alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PKS Puji '2019PrabowoPre Siden': Kreativitas Itu Mahal
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b978ca232e2e63a798b4571/pks-puji-2019prabowopre-siden-kreativitas-itu-mahal

PKS Puji '2019PrabowoPre Siden': Kreativitas Itu Mahal

https://m.detik.com/news/berita/4206513/pks-puji-2019prabowopre-siden-kreativitas-itu-mahal



Jakarta - PKS memuji badan hukum perkumpulan tagar 2019PrabowoPre Siden sebagai bentuk kreativitas. Menurut PKS, kreativitas itu berharga mahal.

"Kreativitas itu mahal. Jadi apresiasi untuk pembuat tagarnya," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada detikcom, Senin (10/9/2018) malam.

Mardani menilai disahkannya 2019PrabowoPre Siden sebagai badan hukum merupakan hal yang baik dalam demokrasi. Pengesahan itu menurutnya menjadi koridor bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses Pilpres 2019.

"Cara paling baik dan sesuai dengan demokrasi memang sebaiknya berikan koridor bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses ini. Semua diberi izin dan difasilitasi," ucapnya.

Baca juga: Kontroversi Siasat Nakal '2019PrabowoPre Siden'

Deklarator gerakan 2019 ganti presiden mengatakan perkumpulan 2019PrabowoPre Siden bisa belajar dari gerakan yang dibangunnya. Menurutnya, apa yang terjadi pada gerakan tagar 2019 Ganti Presiden menjadi contoh pengekangan.

"Yang terjadi pada kami tagar 2019GantiPresiden dapat jadi contoh pengekangan," ujar Mardani.

Saat ditanya apakah dirinya bakal mendaftarkan tagar 2019 Ganti Presiden sebagai badan hukum, Mardani mengaku belum punya niat tersebut. Menurutnya, tagar 2019 ganti presiden sebagai gerakan sosial tidak mengikuti formalitas.

"Belum ada niat. Karena gerakan sosial biasanya tidak ikut formalitas. Dia mengalir bersama sambutan masyarakat," tuturnya.

Pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan tagar 2019PrabowoPre Siden oleh Kemenkum HAM sendiri menjadi kontroversi. Menkum HAM Yasonna Laoly mengatakan notaris yang mendaftarkan perkumpulan tersebut menggunakan siasat dengan cara agak nakal, yakni menggunakan spasi pada kata 'Presiden'.

Baca juga: Inisiator: Yasonna Dapat Info Tak Utuh soal '2019PrabowoPre Siden'

"Notaris yang mendaftarkan perkumpulan itu agak nakal. Dia menyiasati dengan mendaftarkan PERKUMPULANTAGAR2019PRABOWOPRESI DEN atau #2019PrabowoPresi den. Untuk menyiasati sistem, dibuat spasi antara kata 'Presi' dan 'den'," jelas Yasonna dalam keterangan tertulis, Senin (10/9/2018).

Sementara itu, inisiator 2019PrabowoPresiden membantah menggunakan siasat nakal saat mendaftar ke Kemenkum HAM. Gerakan 2019PrabowoPresiden didaftarkan ke Kemenkum HAM untuk memiliki aspek legalitas.

"Kami juga permohonan ke instansi, kami ikuti AHU (Administrasi Hukum Umum, red). Ya keluarnya begitu ya begitu. Nggak boleh dibilang penyiasatan nakal, faktanya kami ikut itu," ujar Inisiator Gerakan Nasional Prabowo Presiden, Sufmi Dasco Ahmad, saat dihubungi, Senin (10/9).


Ya memang mahal 500 miliar, belum tentu menang emoticon-Hammer2
Seriusan Pre Siden emoticon-Leh Uga
emoticon-Leh Uga kreatif sebelah mana nya
'2019PrabowoPre Sinden'


emoticon-Ultah
Pesinden emoticon-Salam Kenal
politikus ngomong..
aturan hukum dicari celah.. tapi kayak pemikiran anak2.. celahnya maksa.. emoticon-Big Grin
#2019guremkanpks
ini baru kreatifemoticon-Ngakak (S)
Bagi pks curang = kreatif, menghalalkan segala cara #2019guremkanpks
Geser bukan gusur
Rumah lapis bukan rumah susun
DP0 rupiah bukan 0%
Dibohongi pake/dengan ayat ala buni yani

Semuakreatifkam pret

emoticon-Leh Uga
Diubah oleh takebeer212
kreatif apanya?
merusak tata bahasa indonesia saja

emoticon-Traveller
Balasan post narji
Quote:


Menurut dia itu kreatif gan emoticon-Big Grin
wkwkwkwk di depok ada tuh yg model begini. 'i am geprek bensu' yg niru2 'ayam geprek bensu' emoticon-Leh Uga
Kelihatan gak pede banget, karena gk ada nilai jualnya


emoticon-linux emoticon-Traveller
kreatifitas tanpa batas mangstaaabbbb


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di