alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ketua Fraksi Nasdem: OK OCE Produk Gagal
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b94ebcba09a39871c8b4568/ketua-fraksi-nasdem-ok-oce-produk-gagal

Ketua Fraksi Nasdem: OK OCE Produk Gagal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerakan Relawan Jokowi (GRJ) mendeklarasikan diri di Gedung Joang '45, Menteng, Jakarta Pusat. Saat memasuki sesi diskusi, program Pemprov DKI Jakarta yang dinamai OK Oce turut disinggung dan dikritik.

Kritik tersebut dilontarkan oleh Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus. Ia meyakini ketika kubu pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menggaungkan isu ekonomi maka kubu pejawat Joko Widodo-Ma'ruf Amin pasti memenangkan Pilpres 2019.

Sebab, kubu lawan khususnya cawapres Sandiaga Uno belum memiliki cerita sukses dalam kebijakan ekonomi. "Kita lihat Sandiaga Uno waktu menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI yang mencetuskan program OK Oce. Namun program itu adalah produk gagal," kata Bestari, Ahad (9/9) siang.

OK OCE atau One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship adalah program pembinaan kewirausahaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di bawah Suku Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov DKI Jakarta. OK Oce digagas oleh Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.Tujuan utama program ini adalah untuk menumbuhkan 200 ribu wirausahawan baru di Ibu kota.

Baca juga, Sandiaga akan Adopsi Program OK OCE Secara Nasional.

Bestari mengatakan, program itu menelan anggaran hingga Rp 98 miliar untuk tahun 2018. "Namun, setelah dibedah isi anggaran program itu banyak untuk persiapan keperluan ruangan. Seperti beli AC (air conditioner) dan segala macam yang tidak terkait langsung untuk kemaslahatan masyarakat," klaimnya.

Selanjutnya saat realisasi program OK OCE, masyarakat hanya mendapat fasilitasi sampai tahap pembinaan tanpa ada bantuan modal. Para peserta, kata Bestari, menyayangkan dan menyesalkan program OK OCE yang hanya sebatas pembinaan wirausaha.

"Itu hanya pendidikan saja. Jangan dididik terus. Orang bolak-balik kecamatan hanya didik terus. Mereka butuh akses permodalan," kata Bestari.

Menurut dia, sejauh ini ada 45 ribu lebih pendaftar OK Oce secara online dan telah dicatat sebagai peserta. Namun, nyatanya yang baru difasilitasi hingga akses permodalan baru sekitar 150 orang. Sisanya belum mendapatkan nasib jelas meski sudah menjalani pendidikan hingga 2,5 bulan. "Makanya saya katakan bahwa ini hanya program lips service," ujar dia.

Sandi sebelumnya menyatakan akan membawa program OK Oce ke tingkat nasional. Kendati demikian, menurut dia, untuk menjadikan program OK OCE secara nasional masih perlu perhitungan yang sangat serius.

"Tentunya ini perlu perhitungan yang sangat matang, dan perlu membangun konsolidasi yang lebih berwawasan dan berkemajuan karena ini levelnya secara nasional," kata Sandi.

https://www.republika.co.id/berita/n...e-produk-gagal

98M yg sia2, dari 45 ribu yg daptar cuma 150 orang doang yg jadi pengusaha baru, itupun konco2 nya dari pks emoticon-No Hope

Tepatnya:
Pada Senin ini, OK OCE telah beranggotakan 41.479 warga DKI. Angka ini melebihi target 40.000 untuk satu tahun. Dalam rapat monitoring dan evaluasi pada Kamis lalu, terungkap bahwa sekitar 34.000 di antaranya statusnya sekadar mendaftar.

Sejak April 2018 lalu, Bank DKI tercatat sudah menyalurkan kredit secara massal kepada 152 anggota OK OCE. Mereka mendapatkan kredit dengan maksimal plafon Rp 10 juta dengan tingkat bunga tujuh persen.
https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/16/07143201/ok-oce-lampaui-target-jumlah-anggota-tetapi-tak-punya-dasar-hukum

Gaji Pendamping OK OCE Tembus Rp32 M Per Tahun
https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180608143659-20-304591/gaji-pendamping-ok-oce-diprediksi-tembus-rp32-m-per-tahu
Halaman 1 dari 2
Gembong: OK-Oce, Rumah Dp Nol Rupiah, OK-Trip Mangkrak
Pembangunan rumah dp nol persen belum juga dimulai sampai kini.

Jakarta, Gesuri.id - Sandiaga Uno melepas jabatannya sebagai Wagub DKI dan pergi dari Balai Kota tak hanya meninggalkan program OK-Oce, tapi juga dua program populer lain saat kampanye tahun lalu yaitu Rumah DP 0 Rupiah dan OK-Otrip. Dua program itupun tersendat hingga sekarang.
Baca: OK Oce, Gembong: Apalagi Level Nasional, Jakarta Saja Gagal
Pada program Rumah DP 0 Rupiah, misalnya, pemerintah sudah melakukan peletakan batu pertama alias groundbreaking pada Februari 2018. Namun, pembangunan rumah ini belum juga dimulai sampai kini.
Program rumah di Duren Sawit, misalnya, sejak Februari lalu sudah ramai didatangi warga untuk memesan. Warga sudah mengisi daftar permohonan rumah, meninggalkan alamat dan nomor telepon. Faktanya, setelah lima bulan, pembangunan di sana belum juga dimulai. Tanah yang rencananya digunakan masih kosong.
Program macet ini lantaran masih kosong payung hukum. Sandi menolak berkomentar soal program DP 0 Rupiah yang nyaris gagal itu.
“Saya tidak mau komentar tapi kemarin sudah keluar payung hukumnya,” kata Sandiaga, belum lama ini di Hotel Grand Aston, Jakarta.
Namun, klaim itu dibantah oleh Gembong Warsono, ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta. Menurut Gembong, program DP 0 Rupiah sampai saat ini belum memiliki payung hukum. "Sekarang Rusun DP 0 Rupiah belum jelas programnya. Dia mau bangun lagi, ya sulit," ujarnya.
Nasib sama terlihat pada program OK Otrip. Pemerintah DKI Jakarta sudah menguji coba program "transportasi terintegrasi" ini, tapi gagal dalam tiga kali uji coba.
Per April 2018, dari lima trayek yang dilayani OK Otrip, tak lebih dari 100 unit kendaraan yang beroperasi. Lima trayek itu yakni Duren Sawit, Rorotan, Kampung Rambutan, Pondok Labu, dan Warakas.
Saat masih menjadi wakil gubernur, Sandiaga mengakui penambahan unit untuk OK Otrip memang tak mudah. Masalah birokrasi masih menjadi alasannya. Padahal Sandiaga menargetkan pada akhir 2018 akan ada 2.000 unit angkutan yang terintegrasi dengan OK Otrip.
Baca: Gembong: Rp100 Miliar 'Cuma-Cuma', Program OK OCEKemana?
Lalu bagaimana kelanjutan program-program ini?
Sandiaga berkata bahwa program-program ini—OK-Oce, Rumah DP 0 Rupiah, dan OK Otrip tetap akan dilaksanakan oleh Pemda DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan.
“Sudah saya koordinasikan dengan Pak Gubernur,” ujarnya.
Quote:
Ga jelas lo Nasdem taeek!!
Gara2 surya paloh mafia impor, dolar mentoket!!
Bunga 7%

Oke oce program yg lebih maksiat dr berzina dgn pelacur 36×


Udah gitu gagal lg...


dunia gagal masuk neraka iya

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Namanya juga okeh ngoceh
Ya diajarin supaya ngocehnya okeh
Kayak pencetusnya ntu
emoticon-Leh Uga
milayaran cuma buat didaftarin, jualan juga kagak ada..ngimpi aja mau profit emoticon-Ngakak
Balasan post 54m5u4d183
coba dibantah

Quote:


kalo itu seperti yang felling Ane katakan emoticon-Big Grin

gak tau rumah depe nol neh ceritanya emoticon-Big Grin
Diubah oleh buceros
Sekarang uda 51k anggota

Ketua Fraksi Nasdem: OK OCE Produk Gagal
Diubah oleh tarminator
Balasan post maulinho13
Quote:


Jangan remehkan kekuatan kata2 emoticon-Ngakak (S)
Gembar gembor heboh
Ketauan mending ikut arisan ruma atau arisan mapan tuh, dari gojek grup

jiah pengusaha kampung aja dah paham OKE OCE produk kampanye.

Yang bilang sukses pasti lagi kampanye
Lebih gagal mana nih.. Joko ato sandi?
makanya harus terus riset,biar dapat produk2 baru,spt narkoba :shutup
Balasan post ojo.kuwi
Quote:


Bandingkan saja waduk Pluit dengan PKL tanah Abang yang tutup jalan
Pendaftaran OK OCE harus meregistrasikan ktp juga ga ya?
Anggota OK OCE kasih pencerahan dong
Diubah oleh m4rs08
Dikira gampang kali buka usaha. Jangan terpengaruh mentah2 sama ocehan begini. Mereka sih enak aja ngomong. Pas praktek ..... DUAAAARRRRR. Kaga bisa
emoticon-Wakaka
50rb pengusaha baru, hasilnya NOL
Balasan post ojo.kuwi
Dgn bus transjakarta yg karatan gmn?
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di