alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
TP Rachmat: Rupiah 16.000 Per Dollar AS Tidak Masalah, Asalkan..
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b99320ca09a39f56b8b4568/tp-rachmat-rupiah-16000-per-dollar-as-tidak-masalah-asalkan

TP Rachmat: Rupiah 16.000 Per Dollar AS Tidak Masalah, Asalkan..

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Taipan Theodore Permadi Rachmat menyatakan, kondisi pasar saat ini di mana nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang melemah bukan masalah besar bagi perekonomian Indonesia.

Pendiri Triputra Group ini mengatakan, kondisi pasar saat ini tidak mengkhawatirkan dan berbeda dari krisis-krisis yang pernah dilewati sebelumnya. Yang penting, menurut Theodore, kondisi nilai tukar rupiah stabil.

"Saya mulai usaha tahun 1970. Di masa Pak Suharto menjabat presiden, devaluasi berapa kali? Sering kan. Tidak ada masalah lah saat ini," ujarnya saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (12/9).

Ia mengibaratkan, yang terjadi kini hanyalah riak-riak dalam perekonomian. Tolok ukur amannya ekonomi ini, menurut TP Rachmat adalah inflasi dan pertumbuhan ekonomi masih terjaga.

"Tidak usah pusing. Barang-barang tidak naik. Harus lihat inflasi. Kalau rendah oke. Kalau naik baru worry. Ini oke-oke saja kok," ucapnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, deflasi Agustus 2018 sebesar 0,05%. Angka ini lebih rendah dibanding bulan Juli dengan inflasi 0,28%. Adapun BPS mencatat, perekonomian kuartal II tumbuh 5,27%.

Pria yang akrab disapa Teddy itu bahkan mengatakan, hingga di level Rp 16.000 per dolar AS masih aman. Asalkan pergerakannya stabil.

"Tidak masalah pelemahan sekarang. Yang penting stabil, mau Rp 15.000, mau Rp 16.000, yang penting stabil. Jangan gonjang-ganjing," ujarnya.

Justru, menurut Teddy, kepanikan para pelaku ekonomi lah yang menyebabkan rupiah semakin tertekan. Untuk itu, dia mengimbau agar jangan terjadi kepanikan.

"Repotnya jangan sampai terjadi panik. Sama saja seperti bank. Banknya aman, tetapi kalau semua ambil uang dari bank kan repot banknya. Nah, kalau semua mau beli dolar repot juga," kata dia.

https://m.kontan.co.id/news/tp-rahcmat-rupiah-16000-tidak-masalah-asalkan

emoticon-Big Grin
Quote:


Quote:
Emangnya yang punya duit moyang loe bisa gak panik?
Ya untuka dia sih gak masalah....gak mungkin taipan gak punya cadangan/simpanan dollar segunung hehehe
Tidak masalah.. yg penting harga bakso stabil emoticon-Blue Guy Bata (L)
yaaa, mereka ribut2 biar dapet duit ajaemoticon-Ngakak
G-30 September Meroket emoticon-Ultah
Dia mainannya dollar di tukar ke rupiah ya makin kayaemoticon-Leh Uga
Tapi gak apa sih, negara juga untung dari pergerakan 100rupiah.. Rakyat semua sejahtera. Ane vote pilpres yg bisa naikin dollar sampe 100rb deh,cari yg meroketemoticon-Traveller
Tumben sesepuh ex astra group bicara devaluasi.....emoticon-Big Grin
Yaa janganlah jg sampe 16 ribu..
Orang kaya mah masi bisa survive..masi oke oke aja..masi punya tumpukan dollar..
Lha rakyat miskin sengsara makin tambah bebannya akibat naiknya dr beberapa barang..yg mustinya penghasilan itu bs buat saving musti di tunda dlu..


Terang aja doi happy dollar naik, soalnya Adaronya kan ekspor batubara dapatnya dollar. emoticon-Cool
Asal Bapak Senang

emoticon-Ultah
pernyataan taipan VS pernyataan produsen tahu/tempe

yg mana yg mau anda pegang?

emoticon-Shakehand2
intinya jangan panik...

okesip...

emoticon-thumbsup
TP Rachmat: Rupiah 16.000 Per Dollar AS Tidak Masalah, Asalkan..

TP Rachmat: Rupiah 16.000 Per Dollar AS Tidak Masalah, Asalkan..

TP Rachmat: Rupiah 16.000 Per Dollar AS Tidak Masalah, Asalkan..
Yg sok2 panik malahan yg kaga pegang dollar, bagi oposisi good news is bad news
Quote:


Tapi kalo kata nasbungtaik ini krisis besar Tempe udah setipis ATM

Jelas ga masalah, wong dia pegang dollar banyak kok. Yang kasihan berapa juta penduduk yg pegang rupiah.
Ku kira asalkan jokowi dua periode..
Atau asalkan puan jadi wakil presiden..
emoticon-Ngacir


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di