alexa-tracking

Jokowi Bawa Rp81,7 Triliun dari Korsel, Fadli Zon: Jangan Bodohi Rakyat!

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b98a0a4529a4535078b4574/jokowi-bawa-rp817-triliun-dari-korsel-fadli-zon-jangan-bodohi-rakyat
Jokowi Bawa Rp81,7 Triliun dari Korsel, Fadli Zon: Jangan Bodohi Rakyat!
POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Jokowi membawa pulang kesepakatan bisnis sebesar US$6,2 miliar yang setara dengan Rp81,7 triliun (kurs APBN 2018 Rp13.400 per dolar AS) dari lawatannya ke Korea Selatan. Nilai investasi itu berasal dari 15 proyek yang diteken antar pelaku usaha Korsel dan RI.
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, meminta, pemerintah jujur ihwal hasil kunjungan Jokowi tersebut. Ia menegaskan, pemerintah jangan membodohi rakyat Indonesia.
“Jangan bodohi rakyat, yang dibawa adalah 15 MoU bukan Rp81,7 triliun,” kata Fadli dalam akun Twitternya @fadlizon, Selasa (11/9) malam.
Kunjungan Jokowi ke Korsel merupakan kunjungan balasan dari kedatangan Presiden Korsel Moon Jae-in ke Indonesia pada November 2017 lalu.
Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menpan RB Syafrudin, Kepala Bekra Triawan Munaf.
Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengatakan, Presiden Jokowi membawa pulang kesepakatan bisnis sebesar US$6,2 miliar. Nilai investasi itu berasal dari 15 proyek yang diteken antar pelaku usaha Korsel dan RI.
Selain 15 nota kesepahaman, lawatan Jokowi juga menghasilkan enam komitmen investasi yang bersifat business to business antara private sector Indonesia dan Korsel, serta satu nota kesepaham antara BKPM dengan Hyundai Motor Compay.
“Dengan ditandatangani kesepahaman dan komitmen investasi tersebut, diharapkan sentimen pelaku usaha luar terhadap pasar nasional dapat menjadi lebih baik,” ujar Thomas dalam siaran persnya, Senin (10/9) malam.
Ia optimistis kerja sama dan investasi Korsel pada sektor industri utama dan otomotif akan terus meningkat. Diharapkan, kerja sama sektor otomotif kedua negara dapat mendukung masterplan industri otomotif di Indonesia dan menumbuhkan industri komponen dan supply chain-nya.
“Yang paling penting adalah meyakinkan investor bahwa Indonesia adalah tempat yang nyaman untuk berinvestasi. Kebanyakan negara yang ekonominya sedang terpuruk, karena tidak bisa menjaga sentimen pasar atau pelaku usaha,” terang dia.
Kunjungan Jokowi ke Korsel merupakan kunjungan balasan dari kedatangan Presiden Korsel Moon Jae-in ke Indonesia pada November 2017 lalu.
Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menpan RB Syafrudin, Kepala Bekra Triawan Munaf.
Berikut ini beberapa kesepakatan bisnis yang dihasilkan Jokowi dalam kunjungannya.
Daftar Nota Kesepahaman B2B yang ditandatangani:
1. Pengembangan PLTA Teunom 2 dan 3 di Aceh senilai US$800 juta
2. Pengembangan pabrik kimia (VCM dan PVC) di Merak, Banten, senilai US$200 juta
3. Pengembangan pabrik mesin diesel senilai US$185 juta
4. Pengembangan properti mixed-use MNC Lido City di Bogor, Jawa Barat, senilai US$150 juta
5. Pembangunan industri kosmetik di Karawang, Jawa Barat, senilai US$20 juta
6. Pengembangan PLTA Pongkeru 50 megawatt (MW) di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, senilai US$300 juta
7. Pengembangan PLTA Peusangan 4 di Bireun, Aceh, senilai US$430 juta
8. Pengembangan PLTA Samarkilang 77 MW di Bener Meriah, Aceh, senilai US$300 juta
9. Pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di Jakarta
10. Pengembangan property City Gate 88 di Jakarta senilai US$70 juta
11. Pengembangan properti Vasanta Innopark di Bekasi, Jawa Barat, senilai US$300 juta
12. Kerja sama strategis di bidang Intelligent Transportation System (ITS)
13. Kerja sama strategis di bidang pengembangan ekosistem start-up
14. Engineering/Procurement/Constructions of Jawa 9&10 (2×1.000 MW) Coal Fired Steam Power Plant Project US$3 miliar
15. Kerja sama strategis di bidang pengembangan pusat teknologi alat-alat permesinan di Bandung, Jawa Barat
Daftar Komitmen Investasi yang diumumkan:
1. Industri kabel listrik oleh LS Cable & System – PT Artha Metal Sinergi di Karawang, Jawa Barat, senilai US$50 juta
2. Industri alas kaki oleh Parkland di Pa

....

http://googleweblight.com/i?u=http://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2018/09/12/jokowi-bawa-investasi-rp817-triliun-dari-korsel-fadli-zon-jangan-bodohi-rakyat/&hl=en-ID

Lo bisa bawa duit buat indonesia ga, Zon?
A : Siapa yang ngomong tuh?
B : Zonk

Jokowi Bawa Rp81,7 Triliun dari Korsel, Fadli Zon: Jangan Bodohi Rakyat!
image-url-apps
Dia dapil jabar yak emoticon-Big Grin
KASKUS Ads
image-url-apps
ora mbodoni rakyat.. Nanging lg minteri rakyat... emoticon-Ngakak




image-url-apps
Quote:
UDAH ADA YG LEBIH BAGUS PUNYA BRI AMA TELKOMSEL NGAPAIN BELI INDOSAT JANGAN GOBLOK LAH emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
image-url-apps
Sudahlah pak Fadli, bapak jangan anggap Rakyat itu bodoh semua, datanya ada kok
si zonk knp kejang2 sendiri ? emoticon-Ngakak
image-url-apps
jangan bodohi rakyat jok emoticon-Big Grin
biar zon aja yg bodoh emoticon-Big Grin
image-url-apps
Ini investasi atau utang y..kebanykan untuk pembangkit listrik
image-url-apps
Pakde bawa 80 trelyun
Zongki bawa perpecahan n intoleransi juga caprez yg kagak bisa ng@ji ..

image-url-apps
nah kalo begini kan adem beritanya,untuk semuanya.
emoticon-Cool
semoga saja terlaksana siapapun nanti yang menang pilpres.
Reply to antdarm's post
image-url-apps
Quote:



Jd inget ini klu ada listrik

Jokowi Bawa Rp81,7 Triliun dari Korsel, Fadli Zon: Jangan Bodohi Rakyat!
Quote:


Indosat sudah terlalu buruk citranya dimata konsumen, cek aja trit indosat di forum mobile broadband, tiap pagenya ada yg ngeluh kemalingan pulsa.
Quote:


ga bawa duit indonesia pergi da cukup
jadi jangan terlalu harap bawa duit buat indonesia

Jokowi Bawa Rp81,7 Triliun dari Korsel, Fadli Zon: Jangan Bodohi Rakyat!
image-url-apps
LS cable punya korea?
kenapa kualitasnya kayak lokal
zonkie makin terguncang melihat kerja jokowi emoticon-Big Grin
image-url-apps
Kayaknya ko si zonk ngerti betul cara membodohi orang
"“Jangan bodohi rakyat, yang dibawa adalah 15 MoU bukan Rp81,7 triliun,” kata Fadli dalam akun Twitternya @fadlizon, Selasa (11/9) malam."

Kamsudnya?? Jadi harusnya Jokowi bawa uang tunai Rp81,7 triliun dari Korea bukan 15 MoU yang bernilai Rp81,7 triliun emoticon-Bingung emoticon-Bingung
Quote:



disisipin punya swasta yah emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin . mantab hary tanoe , bisa minta tolong presiden buat bawain investor. kalau vasanta entah dah punya siapa.
×