alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kebakaran gunung Sindoro-Sumbing dan perkakas misterius
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b99b2d5d89b09f17d8b4580/kebakaran-gunung-sindoro-sumbing-dan-perkakas-misterius

Kebakaran gunung Sindoro-Sumbing dan perkakas misterius

Kebakaran gunung Sindoro-Sumbing dan perkakas misterius
Kobaran api dan kepulan asap kebakaran hutan gunung Sindoro terlihat dari Desa Muntung, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Senin (10/9/2018).
Hutan di dua gunung berdekatan di Jawa Tengah (Jateng), Sindoro dan Sumbing, mengalami kebakaran. Sindoro setinggi 3.136 meter dpl membara sejak Jumat (7/9/2018), sementara Sumbing yang menjulang 3.371 meter dpl terbakar sejak Senin (10/8).

Menurut Plt Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Gito Walngadi, luas kebakaran lahan di Sindoro yang terletak di perbatasan Kabupaten Temanggung dan Wonosobo mencapai sekitar 245,1 hektar. Lahan tersebut ditumbuhi beragam vegetasi berupa savana, akasia decuren, bintami, puspa, dan sowo.

"Kebakaran ini menjadi kerugian bagi alam hayati di Gunung Sindoro," ujar Gito pada Selasa (11/9) yang dilansir Kompas.com, Rabu (12/9).

Hingga saat ini, kebakaran belum bisa sepenuhnya dipadamkan. Seluruh pihak berwenang, termasuk dibantu para sukarelawan, masih bekerja keras.

Gito menyampaikan pemadaman memang tak mudah. Selain lahan berada di medan yang relatif sulit karena terletak di dataran tinggi, suhu panas akibat musim kemarau beserta angin kencang dan vegetasi yang kering membuat api justu mudah meluas.

Mereka pun membuat lingkaran untuk melokalisir api agar kebakaran tidak meluas. Namun, karena dengan cara manual, pemadaman pun tak semudah dibayangkan.

"Kami memang sudah mengusulkan pemadaman kebakaran di wilayah Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing menggunakan helikopter water bombing, namun sampai saat ini belum ada jawaban," kata Gito dalam Antaranews, Rabu (12/9).

Menurut informasi dari Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kebakaran di Sindoro (kadang disebut pula Sundoro) sebenarnya sudah padam pada Senin (10/9).

Meski begitu, api bisa muncul seketika karena kondisinya yang kering dan suhu udara panas. Dan itu pada akhirnya terjadi.
Kebakaran di Gunung Sindoro sudah padam. 156 hektar hutan dan lahan terbakar di Gunung Sindoro. Jalur pendakian masih ditutup. Dilarang mendaki untuk 1 Suronan ke puncak Gunung Sindoro. Api dapat menyala kembali karena cuaca kering dan angin kencang. Petugas menutup jalur. pic.twitter.com/zIvgZlGDgx
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) September 10, 2018
Beruntung saat kebakaran kembali terjadi, tak ada pendaki yang terjebak. Sementara Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang hingga Selasa (11/9) sore, 541 orang pendaki berhasil dievakuasi dari Sumbing.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan 541 orang pendaki itu berada di tiga basecamps. Masing-masing adalah di Adipuro 74 orang, Mangli 53 orang, dan Butuh 414 orang.

Sementara kebakaran lahan melanda basecamp 4. "Hutan yang terbakar tersebut berada di petak 2 Magelang atau Pos 4 pendakian Kaliangkrik, yakni masuk wilayah administratif Desa Butuh, Mangli dan Prampelan," kata Edy dilansir Antara (h/t Liputan6.com), Rabu (12/9).

Soal penyebab kebakaran; Kepala Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kalingkrik, Kabupaten Magelang, Lilik Setiawan, menduga karena ulah manusia. Ia menceritakan kebakaran seperti ini pernah terjadi pada 2015 dan warga desa Adipuro pernah menangkap seseorang yang membakar semak-semak.

"Sejauh ini penyebabnya memang belum bisa dipastikan, tapi kami meyakini (kebakaran) itu karena ulah manusia, orang iseng, entah sengaja atau tidak," ujar Lilik, Rabu (12/9).

Sementara di tengah upaya pemadaman, para relawan menemukan sejumlah perkakas yang semestinya tak ada di di kawasan gunung. Mereka menemukan sejumlah perkakas pertanian dan penebangan di kawasan hutan yang bekas terbakar di Sindoro.

Bahkan perkakas berupa cangkul, kapak, dan linggis tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda. Penemuan pertama terjadi pada Senin (10/9) dan kedua pada Selasa (11/9).

Semua perkakas itu kemudian disita Polsek Kejajar, Wonosobo, sebagai barang bukti. Kepolisian akan mencari tahu siapa pemilik perkakas itu dan apakah terkait dengan kebakaran atau tidak.

"Nanti mungkin di mana titik hutan itu terbakar akan diselidiki," kata anggota Polsek Kejajar, Bripka Irawan, Rabu (12/9).

"Barang bukti ini kami amankan dulu, nanti ditangani unit Reskrim," ucapnya.
Kebakaran gunung Sindoro-Sumbing dan perkakas misterius


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...akas-misterius

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kebakaran gunung Sindoro-Sumbing dan perkakas misterius Risiko terjadinya krisis mata uang di Indonesia dinilai kecil

- Kebakaran gunung Sindoro-Sumbing dan perkakas misterius Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar

- Kebakaran gunung Sindoro-Sumbing dan perkakas misterius LPS kerek suku bunga pinjaman, bunga kredit bakal ikut naik



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di