alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
KEANEHAN HUKUM PENAWARAN
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9383c360e24b633b8b4571/keanehan-hukum-penawaran

KEANEHAN HUKUM PENAWARAN

Setelah ane pikir2 sepertinya ada keanehan dalam Hukum Penawaran (dalam ilmu ekonomi)
yang berbunyi " "Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan.” Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus)."
Karena menurut ane Hukum Penawaran itu bertentangan dengan realita yang ada dalam dunia bisnis dimana produsen bisa saja memproduksi barang lebih banyak jika bisa mendapatkan keuntungan lebih.

Contoh 1 :
Misalnya di kota A belum ada produsen Roti, lalu ada seorang pengusaha berniat memproduksi roti di Kota A,
akhirnya pengusaha tersebut memproduksi roti dan dijual dengan harga 7 ribu , dimana keuntungan satu rotinya 2 ribu.
ternyata dengan harga 7 ribu, roti yang terjual laku sebanyak 100 buah perhari, sehingga keuntungan totalnya 200 ribu perhari.
akhirnya pengusaha tersebut berniat menurunkan harga rotinya menjadi 6 ribu perbuah dengan harapan penjualannya meningkat.
ternyata setelah harga rotinya diturunkan menjadi 6 ribu penjualan rotinya mencapai 300 buah, sehingga keuntungannya mencapai 300 ribu perhari.

kalau menggunakan akal sehat tentu saja pengusaha roti tersebut akan memilih menjual roti dengan harga 6 ribu, karena keuntungannya akan bertambah

Contoh 2 :
Misalnya pengusaha roti  tersebut biasanya menjual roti sebanyak 100 buah perhari dengan harga 7 ribu,  yang mana keuntungan perbuahnya 2 ribu. 
kemudian ada orang yang ingin membeli roti dalam jumlah banyak, katakanlah 50 pcs. tetapi pembeli itu meminta potongan harga karena buat dijual lagi , pembeli itu meminta harga rotinya 6 ribu perbuah.

kalau menggunakan akal sehat tentu saja pengusaha roti tersebut akan bersedia memenuhi keinginan pembeli tersebut karena keuntungannya akan bertambah.


contoh 3:
setelah melihat kesuksesan pengusaha roti tersebut, ada seorang pengusaha lain yang ingin membuka usaha roti juga di kota A.
dengan pertimbangan bisnisnya, pengusaha baru tersebut akan menjual roti dengan harga lebih murah yaitu seharga 6 ribu perbuahnya.
artinya ketika pengusaha roti baru tersebut menjual roti produksinya di kota A, penawaran roti di kota A bertambah tetapi harga rotinya menjadi turun

artinya dari ketiga contoh diatas menunjukkan bahwa hukum penawaran dalam ilmu ekonomi tidaklah berlaku.

mohon pencerahan dan bantahannya 

trims 

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
umm gua gatau kalau hukum penawaran yang gua tau hukum permintaan dan penawaran

jadi harga jual itu adalah titik temu antara permintaan dan penawaran
contoh nyatanya ya saat kurban kemarin
permintaan akan kambing sapi naik sedangkan penawaran nya tidak naik mengakibatkan harga kambing sapi naik emoticon-Big Grin
contoh yang ente maksud kayanya lebih ke hukum permintaan dan penawaran

itu hukum penawaran asumsinya dalam keadaan max gitu permintaannya
lebih ke situasi ideal

contoh nya :
di suatu daerah katakanlah suka banget rokok dengan populasi 500 orang
semua penduduknya pecinta rokok
entah kenapa ga ada yang menjual rokok nah saya jual nih awalnya saya jual 1000 per bungkus, dengan persediaan 1000 bungkus
kita asumsikan lagi 500 orang tersebut membeli seluruh bungkus

lalu gw jual lagi 2000 per bungkus
kalau permintaan max(yang secara kehidupan sehari hari itu ga mungkin) pasti rokok terjual habis sampai ane jual 1 juta per bungkus pun tetap habis emoticon-Wakaka

intinya setau ane yang diaplikasikan ke dunia nyata itu hukun penawaran dan permintaan bukan hukum permintaan saja
CMIIW
Balasan post corysaktit
Quote:


kalo ngikutin hukum penawaran , harusnya penjual rokok akan menjual rokok dengan harga lebih tinggi dan quantity lebih banyak.
Balasan post the.stats
Quote:


Ngak bisa diterjemahkan Sesederhana gt gan...
Musti dilliat faktor lain Nya juga...
Contoh Klo rokok laku Dan konsumsi nya tinggi, otomatis biaya pembuatan rokok jg akan naik
Walau perokok jumlahnya tetap, tapi kemungkinan produsen justru bisa Bertambah karna Ada peluang pasar... Ekonomi makro cenderung Ngak bisa diukur sesederhana itu
Menurut ane sih 😋
Balasan post corysaktit
dari mana rumusnya kalo konsumsi tinggi maka biaya produksinya tinggi,
bukankah ada istilah economic scale dimana semakin banyak jumlah yang diproduksi maka biaya produksi semakin kecil
kalau konsumen tetap dan harga tetap tetapi karena ada peluang pasar, akan bermunculan produsen2 baru sehingga jumlah penawaran bertambah, artinya hukum penawaran nggak berlaku disini
lo hukum penawaran itu berlaku untuk ekonomi makro saja ataukah juga untuk ekonomi mikro juga ?
kalo memang susuah untuk memahami hukum penawaran dari sudut pandang ekonomi makro karena variablenya terlalu banyak,
mari kita bahas hukum penawaran dari sisi ekonomi mikro saja


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di