alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Per Agustus 2018, penerimaan negara capai Rp 1.152,7 triliun
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b97c665d44f9f35768b4569/per-agustus-2018-penerimaan-negara-capai-rp-11527-triliun

Per Agustus 2018, penerimaan negara capai Rp 1.152,7 triliun

Merdeka.com - Kementerian Keuangan mencatat penerimaan negara hingga 31 Agustus 2018 mencapai Rp 1.152,7 triliun. Realisasi penerimaan ini setara dengan 60,8 persen dari target Rp 1.894,7 triliun dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penerimaan negara tersebut meningkat 18,4 persen apabila dibandingkan periode yang sama di 2017 yang sebesar 11,4 persen. "Penerimaan negara kita Rp 1.152,7 per 31 Agustus 2018 atau 60,8 persen dari total penerimaan," di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/9).

Realisasi penerimaan ini disumbang oleh penerimaan perpajakan yang tumbuh 16,5 persen, lebih tinggi dari Agustus 2017 yang tumbuh 9,5 persen. "Ini pertumbuhan perpajakan yang sangat tinggi jika dibandingkan tahun lalu," jelas Sri Mulyani.


Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat tumbuh 24,3 persen, meningkat dari periode yang sama tahun lalu sebesar 20,2 persen. "Sehingga kami sampaikan APBN kita dalam situasi sekarang cukup baik," katanya.

Sri Mulyani menambahkan, total defisit APBN hingga Agustus 2018 mencapai Rp 150 triliun, angka ini lebih rendah jika dibandingkan defisit APBN pada periode yang sama di 2017 yang mencapai Rp 220 triliun. "Sampai Agustus Rp 150 triliun lebih rendah jika dibandingkan posisi yang sama di 2017 sebesar Rp 220 triliun," jelasnya.

https://merdeka.com/uang/per-agustus-2018-penerimaan-negara-capai-rp-11527-triliun.html

=====================================

Meskipun belum maksimal tapi lumayan... Daripada lumanyun jelek-jelekin doang bisanya?? emoticon-Wink
Diubah oleh: sabil.haq
Halaman 1 dari 2
Per Agustus 2018, penerimaan negara capai Rp 1.152,7 triliun
Gak sesuaiemoticon-Big Grin
Tolong Boss sampaikan ini pemasukan yang banyak atau sedikit atau sangat banyak atau sangat sedikit biar rakyat pahaman biar ngga salah pilih calon presiden di tahun 2019. Lupakan tagar tagaran kita pilih yg benar benar utk rakyat.....
lanjutkan bu.
semoga perekonomian negara makin membaik.

emoticon-I Love Indonesia
Baru masuk langsung keluar emoticon-Ngakak
Balasan Post napibautai
Quote:


Luka di pilpres yang lalu masih membekas..
emoticon-Leh Uga
Quote:

Betulemoticon-Big Grin
Per Agustus 2018, penerimaan negara capai Rp 1.152,7 triliun
Balasan Post Muzmuz
Quote:


per agustus 2018, target tercapai 60 persen
ente sudah sekolah kan? bisa membedakan mana capres abadi mana presiden yang kerja
Tebakan ane, tertolong PPN impor dan PPh Migas nih emoticon-Big Grin
Balasan Post Muzmuz
Alhamdulillah Gan......Mudah mudahan ini dipahami oleh calon pemilih ....
Quote:

Ntah kenapa setiap ana melihat wajah ibu sri mulyani, ana berasa ngeliat orang pintar, pintar ngebodohin rakyat maksudnya
Selamat emoticon-Selamat
Buset pemasukan sebanyak itu ternyata neraca masih defisit?
Quote:


Sarkas lu ya?
Mamarika pemasukan 50x lipat dari indo aja masih defisitemoticon-Gila
Quote:


Ketolong juga sama banyak pns di badan2 milik pemerintah yg pensiun dan digantikan oleh tenaga kontrak
kayak waktu rezim mbah harto pendapatan negara tertinggi berasal dari pajak. pemerintah jokowi rejim njiplak.emoticon-Ngakak
baru 60 persen dan tersisa 2 bulanan lagi. defisit lagi nih emoticon-Malu

good luck aja dah emoticon-Traveller
moga nambah terus emoticon-Nyepi
Quote:

Ya wajarlah per agustus segitu, sudah 8 bulan terlewati dari 12 bulan atau sekitar 66 persen. Kalo bulan mei sudah tercapai 60 persen baru istimewa
Pajak terlalu digeber..kondisi ekonomi bisa overheat...keliatannya tahun depan..orang orang mulai menyusun strategi biar nga kena pajak terus.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di