alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Perusahaan di Cina Ramai-ramai Tinggalkan Negaranya, Ada Apa?
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b99c7c496bde64d018b4567/perusahaan-di-cina-ramai-ramai-tinggalkan-negaranya-ada-apa

Perusahaan di Cina Ramai-ramai Tinggalkan Negaranya, Ada Apa?

Suara.com - Perusahaan yang berada di Cina memilih hengkang dari negaranya sendiri. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pengenaan tarif impor dari Amerika Serikat terhadap produk asal Cina yang terus mengalami kenaikan.

Fenomena ini dikhawatirkan bisa menciptakan kelangkaan lapangan pekerjaan.

Para perusahaan tersebut memilih untuk memindahkan sentra produksi mereka ke luar negeri seperti Vietnam, Serbia dan Meksiko.

Kedua negara adidaya ekonomi itu terlibat dalam perang dagang menyusul peningkatan bea masuk sebesar 25 persen untuk produk buatan Cina yang digagas Presiden AS, Donald Trump.

Dilansir dari News18.com, untuk menghindari tarif tersebut perusahaan Cina yang memproduksi komponen kendaraan bermotor, ban, plastik dan tekstil memindahkan fasilitas produksi ke luar negeri agar tetap bisa mengekspor ke Amerika Serikat.

HI Corp, produsen suku cadang kendaraan di Shenzen, misalnya sudah mengumumkan akan hijrah ke Vietnam.

“Adalah hal terelakkan jika tarif baru mendorong perusahaan mengkaji ulang rantai pemasoknya di seluruh dunia. Karena daya saing mereka akan berkurang sebanyak 25% dalam semalam," kata Christopher Rogers dari Panjiva, lembaga analisa perdagangan di Amerika Serikat.

Fenomena perpindahan rantai suplai dari Cina ke luar negeri sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa tahun silam, ketika ongkos produksi dan upah buruh di Cina meningkat pesat. Tarif baru AS, kata pelaku usaha dan pengamat ekonomi, hanya mengobarkan api yang lebih besar.

Saat ini sudah banyak perusahaan asing yang memindahkan produksi dari Cina, mulai dari produsen mainan anak Hasbro, merek kamera Olympus atau produsen sepatu Deckers.

Kini langkah serupa ditiru perusahaan lokal, seperti Zhejiang Hailide New Material yang selama ini memproduksi barang kebutuhan pabrik di provinsi Zhejiang, Cina.

“Saat ini semua sentra produksi kami berada di Cina. Untuk menghindari risiko anti-dumping dan kenaikan tarif, perusahaan kami memutuskan membangun pabrik di Vietnam," kata seorang pejabat eksekutif bulan lalu.

"Kami berharap bisa mempercepat pembangunan dan di masa depan bisa memasok untuk pasar Amerika Serikat."

https://m.suara.com/bisnis/2018/09/13/062504/perusahaan-di-cina-ramai-ramai-tinggalkan-negaranya-ada-apa

Bentar lagi nyungsep nih cuihna babik😁
Diubah oleh LordFaries
Halaman 1 dari 2
Indonesia siap menerima emoticon-Xabi
Salah kamar woi emoticon-Marah
akankah ini jd titik balik kesuksesan cina di bidang ekspor?
dgn adanya kenaikan bea impor di US, akan membuat negara2 lain ikutan menaikkan bea impor thp produk cina, spt indonesia.
masifnya produk cina di pasar dlm negeri pengimpor memaksa negara pengimpor menaikkan bea.
apalagi upah buruh dan biaya produksi di cina yg sudah tidak murah lagi.
siap2 cina memutar roda kehidupan.
halah ora urus.
palibg ts yg nyungsep duluan.
Dimana mana parasit emoticon-Imlek
Ts sehat? Cina nyungsep?
nastak beserta emoticon-Tai nya siap menampungemoticon-Imlek
Semoga mereka gak nyampe indo.... Bahaya pencemaran lingkungan emoticon-Traveller
Indo harusnya bs gaet peluang di kendaraan listrik, bikin JV dan bangun pabrik kendaraan listrik disini. ambrukin tuh trah astra kalo bisa...
Quote:
Waduh eksodus
bahaya kalo emoticon-babi menlen tinggal dsni emoticon-Nohope
sok sok an nih jamannya trump
dulu jaman obama, cina mau rusakin dollar aja bisa, cuma kasian aja, jd ga di lakuin
jaman trump skrng juga msh bs. trump aja yg lg gali kubur sendiri skrng.
@ts

Serbia untuk pasar eropa
Meksiko untuk pasar amerika
Vietnam untuk pasar asia tenggara

Jadi kemungkinan lebih hemat lagi...

Sumber berita asli dr self claim situs ini (liat sendiri lah isi beritanya ,...klu menyangkut Tiongkok [jelek semuanya , not cover both side] :

Perusahaan di Cina Ramai-ramai Tinggalkan Negaranya, Ada Apa?

paling pindah ke benua afrika.
dan sebagian kecil mungkin ke asean.
Balasan post k4ktus
ongkir ke amerika nya mahal dari afrika , infrastruktur juga masih belum terbangun , unggul di UMR ,


bandingkan dengan ASEAN ?

tapi kok banyaknya ke vietnam ya ?

padahal vietnam dan china aja berantem ?

kenapa nggak ke indonesia nih ?
Balasan post ksatriabajaputi
Quote:


vietnam secara biaya lebih murah dari indo, baik dari UMR, biaya2 dan jarak.

afrika masih dibangun, tapi udah disiapin buat jadi pasar dan produksi barang2 china,
sementara emang tujuannya ke pasar eropa kalo dari sana.

kalo china bisa ambil kontrol venezuela, bakal lebih deket sama amerika tuh
Balasan post k4ktus
tapi gan ,

competitiveness rank lebih tinggi indonesia lohh

https://tradingeconomics.com/country-list/competitiveness-rank?continent=asia

yang hebat itu malaysia, sudah kena skandal gitu
competitiveness rank nya masih tinggi
ko indonesia tidak dilirik pengusaha tiongkok sih?
jokewoi harus merapat ke pihak sana nih.. lumayan
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di