alexa-tracking

Investor Harap Waspada! Rupiah Bisa Babak Belur Pekan Depan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9421ae1a9975987e8b4567/investor-harap-waspada-rupiah-bisa-babak-belur-pekan-depan
Investor Harap Waspada! Rupiah Bisa Babak Belur Pekan Depan

Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang pekan ini, rupiah melemah 0,61% melawan dolar AS di pasar spot, dari Rp 14.725/dolar menjadi Rp 14.815/dolar AS. Namun, investor di pasar keuangan tanah air menyambut akhir pekan dengan senyuman.

Pasalnya, rupiah menguat dalam 2 hari perdagangan terakhir di pekan ini, masing-masing sebesar 0,3% dan 0,47%. Tak hanya rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut menguat pada perdagangan tanggal 6 dan 7 September.

Memasuki pekan depan, investor nampaknya harus hati-hati. Pasalnya, rupiah berpotensi babak belur lagi.


Penyebabnya adalah semakin mencuatnya persepsi mengenai kenaikan suku bunga acuan sebanyak 4 kali pada tahun ini oleh the Federal Reserve. Hal ini terjadi pasca rilis data tenaga kerja yang menggembirakan pada hari Jumat.
PILIHAN REDAKSI
Upah Tenaga Kerja AS Agustus Melesat, Dolar AS Perkasa Lagi
Hati-hati! Potensi Rupiah Melemah Masih Ada
Ini yang Buat Rupiah Tertekan Versi Anwar Nasution

Penciptaan lapangan kerja sektor non-pertanian periode Agustus diumumkan di level 201.000, mengalahkan konsensus yang dihimpun oleh Reuters yang sebesar 191.000. Sementara itu, tingkat pengangguran periode Agustus diumumkan di level 3,9%, sama dengan capaian periode Juli namun lebih tinggi dari ekspektasi yang sebesar 3,8%. Tingkat pengangguran yang sebesar 3,9% tetap saja merupakan level yang sangat rendah bagi AS.

Kuatnya kedua data tersebut lantas didukung oleh kenaikan rata-rata upah per jam periode Agustus yang sebesar 0,4% MoM, kenaikan terkencang pada tahun ini. Capaian tersebut juga cukup jauh di atas estimasi yang sebesar 0,2% MoM.

Sebagai informasi, data tenaga kerja merupakan salah satu pertimbangan utama the Fed dalam menentukan kebijakan suku bunganya. Data lainnya yang digunakan oleh the Fed adalah inflasi, dimana terkait hal ini the Fed disebut-sebut menggunakan Core Personal Consumption Expenditure (PCE) Index sebagai patokannya. Pada bulan Juli, Core PCE Index tumbuh sebesar 2% YoY, sudah sesuai dengan target inflasi the Fed yang sebesar 2%.

Mengutip situs resmi CME Group yang merupakan pengelola bursa derivatif terkemuka di dunia, berdasarkan harga kontrak Fed Fund futures per 8 September 2018, kemungkinan bahwa the Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 4 kali pada tahun ini naik menjadi 77,6%, melonjak dari posisi per 6 September yang sebesar 68,6%.

Seiring dengan semakin mencuatnya persepsi mengenai kenaikan suku bunga acuan sebanyak 4 kali, dolar AS pun perkasa. Pada perdagangan kemarin, indeks dolar AS yang menggambarkan pergerakan greenback melawan mata uang utama dunia lainnya menguat sebesar 0,33%.

Rilis data tenaga kerja dan penguatan dolar AS yang signifikan terjadi kala pasar keuangan Indonesia sudah tutup. Ketika perdagangan dibuka kembali nantinya pada hari Senin (10/9/2018), hampir bisa dipastikan bahwa rupiah akan mendapatkan tekanan yang besar.

Kian Tipis
Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) justru mengumumkan cadangan devisa per Agustus di level US$ 117,9 miliar, turun US$ 410 juta dari periode sebelumnya. Posisi ini merupakan yang terendah sejak Januari 2017. Penurunan cadangan devisa terjadi seiring dengan langkah BI dalam melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah.
Foto: Infografis/Cadangan Devisa/Edward Ricardo

Mengkerutnya cadangan devisa tentu membuat amunisi dari bank sentral dalam menahan pelemahan nilai tukar kian terbatas. Investor yang khawatir mengenai hal ini bisa semakin terdorong untuk melepas rupiah dan beralih memeluk greenback.


TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)

https://www.cnbcindonesia.com/market/20180908160515-17-32336/investor-harap-waspada-rupiah-bisa-babak-belur-pekan-depan

selama bakso masi 10rb, masi aman....ngapain waspada kata nastak?
image-url-apps
santai aja bakso babi masih 10 ribu bray emoticon-Traveller
image-url-apps
Memang bener nyantai aja... Panik malah bikin runyam.

Kek ente belanja pake dolar aja bung nasbung tuwolol emoticon-Ngakak
KASKUS Ads
image-url-apps
Nasbung onta rabies..kip kaing kaing ya
emoticon-Imlek
image-url-apps
harus ekspansi dalam ekonomi, biar rupiah merajai emoticon-Traveller
image-url-apps
Eksport mobnas esemka , ngembaliin cadev yg kemaren dibakar
image-url-apps
ada benernya sih, kmrn ane liat gerakannya bambu-bambu gan, sentimen negatif masih kental terasa

image-url-apps
Quote:
image-url-apps
jual sebagian portofolio yg minus

beli emas...

emoticon-thumbsup
image-url-apps
Kayanya emang bakal babak belur lagi deh.
Estimasi ane bisa ampe 14,9
emoticon-Takut
image-url-apps
Quote:


Ekspor cebong ke Mengleng
×