alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dikawal Massa Atribut FPI, Gus Nur Diperiksa Polisi Surabaya
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b98c6bdd675d4ea518b4568/dikawal-massa-atribut-fpi-gus-nur-diperiksa-polisi-surabaya

Dikawal Massa Atribut FPI, Gus Nur Diperiksa Polisi Surabaya

Dikawal Massa Atribut FPI, Gus Nur Diperiksa Polisi Surabaya


VIVA – Penceramah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 12 September 2018. Gus Nur hadir dikawal massa beratribut Front Pembela Islam.

Gus Nur dipanggil berdasarkan laporan polisi bernomor: LP/B/964/XII/2017/JATIM/Restabes Surabaya tertanggal 17 Desember 2017. Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan.

"Iya, dipanggil sebagai saksi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, dikonfirmasi wartawan.

Gus Nur selesai menjalani pemeriksaan sekira pukul 11.00 WIB. Keluar dari halaman markas Polrestabes, sekira seratus orang berbusana putih-putih, sebagian beratribut FPI, mengikuti. Dia mengakui diperiksa oleh penyidik. "(Saya) dilaporkan pencemaran nama baik oleh Ketua Banser Surabaya," ujarnya.

Di depan kantor Kepolisian, dia kemudian berorasi, menjelaskan kepada massa soal proses pemeriksaan yang dijalaninya.

"Ada Ketua Banser Surabaya melaporkan saya melakukan pencemaran nama baik. Yang dijadikan rujukan sebuah video waktu saya diancam dan dibubarkan pengajian saya," sebutnya.

Gus Nur bercerita soal ancaman itu. Ketika itu dia bertanya kepada pihak yang hendak membubarkan pengajiannya oleh Kepolisian.

"Di situ saya bervideo, kira-kira yang mau membatalkan pengajian saya siapa, Banser apa polisi? Kata panitia Banser, tapi di sana tidak ada Banser, yang ada polisi," sebutnya.

Gus Nur mengaku ditanya beberapa hal oleh penyidik. Dua pertanyaan yang ia sebutkan di hadapan penyidik.

"Saya ditanya (penyidik) sebagai saksi. Ada beberapa pertanyaan, dua pertanyaan kurang lebih, kenapa mengatakan perang saudara? Yang kedua siapa yang bubarkan pengajian? kira-kira itu," kata Gus Nur.

Kasus ini memang diawali panas-panasan di media sosial akhir Desember 2017 lalu. Kasus bermula ketika video Gus Nur tersebar di media sosial yang menyebut-nyebut kiai, Nahdlatul Ulama, dan Banser.

Dia pernah melakukan tabayun dengan pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Surabaya Januari 2018 lalu dan meminta maaf. Tapi rupanya kasus tetap berjalan. (mus)

Sumber

Salah satu sosok ulama ulama besar yg jadi teladan ummat islam di Indonesia

Dan dibawah ini merupakan salah satu tausiyah yg sangat menggugah dari semua ulama yg pernah saya dengarkan, gabungan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan yg sangat selaras



Cebong mana paham emoticon-Embarrassment
Diubah oleh pumm
Halaman 1 dari 3
petromax gan !
Dia yg dipersekusi, dia yg pengajian dibubarin, dia pula yg ditangkep silop, emenjing ni negara emoticon-Cendol (S) emoticon-Cendol (S)
gus nur iki sopo cuk ??

Balasan post Nastaikom2
Quote:


setuju antum saya sudah tak paham lagi apa yg terjadi di negri ini
Ga pernah bosen ngomong : negara maju dah mikir gimana pergi dan tinggal di mars,ini masih ribetin ginian lagi.
Katanya berani kok di periksa aja pake di KAWAL...
Wah padahal Ustadz kesukaan ane nih
Balasan post pumm
Quote:


Quote:


antum berdua coba cari guru yang jelas sanadnya

seorang Sugi Nur Raharja anak kyai bukan, mondok kagak pernah dapat gelar gus darimana emoticon-Hammer2

ga perlu ane jelasin dalilnya ente pasti lebih hapal.

Balasan post yesknow
Quote:


Mantan Agen MLM, K-Link

Gus Palsu “Gus Nur” menurut informasi orang di Kampungnya di Probolinggo, adalah orang biasa bukan anak Kyai, apalagi seorang Gus, santri saja bukan (alias tidak pernah mengenyam pendidikan pesantren), bahkan waktu di desanya pun ngaji saja tidak pernah, bahkan dia tidak disukai oleh Masyarakat sekitarnya, lalu dia akhirnya tidak kuat tinggal didesanya dan pergi entah kemana, selang beberapa tahun, dia muncul di youtube dan bergelar “Gus”. Menurut informasi yang valid, Sugi Nur Raharja ini dulunya agen MLM, K-Link, terlihat dari pintar bacot, tapi tidak ada isinya.

http://www.suaraislam.co/identitas-d...au-berkenalan/

----

itu dari orang yg tidak suka dengan dengan gus nur, yg ingin saya sampaikan adalah... ketika antum mendengar tausiah jangan permasalahkan siapa yg berbicara tapi apa inti dari yg orang itu sampaikan, ambil yg baik buang yg menurut antum tidak sesuai lalu amalkan
Diubah oleh pumm
Penasaran kalau nastak dan nasbung berantem di dunia maya. Siapa ya yang kepalanya putus? emoticon-Big Grin

Kalian terlalu banyak bacot di dunia maya
org ini yg hina2 jokowi dan nantang minta diciduk kan ?
Balasan post beyoungcarerock
Quote:


well said wan emoticon-Salaman
pakek pengawal2 segala
mantep
Balasan post pocong.212
Quote:


beliau hanya menyampaikan kritik, itu salah satu bentuk kepedulian beliau terhadap nkri

Diubah oleh pumm
Balasan post Nastaikom2
Ga ada urusan sm nama bray, doi jg biasa dipanggil cak kok bkn gus, yg dipermasalahkan dimari ni negara ky punya golongan tertentu yg bukan mayoritas aja, ga ngeri apa klo 80% uda terhina n mulai rapatkan barisan? emoticon-Cendol (S)
Quote:

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Balasan post lpdp
Quote:


Ajaran radikal membuat anda dengan entengnya bilang kepala putus emoticon-Malu
Balasan post zeledi
Quote:


Umfama saja gan emoticon-Imlek
Balasan post g2reload
Quote:


di youtube banyak pendukungnya lho emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Balasan post pumm
Quote:


sangat setuju utk tdk ngeliat siapa yg ngomong.

tp hari gini, banyak bertebaran usatd2 berhaluan khawarij.
ciri2nya : dlm setiap khutbah / ceramahnya selalu bicara politik
& kalo udah menjelek2an, menghina, ngata2in pihak lain.
apalagi yg dianggap bersebrangan dgn jalur politiknya

knp kok disebut berhaluan khawarij ?
kaum khawarij itu selalu merasa diri mrk lbh beriman, lbh mulia, paling beriman,
dibanding kaum muslim yg lain.
shg disitu mrk spt merasa punya hak utk menghina kaum muslim yg lainnya.
bahkan mrk merasa lbh berhak utk menjadi pemimpin diatas yg lain.
peduli setan ama demokrasi

emoticon-Traveller
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di