alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9463f856e6af2a608b456f/polda-riau-periksa-uas-terkait-kasus-dugaan-penghinaan-di-media-sosial

Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial

Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial

Jakarta, IDN Times - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau melakukan pemeriksaan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai saksi korban atas kasus dugaan penghinaan terhadap dirinya. Penghinaan tersebut diduga dilakukan atas nama akun media sosial Facebook berinisial JB. "Alhamdulillah, hari ini UAS sudah memberikan keterangannya pada penyidik atas dugaan tindak pidana penghinaan yang diduga dilakukan oleh seseorang yang memiliki akun facebook JB," kata Ketua Tim Pengacara UAS, Zulkarnain Nurdin, di Pekanbaru pada Sabtu (8/9) seperti dikutip dari kantor berita Antara. 


1. Penyidik memberikan 10 pertanyaan kepada UAS
Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial
Zulkarnain mengatakan, pemeriksaan UAS berjalan lancar. Ada sekitar 10 pertanyaan yang diberikan penyidik kepada UAS.  Semua pertanyaan itu, kata Zulkarnain dijawab baik, lengkap, dan lancar oleh UAS. Selama pemeriksaan, lanjutnya, UAS didampingi dirinya dan tiga advokat lainnya yakni Aziun Asyari, Aspandiar, dan Wismar Haryanto. Turut mendampingi juga Ketua Bidang Agama Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Gamal Abdul Nasir. 


2. FPI Pekanbaru turut menjadi saksi UAS
Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial
Penyidik Polda Riau juga memeriksa tiga atau empat saksi lain pada Sabtu kemarin, di antaranya adalah Front Pembela Islam Kota Pekanbaru dan juga dari media massa. Atas pemeriksaan ini, Zulkarnain mengapresiasi penyidik Polda Riau karena prosesnya cepat sekali sejak dilaporkan pada Kamis (6/9) lalu. Menurutnya, ini sesuai asas yang tertera di Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana yakni asas peradilan cepat, sederhana, dan berbiaya ringan. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah gelar perkara, lalu secepatnya limpahkan ke kejaksaan. Kalau sudah P21 ke pengadilan, sehingga ada kepastian hukuman," ujar dia. 


3. Berharap pelaku dijatuhi hukuman maksimal
Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial
Pihak kuasa hukum berharap pelaku dapat dihukum maksimal karena telah mencemarkan nama baik, menghina, membuat perasaan UAS menjadi tersakiti dan tidak nyaman, yakni sesuai pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp750 juta. Sebelumnya, terduga pelaku JB membuat postingan hinaan terhadap UAS dengan narasi keturunan dajjal. Dia lalu dibawa ke Riau pada Rabu (5/9) malam oleh FPI Pekanbaru, setelah secara persuasif meminta yang bersangkutan menyerahkan diri. Karena kasus ini delik aduan, LAM melalui LBH yang diketuai Zulkarnain Nurdin mengambil langkah melaporkan terduga pelaku penghinaan tersebut. Lembaga itu merasa berkepentingan karena UAS juga merupakan pengurus Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, apalagi sudah bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara.


Sumber : https://www.idntimes.comnews/indones...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial Selain Kartika Putri 5 Artis Ini Juga Menikah dengan Ustaz

- Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial Sempat Dicekal Gus Ipul Ajak UAS Lanjutkan Dakwah di Jatim

- Polda Riau Periksa UAS Terkait Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial Ditolak di Berbagai Daerah Cak Imin Tawarkan Solusi untuk UAS

Pertamax emoticon-Stick Out Tongueertamax
Diubah oleh mirhamh


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di