alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Antara Pesawat Tempur Sukhoi dan Pesawat C-130 Super Hercules
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b97bff7902cfec97c8b4567/antara-pesawat-tempur-sukhoi-dan-pesawat-c-130-super-hercules

Antara Pesawat Tempur Sukhoi dan Pesawat C-130 Super Hercules

Antara pesawat jenis angkut C-130J Super Hercules asal Amerika Serikat dan Pesawat tempur Sukhoi SU-35 asal Rusia yang akan didatangkan bagi Indonesia akan membuat kita bangga. Ini adalah dua negara yang telah bekerjasama dengan Indonesia dan meningkatkan alutsista nasional. Dengan adanya kerjasama tersebut menambah potensi alutsista nasional Indonesia sehingga Indonesia semakin menjadi negara kuat, perkasa dan berdaya dalam alutsistanya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan akan membeli pesawat jenis angkut C-130J Super Hercules dari Lockheed Martin dan helikopter angkut, Chinook dari Amerika Serikat.

“Ke depan Indonesia akan membeli pesawat angkut Hercules sebanyak lima unit dan helikopter Chinook dari AS,” kata Menhan Ryamizard Ryacudu, di Jakarta, Senin (10/9), menanggapi pertemuan dengan Menhan AS James Mattis, di Washington beberapa waktu lalu.

Pembelian pesawat angkut itu berat itu untuk mendukung arsitektur pengembangan pertahanan. Menurut Ryamizard, pesawat angkut Hercules yang dimiliki Indonesia sudah tua, dan Presiden Joko Widodo mengharapkan adanya regenerasi pesawat angkut berat terbaru.

Ini adalah bukti komitmen Menhan dalam menguatkan alutsista nasional di Indonesia. Sehingga penambahan tersebut menguatkan Indonesia dan menjadikan Indonesia negara yang mandiri dan disegani di dunia internasional.

Helikopter Chinook merupakan helikopter angkut serbaguna, bahkan pasukan khusus AS menggunakan helikopter itu.

Menhan menambahkan Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan alat utama sistem persenjataan secara mandiri dalam jangka panjang secara bertahap, serta menjalin kemitraan dengan negara-negara sahabat.

Pesawat tempur Sukhoi SU-35 yang dipesan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperkuat modernisasi alutsista NKRI. Dengan penambahan tersebut tentunya kita akan terus memposisikan diri untuk terus mendukung pemerintah dalam memperkuat alutsista nasional.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Alat utama sistem senjata (alutsista) berupa dua pesawat tempur Sukhoi SU-35 pesanan TNI Angkatan Udara bakal tiba di Indonesia pada Agustus 2019. Ia pun memastikan pesawat itu akan berpartisipasi pada pertunjukan udara (defile) di Hari Ulang Tahun TNI ke-74 bulan Oktober tahun depan.

"Memang bikin pesawat enggak gampang, Insya Allah tahun depan pada waktu HUT TNI, dua pesawat dulu sudah jalan," kata Ryamizard saat ditemui di Jakarta, Senin (10/9).

Tentunya kita semua akan mendukung upaya dari Menhan untuk menambahkan dua pesawat Sukhoi tersebut dan semakin menambah posisi Indonesia di negara internasional.

Jet senilai US$1,14 miliar itu dibeli oleh pemerintah Indonesia sebanyak 11 unit melalui skema imbal beli dagang dengan Rusia.

Dua pesawat itu baik Pesawat Hercules maupun Pesawat Sukhoi adalah dua pesawat yang akan memperkuat alutsista nasional. Dengan penguatan itu akan menjadikan modernisasi alutsista akan terjadi. Dan tentunya akan semakin meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah untuk menguatkan alutsista nasional.

Selamat untuk Menhan Ryamizard dan Kami akan dukung terus.

Link : Antara pesawat jenis angkut C-130J Super Hercules asal Amerika Serikat dan Pesawat tempur Sukhoi SU-35 asal Rusia yang akan didatangkan bagi Indonesia akan membuat kita bangga. Ini adalah dua negara yang telah bekerjasama dengan Indonesia dan meningkatkan alutsista nasional. Dengan adanya kerjasama tersebut menambah potensi alutsista nasional Indonesia sehingga Indonesia semakin menjadi negara kuat, perkasa dan berdaya dalam alutsistanya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan akan membeli pesawat jenis angkut C-130J Super Hercules dari Lockheed Martin dan helikopter angkut, Chinook dari Amerika Serikat.

“Ke depan Indonesia akan membeli pesawat angkut Hercules sebanyak lima unit dan helikopter Chinook dari AS,” kata Menhan Ryamizard Ryacudu, di Jakarta, Senin (10/9), menanggapi pertemuan dengan Menhan AS James Mattis, di Washington beberapa waktu lalu.

Pembelian pesawat angkut itu berat itu untuk mendukung arsitektur pengembangan pertahanan. Menurut Ryamizard, pesawat angkut Hercules yang dimiliki Indonesia sudah tua, dan Presiden Joko Widodo mengharapkan adanya regenerasi pesawat angkut berat terbaru.

Ini adalah bukti komitmen Menhan dalam menguatkan alutsista nasional di Indonesia. Sehingga penambahan tersebut menguatkan Indonesia dan menjadikan Indonesia negara yang mandiri dan disegani di dunia internasional.

Helikopter Chinook merupakan helikopter angkut serbaguna, bahkan pasukan khusus AS menggunakan helikopter itu.

Menhan menambahkan Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan alat utama sistem persenjataan secara mandiri dalam jangka panjang secara bertahap, serta menjalin kemitraan dengan negara-negara sahabat.

Pesawat tempur Sukhoi SU-35 yang dipesan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperkuat modernisasi alutsista NKRI. Dengan penambahan tersebut tentunya kita akan terus memposisikan diri untuk terus mendukung pemerintah dalam memperkuat alutsista nasional.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Alat utama sistem senjata (alutsista) berupa dua pesawat tempur Sukhoi SU-35 pesanan TNI Angkatan Udara bakal tiba di Indonesia pada Agustus 2019. Ia pun memastikan pesawat itu akan berpartisipasi pada pertunjukan udara (defile) di Hari Ulang Tahun TNI ke-74 bulan Oktober tahun depan.

"Memang bikin pesawat enggak gampang, Insya Allah tahun depan pada waktu HUT TNI, dua pesawat dulu sudah jalan," kata Ryamizard saat ditemui di Jakarta, Senin (10/9).

Tentunya kita semua akan mendukung upaya dari Menhan untuk menambahkan dua pesawat Sukhoi tersebut dan semakin menambah posisi Indonesia di negara internasional.

Jet senilai US$1,14 miliar itu dibeli oleh pemerintah Indonesia sebanyak 11 unit melalui skema imbal beli dagang dengan Rusia.

Dua pesawat itu baik Pesawat Hercules maupun Pesawat Sukhoi adalah dua pesawat yang akan memperkuat alutsista nasional. Dengan penguatan itu akan menjadikan modernisasi alutsista akan terjadi. Dan tentunya akan semakin meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah untuk menguatkan alutsista nasional.

Selamat untuk Menhan Ryamizard dan Kami akan dukung terus.

Link : http://www.cnnindonesia.com/nasional/20180910203213-20-329272/menhan-pastikan-dua-jet-sukhoi-su-35-atraksi-di-hut-tni-2019
Urutan Terlama

Rakyat kelaparan pemerintah lagi lagi hambur hambur uang untuk hal yang ga begitu urgent
Ga habis pikir ana sama cara pemimpin negeri ini mengelola uang, ini negara bukan warung
Semoga dateng sebelum debat presiden 2019, kalau dateng setelah debat alamat keteteran pas debat militer, alutsista yang dateng zaman SBY semua
Antonov kek... ganti haluan donk...
Inilah salah 1 penyebab Rupiah melemah karena masih beli pesawat tempur dari negara lain yang tentunya bayar pake US$.
Quote:


nganu om, ini sukro eh eh sukhoi belinya pakai kerupuk ngga full dari apbn emoticon-Hammer (S)
kirain mau beli heli pengangkut osprey.. ataw kalo mau hercules yg ac 130 buat tempur sekalian
rasa nya hercules udah jadul deh
Balasan post bani.bahlool
yang pasti pasti aja lockheed martin terbukti sebagai pabrikan mumpuni.
Balasan post bani.bahlool
Buang-buang duit aja, mending semua belanja dan riset militer dipending dahulu ngabisin dolar banyak bgt itu.....

emoticon-Ngakak

Quote:


Antonov kan pabrikan ukraina bray sampah itu barang bray, masih mending buatan chengdu aja yg teruji di indonesia timur

emoticon-Ngakak

Mending buatan pabrik airbus, Boeing atau LM aja lah yg sparepart-nya gampang dicari dan tersedia dipasar-pasar tradisional macam pasar blauran, pasar gembong, proyek senen, lindeteves, mester, asemreges, kemayoran.

emoticon-Ngakak
Quote:


Hercules itu buatan Lockhed Martin dan pabrik mereka di Amerika Serikat,mata uang Amerika Serikat itu US$.Jadi mau gak mau ya kalau mau beli harus pakai mata uang US$.Kalau gak beli pesawat?Alusista kita makin ketinggalan dengan negara tetangga pesawat herkules berguna untuk kirim logistik maupun prajurit dalam waktu singkat.Selain itu juga bisa difungsikan bila terjadi bencana sehingga bantuan dari Jakarta akan cepat tersalurkan ke lokasi bencana.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di