Pada saat itu, mungkin saya merasa dia bercerita kepada seorang anak kecil yang bisa di dongeng dan sebagainya.

Tetapi berjalan waktu, saya mencoba mencari tau sendiri tentang info ini dan ternyata apa yang dia katakan kepada saya itu semuanya BENAR dan tidak ada yang beda.

Saya sangat mencintai dia sekali karena karakter yang sangat bisa mengerti saya, dan hanya dia lah yg selama ini bisa disamping saya di saat saya senang ataupun duka. ketika itu, saya pun sudah belajar menerima semua, karena saya terlalu cinta dengan dia. 

Ada ketika suati hari, anak dia sakit dan masuk rumah sakit.. dan membutuhkan biaya yg lumayan besar, pada saat itu pun saya pribadi sangat rela untuk membantu semuanya. karena saya kasian dengan anaknya, walaupun saya tidak pernah ketemu dengan anak dia. pada saat itu juga saya muncul pikiran, kemanakah suaminya? masa iya anak sendiri tidak bisa di pedulikan ?

Lanjut lagi, ketika pacar saya sudah balik ke indonesia lagi, dia juga sudah merencanakan untuk masa depan kami ke depan. saya pernah bilang ke dia, apa kamu terima resiko jika apa yg dikatakan suaminya itu sampai kejadian?
Mungkin ibarat lagi manis2nya cinta yah, dia sendiri bilang ke saya pada saat itu.. dia akan terima resiko dan dia akan coba hubungi suaminya untuk proses cerai.

Pada jalan tahun ke 3, suaminya mendengar mungkin dari orang bahwa pacar saya ini pacaran dengan saya dan dia sangat marah dan mengatakan sangat tidak pantas untuk di dengar. Pada saat itu, saya tidak ada sama sekali berpikiran untuk niat merebut istri orang. saya sendiri sampai bilang ke dia, di dalam hidup saya, tidak pernah bermimpi akan kejadian ini bisa terjadi kepada saya. 

Pada akhirnya suatu hari, suami dia bisa hubungi saya lewat telp dan maki2 saya. pada saat itu pun saya tidak terpancing emosi, saya hanya bicara ke dia. saya berjanji saya akan lepasin ini semua, tetapi saya minta dia berjanji bisa bikin dia bahagia kembali, dan minta perhatikan anak dan istri nya seperti layaknya suami istri. Ketika itu, saya contact dengan suami dia, dia tidak mengetahui bahwa kami sudah ada kontak. saya ingin crosscek semua apakah dari sisi suaminya apakah benar/tidak jg.
Pada saat itu, saya tiba2 menghilang dan saya blok semua kontak pacar saya ini tanpa saya menjelaskan alasan apa2 lagi.

dan akhirnya, pacar saya mencari saya keseluruh teman2 saya dan akhirnya dengan berakhir percobaan bunuh diri.
ketika dia melakukan itu, temannya hubungi saya dan minta saya segera datang dengan memohon sangat. Pada saat itu, saya langsung pergi melihat keadaan dia, dan ketika bertemu dia nangis2 minta saya jangan tinggalin dia. dan akhirnya saya menjelaskan ke dia semua apa yg saya sudah janjikan ke suaminya tanpa dia tahu.

Ketika itu juga dia langsung telp suaminya, dia bilang ke suaminya bahwa dia udah ga cinta lagi dengan suaminya. suaminya selama ini terlalu parah juga, istri dan anak dibiarkan begitu saja, tidak ada santunan sedikitpun sekalipun anak sakit atau kbutuhan yg lainnnya. saya cukup bingung dengan situasi pada saat itu, karena saya sendiri di posisi yg sangat tidak enak sekali.

Pada akhirnya, pada suatu hari.. suaminya kontak saya, dan dia bilang ke saya.. baik saya akan ceraikan dia, tetapi saya harus kasih uang ke dia sebagai pengganti sebesar 2M rupiah. Pada saat itu, saya sangat bingung sekali apakah saya pantas untuk membeli istri orang dengan harga 2m ?? apakah dengan saya kasih dia 2m, suaminya bisa menepati janji?
Waktu untuk memikirkan ini memakan waktu selama 2-3bulan...

Pada akhirnya, pacar saya omong sendiri ke lakinya tidak perlu minta saya.. 1hr nanti dia akan pakai uang dia sndiri untuk cicil ke suaminya agar supaya suaminya menceraikan dia. Pada suatu hari, suaminya meminta dia untuk balik ke china dulu, dan berjanji untuk mengurus perceraian mereka. Pada saat itu saya tidak bisa mengambil keputusan apa2, saya cuma sempat bilang jika memang kamu harus balik kesana, kamu balik... jalankan seperti dulu, coba rukun kembali dengan suami, ingat anak dan ingat keluarga.

Ternyata......
Ketika dia balik ke china, suaminya bohongin dia. mereka bertemu dan bertengkar hebat sampai pacar saya di hajar pakai botol di kepala dan mengeluarkan darah. Ketika itu, pacar saya info kepada saya dan mengirimkan foto bahwa dia sudah di pukulin oleh suaminya, dan suaminya datang kerumahnya bertemu orang tuanya menceritakan semua yang terjadi.
Orang tuanya juga tidak setuju lagi dengan suaminya, tetapi karena orang tuanya sangat sayang dengan cucunya.. itulah yang mejadi masalah besar untuk mereka. dan mulai lah suaminya mengancam keluarganya kembali, dan akan mengambil anaknya.

Orang tuanya memohon kepada pacar saya, agar tidak bercerai dengan alasan ga bisa kehilangan cucunya yang sangat dekat dengan dia. Dengan beriring waktu, pacar saya stay sementara di china selama 3bulan, kami tiap hari tetap kontak seperti layaknya hubungan kami seperti dulu.

Pacar saya minta saya agar saya janji tidak meninggalkannya, dia meminta waktu untuk menyelesaikan ini semua tanpa bantuan saya. karena dia anggap ini semua masalah dari dia semua bukan dari saya yang memang awalnya saya tidak tahu kejadian ini sebenarnya.

Dengan waktu berjalan terakhir ini, akhirnya mereka berdamai, dan tidak menuntut perkara ini sampai ke polisi. tetapi posisi mereka seperti dulu, pisah rumah dan anak tetap bersama pacar saya ini.

Belakangan ini, pacar saya kasih tau saya.. bahwa suaminya ingin datang ke kota dia untuk lihat anaknya ketika liburan sekolah. dia tidak ingin bertemu dengan suaminya, tetapi dia bilang anaknya pasti memaksakan dia untuk pergi bersama.

Pada ketika itu, saya ntah kenapa saya merasa hati saya langsung ter iris-iris. Pada saat itu juga, saya hanya meninggalkan chat ke dia untuk yang terakhir kali....

"Mungkin ini saatnya untuk kalian bisa bersama lagi, gunakan moment ini sebaik2nya... lupakan saya, lupakan semua yang kita pernah lakuin sampai hari ini, anggaplah kita hanya ketemu di mimpi, dan tidak akan pernah bertemu lagi selamanya. saya harap kamu bisa mengerti di posisi saya, lebih baik saya menderita sendiri.. daripada harus 3 orang sedih serta orang tuamu karena kehadiran saya.. janji kepada saya, kamu bisa melakukan yg terbaik untuk kehidupan kamu nantinya, good bye"


ketika itu juga saya langsung hapus kontaknya, dan saya langsung ganti semua handphone saya.


Saat ini, saya merasakan segalau2nya sekali, karena saya sangat cinta dengan dia... tapi di 1 sisi dia bukan milik saya.
sebab ini saya mengalami insomnia , tiap hari saya baru bisa tidur sampai jam 8-9 pagi, dan tidur hanya 3-4jam saja. saya gak tau apakah yang saya lakukan ini sudah benar? apakah dia nanti bisa hidup bahagia kembali bersama suaminya? atau bisa jadi malapetaka buat dia...

Saya ingin minta bantuan teman2 disini, untuk kasih saran dan masukan yang terbaik untuk saya.. apa yg harus saya lakukan selanjutnya... thanks all guys...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Sebenernya sedikit terlambat gan. Tapi uwdh benar yg dilakuin agan. Next mau sesuka apapun sama orang pastikan sudah benar benar sendiri gan. Walaupun kalau cerai rada susah jika pihak wanita yg meminta. Tapi kalau uwdh sampai gk nafkahin jelas dipermudah prosesnya. Move on aja gan. Uwdh gak baik itu
Balasan post jintuang
Quote:


yup gan.. sedang mencoba.. thanks reply nya gan..




iya gan, move on saja sudah paling benar...
Balasan post elv182
thanks elv182
Kalau di pengadilan agama indonesia, ga menafkahi dan menggauli isteri nya selama 6 bulan aja, salah satu pihak haru menerima kalau digugat cerai (Karena itu yang dibacakan pengantin setelah akad nikah).

Apa yang agan lakukan udah benar, tinggal proses healing nya aja yang menyiksa. Tapi kalau boleh kasih komentar, harusnya agan menambahkan ke pacarnya agan kalau agan memberikan kesempatan beberapa bulan untuk menceraikan suaminya, karena agan ga mungkin digantungin seperti ini.

Cara ini boleh agan lakukan kalau memang agan masih berharap sama pacar agan. Tapi agan coba fikir2 lagi jika agan benar bisa bersama pacara gan (sampe menikah maksudnya), bagaimana respon orang tua jika agan menikah dengan janda, apalagi sudah mempunyai anak. Maaf, saya ga mendiskreditkan janda, tapi saya mencoba memberikan agan dari berbagai sudut pandang. Kehidupan setelah menikah justru awal dari kehidupan (kalo menurut saya gan).


Mungkin itu aja saran dari saya, oh iya satu lagi, jangan lupa berdoa dan berpasrah diri sama tuhan. Karena dia yang udah mengatur semua jalan hidup kita.


CMIIW
ya kalo dah mantap move on... ya udah move on aja.. ga usah cari pendapat orang lain yang bikin pendirian lu ga berarti.. kalo nurut lu tepat ya jalanin aja..liburan aja lagi ke perancis mungkin kali aja nemu jodoh d sana..
klo ente PK sikat aja
klo ente laki laki dan gak mau kena karma, lupain aja gan, biarin doi selesaikan masalah doi sendiri
Balasan post goodguy840
Quote:


hi gan, thanks sarannya...
saya ga bisa omong memberi waktu untuk suruh bilang cerai kepada suaminya, karena saya takut salah sama saya sendiri... kl masalah janda/punya anak saya sudah siap lahir dan batin, karena saya berpikir jika serius ingin dia, saya jg harus mau urus anaknya, dan itu sudah memang tekad dalam diri saya...

tapi mungkin tuhan berkehendak lain yah, jadi saya coba pasrah n jalanin aja... thanks sarannya.
Balasan post goodguy840
Oke gan, semangat yah.. level tertinggi dalem cinta itu mencintai walaupun tidak memiliki namun saling mendoakan. (menurut gue emoticon-Stick Out Tongue)
Balasan post goodguy840
Quote:


siap gan.. thanks...

kalo menurut ane..emg lebih baik move on gan. emang sulit sih..tp ga ada pilihan laen.
untuk selanjutnya..saat ingin menjalin hubungan dgn seseorang.. cari informasi selengkapnya dulu😅
agan udah cukup wise menanganinya. kalo masalah doi udah selesai, baru agan bisa seriusin.
hehe iya gan.. cm masalah memang agak ribet jg si ya... tp skg sy ya sudahlah... hihii
move on gan.
Balasan post noviati_cantik
iya kk... thanks
Quote:


Kalo saya yah, kalo saya nih. Saya akan meninggalkan wanita tersebut. Karena dia sudah memiliki keluarga dan anak. Buat saja perjanjian lisan antara kalian. Kalo sudah berpisah, baru kalian dekat lagi. Sakit hati sih. Sakit banget. Sudah banyak momen, canda dan tawa bahagia, tapi akhirnya seperti ini. Coba pelan2 melupakan dia. Agan juga pantas mendapatkan kebahagiaan tanpa beban.
hais...ruwet and ribet amat gan...

move on adalah jalan terbaik, sampe ancam ancaman gitu emang disono kagak ada hukum ya gan? kok semudah itu memperlakukan seseorang dengan buruk?

selama ini agan support dia dalam hal keuangan? jangan jangan agan cuman di manfaatin selama ini makanya ribet deh tuh kisahnya....ngga mau bener bener cut off tarik ulur hati pacar agan masih nyantol ama suaminya....

lupain aja lah gan cari hal hal menyenangkan... jalan jalan, makan....pedekate sana sini...tapi jangan main wp dan asal celup ya gan...ane sih eneg ama cowo yang refresingnya kayak gitu......

atau mau ngobrol ama ane emoticon-Betty emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
OOT dikit, lu punya duit 2 m?
Kalo ada, rasanya kok ada sedikit janggal di hub lu ama dia..
Sepertinya ada unsur scamming deh brai..
Balasan post 7unos
Quote:


ada bro sebenarnya hehe, cuma masalahnya bukan ada duit atau tidaknya, masalahnya kan balik ke sendiri worth it apa gak nya gan..
kl masalah ekonomi, kebutuhan dia disana dan disini itu saya kasih paling minimal 50jt/bln gan...

jadi bukan masalah uangnya gan.. hehe

Balasan post bitha
Quote:



kl support sih ada gan... karena kan memang dia ada sakit di usus nya, jadi tidak boleh capek. jadi saya ga kasih dia kerja capek2, jadi byk istirahat saja.

dia pun sebenarnya bukan type minta punya, tapi kesadaran saya sendiri untuk kasih ke dia yah..

kl masalah main wp, saya ga suka jg gan.. hehe

Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di