alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b94721a529a4517278b4567/sandiaga-uno-yang-mempermalukan-emak-emak

Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak

Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak
Sandiaga Uno sering menyebut emak-emak, tapi tujuannya untuk mempermalukan. Sandi kebiasaan, mengutip nama seorang emak, dari sana sini, tapi informasi yang diucapkan, tidak akurat, bahkan membuat malu.
Sebut saja Sandi mengutip seorang emak dengan menyebutkan kalau uang 100 ribu untuk belanjaan hanya dapat bawang dan cabe. Ucapan Sandi ini sama saja dengan mempermalukan kalangan emak se-Indonesia.

Emak-emak adalah kalangan yang sangat tahu belanjaan, bahkan harga satuannya. Saya sering ikut istri belajar baik ke warung dan ke pasar. Kalau lihat emak-emak nawar, rada "mengerikan". Belanja yang sedikit-sedikit bisa ditawar dua ribu, seribu bahkan 500 pun dipertahankan.

Saya lihat ada kepuasan di kalangan emak-emak apabila berhasil menaklukkan pedagang dengan tawaran harganya. Ini soal prestasi dan prestise (kebanggaan).
Jadi Sandi, kalau hanya mau dapat bawang dan cabe, tak perlu dengan uang 100 ribu, dengan uang 1000 pun emak-emak akan dapat itu!

Soal uang 1000 dapat berapa butir bawang dan beberapa pucuk cabe itu soal lain, tapi pastilah bisa didapat. 100 ribu kalau cuma mau beli bawang dan cabe juga bisa, tapi ini bukan buat masak, mungkin buat luluran Sandi Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak😁
Tengoklah, dengan segala tehnik dan strategi, bagaimana emak-emak mulai dari merayu dan menaklukkan pedagang, mulai berdebat hingga menyuguhkan argumentasi, yang khas emak-emak.

Emak-emak datang ke pedagang agak siang.
"Wah uda laku ya, pada habis nih dagangan, untung banyak nih," kata emak-emak.
Si pedagang tidak ada pilihan akan jawab "Alhamdulillah Mak, rizki nih"
Tapi jawaban pedagang masuk perangkap, Emak-emak akan bilang.
"Ya uda deh, bawang cabe serebu aja, yang sisa-sisa, buat mepes, buat si bontot".
Pedagang gak bisa ngeles. Kalau coba-coba dia ngeles, dengan kasih alasan.
"Wah cabe, bawang mulai mahal Mak, ini mulai musim hujan,"

Si Emak akan balas, "Mana ada hujan, di sini gak pernah hujan" ---di sini dengan di tempat pertanian cabe dan bawang? Emak buru-buru koreksi argumen--"Aku liat di tv, di Jawa belum hujan tuh, banyak yang kekeringan, di Sumatera Kalimantan malah banyak kebakaran hutan, gara-gara hujan kagak turun-turun,"

Pedagang gak bisa ngeles. Mau ngeles lagi, Emak akan siap dengan jurus pamungkas: ancaman.
"Ya kalau serebu kagak bisa dapat bawang dan cabe, aku minta tetangga si Siti aja, lagian cuma serebu perak!"
Pedagang kalau sudah diginiin sama emak-emak ibarat petinju yang KO, sudah kena upper cut, kolornya melorot. Emak-emak menang TKO! Biasanya pedagang gak akan sampe ke babak ini, ini sama saja mengobarkan perang ke emak-emak langganannya. Bisa ditinggal pelanggar benar dia.

Inilah tehnik emak-emak menaklukan pedagang, mulai strategi merayu, berdebat hingga ancaman.
Dulu saya juga sering menemani emak saya belanja, dan diajari tehnik menawar dan menaklukkan pedagang.
Kata emak saya, kalau belanja di pasar yang kita gelap soal harganya harus membandingkan tiap kios untuk tahu patokan harga. Tidak bisa hanya ke satu kios terus beli. Cara ini memang makan waktu, dan bagi yang tidak tahu, sering ngeluh, "emak-emak belanjanya lama!" Padahal emak-emak sering "thawaf" di pasar hanya untuk membandingkan harga.
Kemudian, kata emak saya, kalau nawar jangan tanggung-tanggung, tawar sampe separoh harga. "Ya, emak saya memang "tega" kalau soal tawar harga" Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak😁 pasti pedagang akan nurunin harganya, kita naikin dikit-dikit, inilah proses tawar menawar, mulai dari tehnik merayu, sampai berdebat. Intinya sabar dan pelan-pelan naikin harga, kata Emak saya.
Jurus pamungkas dari emak saya, kalau sudah lama tawar menawar masih deadlock, "pura-pura pamit pergi" Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak😁 kalau pedagang memanggil, dia kena jebakan. Kalau tidak dipanggil lagi, cari di kios lain, inilah yang bikin emak-emak kalau belanja lama. Kalau sudah ke kios-kios lain tawar menawar ternyata harga di kios pertama tetap lebih murah, dengan modal senyum kita kembali lagi dan ambil barangnya. Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak😁

Cerita di atas saya cuma mau kasi tahu, bagaimana emak-emak sangat detail dalam melihat barang dan harganya, 500 perak aja dipertahanin! Banyak pedagang yang menyerah, tidak mau lihat emak-emak marah sebagai langganannya dan ngeloyor pergi ke pedagang lain. Hati-hati ngadepin emak-emak.

Belum lagi selesai soal 100 ribu hanya dapat bawang dan cabe, kini Sandi bicara tempe yang setipis ATM. Emak-emak lagi yang dibawa-bawa. Astagaaaaaa!

Seirit-iritnya emak-emak gak akan tega mengiris tempe goreng setipis ATM! Kalau benar tempe setipis ATM sudah ada revolusi emak-emak!

Sebagai usul, Semoga Sandi mau "blusukan" ke pasar-pasar, benar-benar bertemu emak-emak, bukan nama emak-emak fiktif yang ia selalu bawa-bawa. Apakah Sandi masih menemani istrinya belanja? Apakah dia masih melihat wujud tempe sebelum digoreng? Melihat hamparan tempe di lapak-lapak pedagang. Atau dia sudah tinggal makan saja yang tersedia di meja.

Tapi begitulah Sandi, yang katanya mengutip emak-emak bukan menyampaikan aspirasi mereka, bukan membanggakan mereka bagaimana mengatur uang belanja, tapi malah mempermalukan dengan membuatnya bahan tertawaan.
Semoga Sandi, sadar akan hal ini.

DANIEL SAPUTRO


[ltr]#ThePowerOfEmakEmak[/ltr]
Halaman 1 dari 2
Mempermalukan emak gimana..
Biasa saja tuh..
Faktanya Cuman nagih janji..

Rakyat itu sudah ikut berpartisipasi nyoblos, milih, ngasi mandat utk mimpin, serta ikut taat pajak..lha sekarang rakyat tinggal nagih itu janji janji sang presiden..salah?? Dituduh makar?? mana janji pertumbuhan indonesia bakal meroket??manaaaa???

Goblok aja masih pecaya model pemerintahan yang membuat rupiah kian terus anjlok..janji janji kampanye tidak terpenuhi bahkan sekedar omong kosong / bualan seperti tidak bagi2 kursi, pertumbuhan ekonomi 7 persen, gak bakal ada impor..
Pemilih model tersebut Dungu level akut..sudah terlalu mengkonsumsi pencitraan dengan dosis yang berlebihan..
makluk ini bikin berita cerpen mulu di BP tapi ga pernah ditindak..

Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak
Diubah oleh hoktod.babi
Sebenarnya bukan karena rupiah anjlok tapi dollar yang menguat karena banyak faktor. Tidak hanya negara kita yang mengalami, tapi bagusnya kita sekarang memiliki fundamental yang kuat sehingga tidak sampai kayak tahun 98. Harga makanan juga masih normal.

Kalo memang bang sandi punya program bagus ya silahkan. Tapi kalo cm mengkritik tanpa solusi, ya buat apa.

Siapa yg menabur dusta akan menuai kebohongan. Sekali berbohong akan tetap dicap pembohong. Jakarta buktinya.

Itu emak2 korup milenial belanja 100rb dpt cabe bawang doang... Gw laporin Roy Sukro, kelar idup lo beserta panci dan perabotan lain nya 😁😁

Kalau siang sandi,,kalau malam sindi,,wajar mulutnya kek emak emak,emang dasar,bencong,sengaja merekrut wanita sbp wanita muda menyebar gosip,

Sekong seneng amat nyinyir yak, kalah kudanya Wowo. Tempe 1 papan aja masih banyak yg goceng, cabe bawang 30rb jg udah lumayan, minyak 11rb/ liter udah dpt yg kemasan. Kalo mau nyinyir cari fakta yg bener, biar ga ketara begonya!!!

Lagian dipercaya karangan dia. Karangan terbodoh sedunia...ga pke mikir2 lg. Pelecehan kaum emak2, yg dianggap pd bodoh semua.
Balasan post hoktod.babi
Quote:


Siapa bilang gak ditindak ? gw udah kena Autobanned 3x. Dan dihapus postingannya puluhan kali. Tapi gw gak bakalan menyerah.
emaknya om uno kan beda ama emak kebanyakan.
cabe yg dibeli mungkin saja yg kualitas ekstra super premium
klo di negara lain seperti malaysia, turki, rakyatnya mendukung pemerintah menghadapi krisis keuangan
Masih pagi udh mendongeng aja emoticon-Cape d...
Balasan post madridist
Quote:

harus orang yg ga tau aturan kayak lo udah permanen.

udah ditegur berkali kali tetap aja ngelakuin langgar aturan. kan goblok namanya tong
Balasan post madridist
Waduh gan efek persekusi kali gan.....ikut bersedih gan.....
100rb cuma dapat cabe bawang ? emoticon-Wakaka

Gw tiap pagi kasih bini duit 50rb buat ke pasar
Dapat ikan, tempe, sayur, cabe,bumbu dapur
Kalau ayam / daging sapi emang harus beli terus2an ya ?

Gas melon 22rb, ok beli per bulan ? Per Minggu ?
Ane sih tiap 1bulan ganti 1x

Kecuali anda masak tiap hari dan tiap hari ganti pas melon dah baru boleh bilang 100rb cuma dpt cabe bawang.....
Manusia di kasih akal pikiran, di pake dan di putar dikit ,jgn cuma di buat nyinyir aja
Sandiaga Uno yang Mempermalukan Emak-emak
Balasan post masmomon
Jangan belanja cabe cabean gan pasti auto mahal......tempat jualan cabe itu di pasar.....cabe cabean saya ngga tau....emoticon-Ngacir
Balasan post emangon
Quote:


Rakyat indonesia ada yang dapet bayaran dan pas tahun politik jadi yah harap maklum saja mungkin juga dalam hati nya prihatin sebagai sesama warga Indonesia tapi karena terima bayaran buat dapur ngebul yah seperti ini rupanya!
Balasan post vinsky
Quote:


Nasbung butuh 1 tabung gas melon perharinya untuk menggantikan lem aibon emoticon-Leh Uga
Ema ema atau tengkulak?
Balasan post madridist
Quote:


Minimal kasih berita bre....buat pantes2an aja....

Keep nulis..... emoticon-Angkat Beer
sdh jelaskan siapa penebar hoax emoticon-Leh Uga
Belanjanya di super mall kali?
berita maha penting.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di