alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Utang Pemerintah Ikut Membengkak Di Saat Dollar Mahal
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9871a8ddd770dd5b8b4567/utang-pemerintah-ikut-membengkak-di-saat-dollar-mahal

Utang Pemerintah Ikut Membengkak Di Saat Dollar Mahal

KONTAN.CO.ID - Pelemahan nilai tukar rupiah mengakibatkan beban utang pemerintah di tahun ini melonjak. Penyebab kenaikan itu datang dari dua arah. Pertama, selisih dari asumsi nilai tukar dollar AS terhadap rupiah yang ditetapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negar dengan kurs rata-rata sepanjang tahun. Kedua, meningkatnya bunga surat utang baru yang diterbitkan pemerintah.

Selisih dari asumsi nilai tukar dengan nilai tukar rata-rata kini mencapai Rp 582,32. APBN mencantumkan asumsi nilai tukar dollar AS sebesar Rp 13.400. Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia jika dirata-rata sejak awal tahun hingga 10 September telah mencapai Rp 13.982,32.

Pemerintah juga harus menawarkan bunga yang lebih menarik untuk surat utangnya yang baru agar investor tertarik seiring dengan naiknya credit default swap (CDS) Indonesia. "Yield surat perbendaharaan negara (SPN) kini makin meningkat, ongkos bayar utang jadi tinggi. Suku bunga relatif mahal, kita sekarang harus hati-hati," tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (10/9).

Berbagai sentimen negatif yang mengepung emerging market, termasuk Indonesia, telah mengerek persepsi risiko berinvestasi. Persepsi itu yang tercermin dari CDS. Mengutip data Bloomberg, CDS Indonesia dengan jangka waktu 5 tahun, awal pekan ini sebesar 148,48. Padahal minggu lalu, angka CDS masih bergerak di level 143,67.

Pergerekan CDS itu seiring dengan peningkatan bunga SPN. Sri Mulyani menuturkan, SPN untuk 3 bulan diperdagangkan di 5,29% per 10 September 2018. Angka itu naik dari sebelumnya di rata-rata 4,7%. Merujuk ke tren itu, Sri Mulyani memprediksi, yield SPN 3 bulan di lelang berikutnya bergerak di kisaran di 5,4%-5,7%.

Utang pemerintah per akhir Juli 2018 menurut catatan Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencapai Rp 4.253,02 triliun, tumbuh 12,51% dibanding setahun sebelumnya. Dari jumlah itu, sebanyak Rp 1.804,42 triliun atau 42,42% merupakan utang valas yang sebagian besar berdenominasi dollar AS.

Dari total utang pemerintah, yang jatuh tempo di tahun ini mencapai Rp 395,97 triliun. Dari total yang jatuh tempo, utang dalam dollar AS mencapai Rp 113,06 triliun, jika menggunakan kurs Rp 13.400 per dollar AS.

https://m.kontan.co.id/news/utang-pemerintah-ikut-membengkak-di-saat-dollar-mahal

karena depresiasi rupiah, hutang jadi semakin besar emoticon-Hammer2
Halaman 1 dari 2
Quote:

buset masih pake kurs 13400 emoticon-Leh Uga
Gile 2 turunan ga bakal lunas tuh
makanya lu pada nazbung nastak pada setor pph dan pajak pribadi lain, jangan cuma koar2 tapi ga kontribusi.. kismin brengsek
utang bengkak bukan karena pemerintah tapi karena dolar yang naik
Quote:
Quote:


Kalo org kismin mah kayanya pasti setor... Atau jangan2 malah ga masuk kedalam objek pajak karna penghasilannya di bawah 60 juta/ tahun.. emoticon-Big Grin

Gaji buzzer brp sih? 4 jutaan doang kan perbulan? emoticon-Big Grin
Balasan post filusufkacang
Quote:


wkwkwk pengertian setor dan lapor aja lu belum paham emoticon-Big Grin
ikut brevet gih biar nambah ilmu emoticon-Wink
Quote:


Beli di retail yang ada PPN-nya, emangnya sumber pajak dari PPH doang
Quote:


Ya ngapain juga gue kudu paham, apa gunanya konsultan pajak kalo gue juga kudu paham yg begituan?

Ngape lu tersinggung? Gaji lu emang berape? 4 juta perbulan ye? Emang di bagian mana gue ada menghina lu? emoticon-Big Grin
Balasan post filusufkacang
Quote:


kwkwk kalo pola pikir lu begitu sebelum post ttg pajak lu kudu konsul dulu gih, dan jangan baper kalo dicounter emoticon-Big Grin
Apakah tahun 2018 ini kita akan mengalami krisis spt yg 1998:

1. Kwik Kian Gie - tidak
2. Said Didu - tidak
3. Prof Ari Kuncoro - tidak
4. Andras Eddy Susetyo - kondisi '98 sgt beda dg 2018
5. Denni Puspa Purbasari - krisis yg tjd th '98 tdk akan terjadi di 2018.



Clear ya 😉
Balasan post db84x3
Quote:


kwkwk goblok barang yg lu beli di retail sudah dikenakan duluan pajaknya, lu kira barang yg ga terjual itu pajaknya siapa yg bayar? bapak moyang lu hah? emoticon-Ngakak
Loh katanya untung?
Balasan post guntur9090
Quote:


Bener juga, kata menkeu rupiah lemah positif emoticon-Hammer2
Quote:


Ya utk urusan istilah pajak, ya gue pake konsultan.. Buat apa gue belajar istilah ini itu.. Yg penting kan gue bayar bukan hapal istilah..

Justru elu yg baper.. Emang kenape lu tersingung sama gue gara2 gue bilangin ga masuk objek pajak? Gaji lu berape emangnya? Ya maaf lah kalo gue ga sengaja nyinggung nominal penghasilan elu.. emoticon-Big Grin
Balasan post filusufkacang
Quote:


kwkwkw gue ga bergaji, karena gue yg gaji jongos2 feribumi utk ngelola duit gue emoticon-Big Grin
gue tersinggung karena gobloker yg katanya punya konsultan tapi masih aja dungu emoticon-Peace
Quote:


Oh lu cinak? Kok langsung nyamber ke pribumi? Berarti lu cinak yah? Kalo org lokal ga akan pake istilah pribumi..

Cinak lu ye.. Hayo ngaku cinak.. emoticon-Ngakak (S)

Ya terus kenapa lu tersinggung? Kan yg gue omongin org2 bergaji 3-4 juta.. Kenapa lu langsung marah2 ga jelas?

Biasa aja lah.. emoticon-Ngakak (S)

Punya konsultan? Loh di mana gue bilang punya konsultan? Kalo gue bilang pake jasa notaris dan pengacara, lantas gue di anggep punya notaris gitu?

Kalo gue bilang bayar dokter gigi, lantas gue di anggep punya dokter gigi pribadi gitu? What? emoticon-Cape d... (S)
Diubah oleh filusufkacang
nonton civil war atas ane emoticon-Hammer2
Balasan post bkutetsumaru
Quote:


Idem emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Balasan post filusufkacang
Quote:


kwkwkw anies nyebut ferebumi kok ga dikatain cinak? emoticon-Big Grin
siapa juga yg bilang elu punya konsultan bray, baca dan pahami postingan gue baru direply, jangan ngetik sambil gemeteran malu sendiri jadinya emoticon-Ngacir
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di