alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Redam Emosi, Kapolres Sleman: ke Jogja untuk Sekolah Bukan Berantem
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9a10df902cfe22638b457d/redam-emosi-kapolres-sleman-ke-jogja-untuk-sekolah-bukan-berantem

Redam Emosi, Kapolres Sleman: ke Jogja untuk Sekolah Bukan Berantem

Redam Emosi, Kapolres Sleman:

"ke Jogja untuk Sekolah Bukan Berantem"


Redam Emosi, Kapolres Sleman: ke Jogja untuk Sekolah Bukan Berantem

JawaPos.com- Kepolisian meminta kepada warga Papua dan Ambon di Seturan, Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) agar meredam emosi. Kedua kelompok warga itu terlibat keributan di sebuah kafe, Rabu dini hari (12/9). Aparat mengingatkan bahwa tujuan mereka ke Jogja adalah untuk belajar.

"Ingat, tujuannya ke sini (Jogja) kan sekolah. Bukan berantem," kata Kapolres Sleman, AKBP Firman Lukmanul Hakim saat ikut menenangkan warga Papua di kawasan Seturan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Rabu siang (12/9).

Hingga berita ini ditulis, polisi belum mengamankan satupun warga Papua. Meskipun di lapangan didapati beberapa warga Papua yang membawa senjata tajam, pemukul, tongkat besi, hingga busur. "Ini dalam keadaan emosi. Mau cari yang benar atau damai, kami coba untuk redam emosinya dulu," tambah Firman.

Selama berjalan menenteng sajam, warga Papua tersebut tidak merusak fasilitas umum. Mereka juga tidak bersinggungan langsung dengan warfa sekitar. Kerumunan massa itu hanya menyebabkan arus lalu lintas tersendat. "Belum ada yang ditangkap," tegas perwira polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Sementara itu Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengungkapkan, pihaknya belum menerima laporan terkait keributan antara warga Papua dengan warga Ambon di salah satu kafe."Belum ada saksi yang diperiksa, wong LP (Laporan Polisi) baru dibuat kok," ungkap Sukirin.

Meski belum ada saksi yang diperiksa, pihaknya telah mengumpulkan barang bukti di kafe daerah Seturan itu. Selain itu korps berseragam cokelat juga sudah memantau kondisi korban dari warga Papua, yang saat ini masih tergeletak di rumah sakit. "Lukanya berupa tusukan di dada sebelah kanan, ya korbannya dari Papua. Tidak tahu di kafe itu mabuk atau tidak," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga Papua berjalan sambil menenteng senjata di kawasan Seturan, Kabupaten Sleman, Rabu (12/9). Mereka juga berteriak lantang di tengah jalan. Aksi itu merupakan buntut dari gesekan antara warga Papua dengan warga Ambon di sebuah kafe, Rabu dini hari.

https://www.jawapos.com/jpg-today/12...bukan-berantem

Jangan ditangkap, masih manusia berbineka kok emoticon-Embarrassment
Halaman 1 dari 2
Wes to, deportasi ae kaum semvak jebut ireng kui, nyampah tok

Redam Emosi, Kapolres Sleman: ke Jogja untuk Sekolah Bukan Berantem
Diubah oleh pdt.henderson
mungkin cara mereka belajar adalah dengan berantem ? emoticon-Bingung
Udah terkenal jadi biang di jogja emoticon-Big Grin
Quote:
maklum pendukungnya kokowi

boleh anarkis asal dukung kokowi

emoticon-Ngakak
Begitulah kalau monyet disekolahin di kota.
Terbiasa di hutan malah diajak ke kota.

Biasanya loncat2 sama Tarzan di hutan, ini disuruh belajar di kota besar yg modern.
Ya jelas saja masih primitif kelakuannya.

emoticon-Ngakak
Ntar gede nya jadi apa ntar... Dunia udah modern, jarak antar negara udah Semakin tipis, tapi kok masih keukeuh jadi orang ga beradab
emoticon-Hammer2
Ini kelakuannya sama kayak Babi-Babi minoritas, biasanya ngejogrok di ruko, sembunyi mengurung diri di dalem rumah seharian bakar dupa pesugihan, tanpa mau kenal tetangga kiri kanan.

Giliran dikasih kesempatan memimpin, eh keluar semua sifat aslinya.
Semua orang ditaik-taikin kayak orang anti sosial, semua ditantang, bacot kiri kanan, lupa dengan lingkungan sekitarnya yg harusnya dirangkul.

Ujungnya juga cuma Babinya dikandangin di Mako, mengampas mewek sendirian dibalik jeruji besi sambil meratapi nasibnya yg banyak musuh dan istrinya yang digenjot teman baiknya.

emoticon-Ngakak
namanya juga nganu pak lek
Quote:


udah dapet berapa truk bata bro ... dgn komentar di atas emoticon-Ngakak
Coba sekolahinnya ke Atjeh saja... biar dijinakken disana.

Kalo di Atjeh, minimal mereka sudah dicambuki sampe tobat.
satu kelompok ni sama emoticon-babi emoticon-babi bersempak doang
nyali mereka gede emoticon-Belo
Balasan post ujunglintang
Quote:


sante bre emoticon-Cool
bakso tiko masih 10rb kok,jgn nge gas dl emoticon-Wakaka
Quote:


emoticon-Ngakak Ini satu babi muncul.

Tong, lu udah bakar dupa belum hari ini?
Lupa sehari bakar dupa, miskin nanti hidup lu.

Nanti udah minoritas, bahan injekan, miskin lagi.
Makin miris nanti kehidupan lu di dalem ruko.
Balasan post ujunglintang
Quote:


nape ta ?,abis d maki2 boss ya emoticon-Wakaka
nge gas amat emoticon-Wakaka
Balikin semua orang yg mukanya kaya monyet balik ke hutan, biar pada perang sono panah-panahan di papua
Quote:


goblok

fakta ya nomer 1-10 orang terkaya indonesia ya chinnese.

50 besar terkaya pribumi nya cuman batak .

zzzz
Katanya dl Jogja Kota Pendidikan emoticon-Wkwkwk
ngapunten ya..ini efek jangka panjangnya wong jogja kl pnya kos2an mikir 2x kl mau nerima orang sana..bukannya rasis,tp faktanya takut kl kejadian begini. .walaupun ga semuanya begitu..ada yg baik juga
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di