alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Anwar Nasutian: Omong Kosong
3 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b97c43cddd770765f8b4567/fundamental-ekonomi-indonesia-kuat-anwar-nasutian-omong-kosong

Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Anwar Nasutian: Omong Kosong

Jakarta --Ekonom senior Prof Anwar Nasution membantah statement pemerintah yang menyebut fundamental ekonomi Indonesia kuat dalam menghadapi krisis.
Kata mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) ini, fundamental ekonomi Indonesia justru masih rapuh alias tak begitu kuat dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Di mana nilai tukar rupiah jeblok mendekati Rp 15.000 per US$.
"Fundamental ekonomi kita itu lemah sekali, lemah sekali, bohong itu pemerintah yang sebut fundamental Indonesia ekonomi kita kuat, omong kosong itu," kata Anwar dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (8/9/2018).
Menurutnya, fundamental ekonomi yang tak kuat tersebut tercermin dari pertumbuhan rasio pajak yang terbilang rendah di angka 10%, padahal jika dibandingkan negera-negara berkembang lain, pertumbuhan rasio pajak sekitar 20%.
"Ini kan berarti hampir setengahnya, di negara lain rasio pajak atau tax ratio itu capai 20%, kita hanya 10%, ini yang sebabkan Menteri Keuangan (Sri Mulyani) ke luar negeri melulu pinjam sana sini minta sedekah," katanya.
Maka dari itu, mantan Ketua BPK ini menyebut inti permasalahan ekonomi Indonesia ada di situ. Menurutnya, ini yang harus segera diselesaikan.
"Ini intinya pinjam untuk nutup defisit APBN, nutup pembayaran utang luar negeri, kita sudah 73 tahun merdeka masih terus pinjam," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku fundamental makroekonomi masih lemah seiring melebarnya defisit transaksi berjalan. Bahkan, menjadi titik lemah Indonesia yang selalu dilihat pelaku pasar.
Anwar yang terkenal lantaran menyebut BI sarang penyamun ini, mengatakan, selama ini, pemerintah tak pernah puas dengan posisi fundamental makro ekonomi Indonesia. Terlebih tekanan global semakin kencang. Pemerintah cenderung fokus memperbaiki titik lemah saat ini, yakni defisit transaksi berjalan.
Data BI per kuartal II-2018 menunjukkan, transaksi berjalan mengalami defisit mencapai US$ 8 miliar atau setara 3% terhadap Produk Domestik bruto (PDB). Ini merupakan defisit terdalam sejak kuartal II 2014 yang saat itu 4,3% terhadap PDB.
Selain itu, Prof Anwar Nasution menyebutkan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap US$ lantaran utang Indonesia sudah terlampau besar. Indonesia belum merdeka karena bergantung kepada utang.
"Jadi apa yang merdekanya negara kita? Ngutang mulu, sehingga sangat rawan terhadap gejolak seperti yang sekarang ini (nilai tukar). Semua impor, kedelai saja impor. Itu yang jadi persoalan, maka sangat rawan," tegas Anwar.
Mantan Ketua BPK ini menjabarkan ada beberapa faktor yang menyebabkan anjloknya nilai tukar rupiah. Pertama, yaitu dilihat dari rasio pajak Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) rendah sekali, hanya 10%.
Selain itu, menurut dia, anjloknya nilai tukar rupiah juga karena pemerintah terlalu banyak mengimpor produk ketimbang ekspor.
Selain itu, lembaga keuangan di Indonesia juga masih sangat lemah. Hal itu bisa dilihat dari eksistensi bank-bank milik BUMN yang cenderung kalah oleh eksistensi bank-bank asing. "Empat bank negara semuanya itu 'kampungan', enggak bisa lawan Maybank," kata Anwar.
[air/Inilah.com]

http://m.beritajatim.com/ekonomi/338527/fundamental_ekonomi_indonesia_kuat,_anwar_nasutian:_omong_kosong.html

Dibilang omong kosong tuh waduh
emoticon-Takut emoticon-Takut
Halaman 1 dari 2
Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Anwar Nasutian: Omong Kosong

emoticon-Traveller
terlalu banyak omong kosong rezim dungu iniemoticon-Big Grin
ya tinggal dijawab aja.
ini sedang diperkuat pak.
Quote:
Mantan ajA didengerin...
Goblok
Gw jg bs bilang omong kosong...
Lah, yg turki aja bs kolaps kok, pdhl fundamental udah bagusss...

Yang penting tuh SOLUSINYA mana??
Jgn cuman bs koment doank, gw jg bs...
Yg penting kerja kyk Sri, cari utangan
Daripada ongkang2 kaki sinis sanasini nggak ada kerjaan nya
Tahu tahu collapse kayak 98.

Pdhl dl juga omong kuat
Diubah oleh trimusketeers
Salahin noh gub bi pilihan beye perusak nilai rupiah
Rasio pajak dibilang masih terlalu rendah... Penarikan pajak diintensifkan, nanti pemerintah dibilang cuma bisa malak.. Serba repot emang
Anwar Nasution bilanf alasannya umroh dan haji tuh silahkan di pecahkan masalahnya.
Balasan post plesir
Quote:


Siapa yang bilang terlalu rendah. Rendah karena miskin makanya kalau mau tinggi bikin rakyat tambah kaya makanya pajak tambah tinggi otomatis bukanya naikin nilai persentase pajak.
yang ngomong mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) bukan pengamat abal abal
cuma apa termasuk penghianat negara enggak ya emoticon-Traveller
Quote:


Ferkuat utang nyaemoticon-Ngakak
Balasan post slider88
Quote:


yang miskin suruh ikutin saran si anwar
mayan modal "traveling" nya bisa buat buka usaha

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


Apakah tahun 2018 ini kita akan mengalami krisis spt yg 1998:

1. Kwik Kian Gie - tidak
2. Said Didu - tidak
3. Prof Ari Kuncoro - tidak
4. Andras Eddy Susetyo - kondisi '98 sgt beda dg 2018
5. Denni Puspa Purbasari - krisis yg tjd th '98 tdk akan terjadi di 2018.



Clear ya 😉
Diubah oleh power.of.lobe.
Quote:


Bikin rakyat tambah kaya butuh dana. Dananya mau dari mana klo bukan dari pajak? Klo utang nanti disalahin lagi.
Balasan post plesir
Quote:

Potong gaji karyawan negara mana ada logika malakin orang lain bisa bikin orang lain kaya dengan duit hasil palakan pada dia
Quote:


Gaji pns aja skrg kalah dibanding swasta, trus gajinya mau dipotong lagi. Klo g ada yg mau jadi pns, gimana negara ini bisa jalan?
Balasan post power.of.lobe.
Quote:


Krisis 98 mata uang langsung balik ke 6000 klo krisis ini bisa balik gak ke dibawah 8000?
Balasan post plesir
Quote:

Pns gaji kecil tunjangan sangat besar lom pensiun. Lagipula bukan hanya pns karyawan negara kpk dpr mpr semua karyawan negara.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di