alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Izin PO bus maut di jalur Cikidang bakal dicabut
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b98ec8c902cfe67088b4574/izin-po-bus-maut-di-jalur-cikidang-bakal-dicabut

Izin PO bus maut di jalur Cikidang bakal dicabut

Izin PO bus maut di jalur Cikidang bakal dicabut
Petugas mengevakuasi mini bus berpenumpang puluhan wisatawan yang masuk jurang di Tanjakan Letter S, Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/9/2018).
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal mencabut izin operasional Perusahaan Otobus (PO) Indonesia Indah Wisata terkait kecelakaan yang terjadi di jurang Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, pencabutan ini diharapkan bisa menjadi peringatan kepada PO lain agar mematuhi aturan keselamatan yang berlaku sehingga insiden serupa tak terulang lagi.

Budi berharap semua operator bus, khususnya pariwisata, rutin melakukan pengecekan kendaraan dari mulai uji KIR hingga pengawasan yang lebih ketat kepada sopir.

“Kita harus mengutamakan aspek keselamatan pada masyarakat. Laik jalannya harus terjamin, jumlah penumpang harus sesuai dengan kapasitas bus, serta harus menggunakan pengemudi yang profesional,” ucap Budi dalam situs resmi Kemenhub, Selasa (11/9/2018).

Terkait dengan kelayakan transportasi, pengamat transportasi Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, meminta pemerintah untuk membuat informasi data bus wisata agar masyarakat bisa mengecek kondisi bus yang bakal dinaikinya.

Informasi itu seharusnya memuat nama perusahaan, alamat, pemilik, izin operasi, serta hasil KIR terakhir.

“Sejak kejadian kecelakaan bus wisata di Puncak (Cianjur) tahun lalu, penanganan bus wisata tak banyak perubahan, padahal sudah ada usulan diberikan kala itu untuk membuat informasi khusus tentang bus wisata,” kata Djoko dalam WartaEkonomi.

Selain mencabut izin, Kemenhub bakal melakukan perbaikan pada beberapa ruas jalan sekitar lokasi kecelakaan, menempatkan pos pengawasan terpadu, serta memberikan pembinaan pada semua operator bus pariwisata.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam insiden yang menewaskan 21 orang ini adalah tidak adanya tanda larangan masuk untuk bus pada jalur tersebut. Padahal, jalur tengkorak di sepanjang Tanjakan Ciareuy itu sangat terjal dan tak layak dilalui kendaraan besar.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Muis meminta pemegang kepentingan untuk menambah marka jalan serta sarana penerangan jalan umum (PJU) di lokasi tersebut.

Upaya lain yang perlu dilakukan, sambung Muis dalam Republika, adalah pemasangan pagar pembatas dari beton atau besi yang dilas dengan kuat agar tidak dicuri.

Selain itu juga perlu dibuat tanda kejut mendekati lokasi rawan kecelakaan dan peringatan penggunaan gigi rendah dan waspada. “Nantinya bisa dioptimalkan fungsi terminal Cikidang untuk pemberhentian bus wisata,” sambung Muis.

Data Korps Lalu Lintas Polri menunjukkan, sampai Juni 2018, jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat menempati posisi keempat terbanyak setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Sementara itu, penyebab kecelakaan bus wisata di jalur Cikidang masih mengerucut pada kelalaian sopir serta kecacatan pada mesin bus. Namun, sampai saat ini polisi belum menetapkan tersangka untuk insiden ini.

Status Mohamad Adam, sopir bus dengan nomor polisi B 7025 SGA, saat ini masih dalam perawatan di RSUD Pelabuhanratu, Sukabumi. Adam juga mengalami cedera dan patah tulang akibat terperosok ke dalam jurang sedalam seratus meter itu. Oleh kepolisian, Adam masih diberikan status sebagai saksi kunci.

“Kondisinya terus membaik dan diharapkan bisa lekas sembuh. Namun untuk tulangnya yang patah diharuskan menjalani perawatan di spesialis tulang. Tapi untuk rujukan itu kami akan berkoordinasi dahulu dengan pihak kepolisian,” kata Humas RSUD Billy Agustian dalam laporan CNN Indonesia (h/t AntaraNews).

Keterangan Adam dibutuhkan kepolisian untuk mengumpulkan fakta-fakta saat insiden berlangsung. Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan polisi bakal mengonfrontasi keterangan sopir dengan penumpang yang selamat.

“Dari informasi yang saya dapat, ini ada overcapacity. Selain itu, bus ini bukan bus trayek, tapi sewaan,” kata Agung dalam Tribunnews.

Selain kepolisian, keterangan Adam juga dibutuhkan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melengkapi hasil investigasi di lapangan.

Investigator KNKT Jalaludin Pasha mengatakan, hasil penyelidikan sementara masih dalam proses investigasi lantaran masih banyak data yang perlu dianalisis secara komprehensif. “Masih banyak faktor yang diduga bisa berkontribusi dalam kejadian ini,” kata Jalaludin kepada Tempo.co.
Izin PO bus maut di jalur Cikidang bakal dicabut


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-bakal-dicabut

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Izin PO bus maut di jalur Cikidang bakal dicabut Hari ini IHSG anjlok, minus 0,57 persen

- Izin PO bus maut di jalur Cikidang bakal dicabut Hilangnya Fan Bingbing dan dugaan penggelapan pajak

- Izin PO bus maut di jalur Cikidang bakal dicabut Kinerja Apple dalam bayang kebijakan Trump



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di