alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Korea Selatan Akan Berinvestasi Rp 81,7 Triliun di Indonesia
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b98a2bcc0d77061778b456d/korea-selatan-akan-berinvestasi-rp-817-triliun-di-indonesia

Korea Selatan Akan Berinvestasi Rp 81,7 Triliun di Indonesia

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan ternyata menghasilkan kesepakatan bisnis senilai US$ 6,2 miliar atau sekitar Rp 81,7 triliun dengan asumsi rupiah Rp 13.400. Angka ini berasal dari 15 nota kesepahaman serta 6 komitmen investasi yang telah disepakati sebelumnya.

Angka terbesar berasal dari penandatanganan nota kesepahaman kelanjutan sejumlah proyek Korsel di Indonesia. Proyek-proyek tersebut senilai US$ 5,7 miliar atau setara dengan Rp 77,1 triliun dengan Rp 13.400. Paling banyak adalah proyek pembangkit listrik Jawa 9 dan 10 senilai US$ 3 miliar yang dikerjakan Doosan Heavy Industry and Construction bekerjasama dengan PT Indo Raya Tenaga.

"Dengan ini diharapkan sentimen pelaku usaha luar negeri terhadap pasar nasional Indonesia menjadi baik," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas T Lembong melalui keterangan resminya, Senin (10/9). (Baca: Bahas Investasi Hyundai, Presiden Bertolak ke Korea Selatan)

Berdasarkan data BKPM, proyek yang masuk dalam nota kesepahaman ini adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Teunom 2 dan 3 senilai US$ 800 juta oleh Hyundai Engineering dan Terregra Asia Energy. Kemudian pengembangan pabrik kimia di Merak oleh Hyundai Engineering dan Suffindo Adiusaha senilai US$ 200 juta, hingga pengembangan pabrik mesin diesel oleh Doosan Infracore dengan Borma Bisma Indra dan Equiti Manajemen Teknologi senilai US$ 85 juta.

Ada juga pengembangan PLTA Pongkeru 50 mw senilai US$ 300 juta oleh Korea Midland Power, Hyundai Engineering, POSCO E&C serta Sulindo Putra Timur, pengembangan PLTA Peusangan oleh Hyundai, Korea South East Power, dan Wijaya Karya senilai US$ 430 juta. Serta pengembangan PLTA Samarkilang 77 megawatt (MW) senilai US$ 300 juta oleh Korea Midland Power, Lotte E&C, dan Bener Meriah Electric Power.

Di sektor properti, investor Korea Selatan bekerja sama dengan investor lokal dalam pengembangan properti mixed use MNC Lido City. Proyek senilai US$ 150 juta ini dikerjakan oleh Posco E&C, KEB Hana Bank, EBK Securities, dan MNC Group. Lalu ada jua pembangunan pabrik kosmetik senilai US$ 50 juta di Karawang yang dikerjakan SD Biotechnologies dan Orion Pratama Sentosa dan Vasanta Innopark, Bekasi oleh Lotte dan Vasanta Indo Properti senilai US$ 300 juta. Nota kesepahaman juga meliputi pengembangan properti terintegrasi kawasan transportasi atau Transit Oriented Development (TOD) Jakarta oleh Lotte, Korea Rail Network Authority dan PT PP,

Selain itu ada beberapa kerja sama strategis yang akan dilakukan, diantaranya Intelligent Transportation System antara ITS Korea dengan Masyarakat Transportasi Indonesia. Kerja sama strategis lainnya adalah pengembangan start up antara Korea Trade Investment Promotion Agency dan EVI Asia Tenggara, serta pengembangan pusat teknologi alat mesin di Bandung antara Korea Institute for Advancement of Technology dan Kementerian Perindustrian.

Selain nota kesepahaman dan kerja sama yang akan dijalankan, investor Korea Selatan juga menyatakan tertarik berinvestasi pada enam industri. Keenamnya adalah industri kabel listrik di Karawang oleh LS Cable & System – PT Artha Metal Sinergi, industri alas kaki di Pati dan Subang oleh Parkland dan Taekwang Industrial, industri tekstil di Tegal oleh Sae-A-Trading, industri manufaktur di Bekasi World Power Tech dan NW Industries. Selain itu ada juga komitmen pembiayaan start-up oleh Intervest - Kejora Ventures. Total komitmen investasinya senilai US$ 446 juta.

Dalam kunjungannya ke Korea Selatan, Jokowi juga menggelar pertemuan bisnis dengan eksekutif empat perusahaan besar Negeri Ginseng. Keempatnya adalah Vice Chairman Lotte Group Kag-gyu Hwang, CEO POSCO Choi Jeong-woo, Vice Chairman Hyundai Motor Company Chung Eui-sun, dan Chairman CJ Group Kyung-shik Sohn.

Dalam pertemuan tersebut para direksi menyampaikan apresiasi terhadap kemudahan investasi yang diberikan pemerintahan Jokowi. Selain itu mereka menjanjikan keterlibatan orang lokal dalam kegiatan usahanya di Tanah Air kedepannya. "Transfer teknologi juga akan terus dilakukan," kata Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden.

Sumber : https://katadata.co.id/berita/2018/09/10/korea-selatan-akan-berinvestasi-rp-817-triliun-di-indonesia

=====================================

Yang satu Nyinyir terus padahal hasil kerjanya gak ada , kalaupun di kasih kesempatan jadi Presiden juga belum tentu mampu.......


Jokowi Bawa Rp81,7 Triliun dari Korsel, Fadli Zon: Jangan Bodohi Rakyat!
( https://kaskus.co.id/thread/5b98a0a4529a4535078b4574/jokowi-bawa-rp817-triliun-dari-korsel-fadli-zon-jangan-bodohi-rakyat )
Diubah oleh sabil.haq
Halaman 1 dari 2
bersama Bapak Jokowi kita semakin maju berkembang pesat
Balasan post hainserr
Quote:


kulup-mu yg berkembang pesat hahahaha
Quote:


orang miskin minim pendidikan kagak ngerti...
korea yg invest,
zonk yg kejang2

emoticon-Ngakak
Jokowi Bawa Rp81,7 Triliun dari Korsel, Fadli Zon: Jangan Bodohi Rakyat!

-----
Ternyata bukan hanya Amien Rasis yang alergi dan biasa teriak kopar-kapir oseng-aseng-asing...

emoticon-Leh Uga
Diubah oleh everesthome
ini prestasi hebat..
Quote:
KYK YG KEMARIN DARI ARAB... EH CUMA PEPESAN KOSONG
Akan, mohon ditulis besar AKAN.
Saya apresiasi langkah awal ini.
Ngasi utangan kali. Sok2an aja pakai lip service



(Bekas) temann ane aja sok bilang mau minjem sebentar, tapi sampai sekarang duit ane kgk balik2
KIA Hyundai masih engga berani, soalnya otomotif indonesia dikuasai kartel Astra
emoticon-Ngakak
Diubah oleh ontapesek
Quote:


Terguncang ya
utang mengalir tuk biaya pencitraan.. nanti yang bayar pokok serta bunganya entah siapa
Quote:


Pada akhirnya yg menentukan konsumen.
Quote:


Baru akan Zon udah kalap, bagaimana kalo jadi?????
ingat... dibawah pimpinan ir. joko widodo indonesia maju sejahtera.. kata cebong sebalik nya kata kampret ane nonton ajah
moga aja ngak kenak palak tiba sini dan betah ,mayan juga pemasukan negara emoticon-Big Grin
Diubah oleh i86
Muantap pakdeeee emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
invest buat menunjang ketahanan energi kah?
Balasan post hainserr
Quote:

son aja taro di persib atau persipura..gak perlu investasi lainnya
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di