alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b994ac4c1d770b91c8b4571/ancaman-bui-15-tahun-untuk-pembunuh-dalam-tawuran-pelajar

Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar

Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar
Gambar latar infografik sengaja tak menampilkan senjata tajam berdaarah agat tak menimbulkan kengerian yang sangat.
Hukuman penjara empat tahun. FF, remaja pria 17 tahun, menerima putusan ketua majelis hakim Tuti Haryati di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, untuk dirinya.

"Gilaaa... ini sidang apa. Jelas nggak benar nih sidang masa hanya menjatuhkan vonis empat tahun penjara," teriak seorang pengunjung sidang, Selasa lalu (10/9/2018).

FF, siswa SMK Bhipuri Cilenggang, Serpong, terbukti menghabisi nyawa seorang lawan tawuran Juli lalu. Ia membacokkan senjata sebangsa golok ke pipi Ahmad Fauzan (18), siswa SMK Sasmita Jaya, Pamulang. Kedua sekolah itu berlokasi di Kota Tangerang Selatan.

"Saya engga ikhlas. Engga ridho... Engga terima pembunuh anak saya dihukum ringan," ungkap Ivan Sofyan, ayahanda korban (Poskota News, 12/9/2018).

Padahal jaksa menuntut lima tahun, dan masih pikir-pikir apakah akan banding atau menerima. Kalau Pasal 338 KUHP sih mengancamkan hukuman maksimum 15 tahun.

Tawuran pelajar tak teratasi. Terjadi dan terjadi. Menurut Litbang Kompas, selama Maret 2017 hingga 12 Februari 2018 di Jabodetabek terjadi delapan kali tawuran. Tercatat sebelas nyawa melayang dan tiga raga terluka, di lokasi yang sama, Ciracas, Jakarta Timur (h/t Kompas.id). Jumlah mendiang hampir tiga kali lebih banyak dari yang mengerang terluka.
Tak ikut membacok, kena 1,5 tahun
Jika merujuk arsip berita, tanpa mengecek ke ujung hingga putusan berkekuatan tetap di Mahkamah Agung, hakim bisa menjatuhkan ganjaran berbeda terhadap pelaku pembunuhan dalam tawuran.

Dalam sidang di Pengadilan Tinggi Bandung, Jawa Barat, misalnya. Pada 10 Juni 2014 Hakim tunggal Syamsul Ali menambahkan hukuman penjara enam bulan terhadap G.

Mulanya PN Cibinong memvonis G setahun terungku. Jaksa banding karena ia menuntut lima tahun kurungan. Alhasil G memetik hukuman bui satu setengah tahun.

G, siswa SMK, ikut mengeroyok Ade Sudrajat, lawan dari SMK lain, dalam tawuran di Jalan Parung Panjang, Kampung Jampang, Kemang, Bogor. Ade tewas.

G ikut memukuli setelah temannya, A dan F, menghajar Ade dengan bambu, lalu menambahkan sabetan celurit. Ade dihajar sekitar 30-an lawan setelah ia jatuh tertabrak mobil ketika berlari menyelamatkan diri (detikcom, 10/6/2014).

Bagi hakim Syamsul, G dan kawan-kawan bersalah karena sudah bersiap tawuran dengan berbekal celurit ke sekolah.
Membunuh atau dibunuh
Lain putusan Bandung, lain pula putusan PN Depok, Jawa Barat. Pada 15 September 2014 hakim Hendra Yuristiawa memvonis Syafwidi Ade Putra (17) hukuman penjara lima tahun. Setahun lebih rendah dari tuntutan jaksa (h/t SindoNews.com).

Dalam tawuran antar-SMK, Syafwidi dari SMK Pancoran Mas membunuh membunuh Wandi Setiawan (15) dari SMK Baskara. Jaksa menggunakan jerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Ancaman hukuman maksimum bagi pelaku jika korban sampai tewas adalah 12 tahun penjara.

Saat diperiksa polisi, Syafwidi bilang bahwa saat tawuran Ade juga bersenjata celurit. Mereka saling serang.

"Kalau tidak dia yang mati, ya saya yang mati. Kami sama-sama pegang celurit dan dia nafsu sekali membacok saya," kata Syafwidi sebagaimana ditirukan petugas (Tribunnews.com, 14/8/2018).
Salah tangkap, jadi pesakitan
Selain vonis yang berbeda, terjadi juga salah tangkap tapi tak sampai berlanjut ke peradilan sasat.

Indra Lesmana (19) meringkuk dalam sel selama sembilan bulan karena salah tangkap. Seorang polisi berinisial Polisi menduganya sebagai pembunuh Edi Gilang Febriyanto dalam tawuran siswa SMK Malaka Jaya dan SMK Bina Insan Kamil, 11 Maret 2017. Gilang adalah siswa Malaka Jaya.

Tawuran berlangsung di Jalan Ratna, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede. Latarnya adalah saling ejek antara-SMK. Lantas para senior, sebutan untuk alumni, menghasut untuk saling serang (Tempo.co, 13/3/2017).

Indra pun menjadi tersangka dan kemudian terdakwa. Dalam sidang 12 Maret 2017, PN Bekas PN Bekasi memvonis bebas Indra.

Tiga hari setelah vonis bebas Indra melaporkan AW ke polisi "atas ketidakprofesionalitas dan tindak penganiayaan yang dilakukan terlapor kepada korban". (PojokBekasi, 17/11/2017)
Dari mana datangnya senjata?
Jawaban paling mudah cara beroleh senjata tajam tentu membeli. Bukan di warung sekitar sekolah apalagi kantin tentu saja. Memang ada pemasok senjata.

Pemasok itu biasanya alumni. Dalam tawuran antar-SMK di Jalan Raya, Sumur Batu, Kota Bekasi, Agustus lalu, misalnya. Para pelaku tawuran dari SMK Pijar Alam dan SMK Karya Bahana Mandiri mendapatkan celurit dari alumni.

Menurut Kapolsek Bantargebang Komisaris Siswo kepada Medcom.id, "Perannya (alumni) buat senjata, kita sedang lakukan pengejaran, senjata ini senjata rakitan atau buatan."

Tak hanya menjual celurit seharga Rp35.000 per buah. Alumni, menurut Siswo, juga menyediakan stik golf seharga Rp50.000 per batang. Stik menjadi pemukul dalam tawuran.

Hingga kini belum jelas musabab kenapa sejumlah tawuran melibatkan pelajar SMK, padahal risikonya maut. Tentu SMA, bahkan SMP, juga ada yang muridnya gemar tawuran.

Tempo.co pada 2012 melaporkan tradisi tawuran sejumlah sekolah di Jakarta, termasuk pola kaderisasinya. Tentu tak hanya berisi SMK.
Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...awuran-pelajar

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar LPS kerek suku bunga pinjaman, bunga kredit bakal ikut naik

- Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar Dimas Kanjeng batal pamerkan soto dan rawon dari balik jubah

- Ancaman bui 15 tahun untuk pembunuh dalam tawuran pelajar Polemik tayangan pembangunan bendungan Jokowi di bioskop

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di