alexa-tracking

Trump Minta Jaksa Agung Selidiki The New York Times

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b936293d675d45f6c8b456b/trump-minta-jaksa-agung-selidiki-the-new-york-times
Trump Minta Jaksa Agung Selidiki The New York Times
Trump Minta Jaksa Agung Selidiki The New York Times
Ihsan Dalimunthe, CNN Indonesia | Sabtu, 08/09/2018 02:22 WIB
Trump Minta Jaksa Agung Selidiki The New York Times
Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Jaksa Agung Jeff Sessions untuk menyelidiki The New York Times, setelah kantor berita itu menerbitkan artikel soal upaya makar di tubuh pemerintahan AS.

"Jeff harus menyelidiki siapa penulis artikel itu karena ini masalah keamanan nasional," kata Trump di Air Force One, seperti dikutip AFP, Jumat (7/9).

Sebelumnya Trump sempat menantang The New York Times untuk mengungkap identitas seseorang yang mengaku sebagai pejabat senior Gedung Putih penulis editorial terbuka mengenai upaya penggulingan sang Presiden Amerika Serikat.

"Apakah para 'jurnalis' investigasi The New York Times akan menginvestigasi diri sendiri - siapa penulis surat anonim itu?" kata Trump melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (6/9).

The New York Times sendiri mengakui bahwa mempublikasikan editorial anonim memang "keputusan yang sangat jarang" mereka ambil.

Namun, mereka menolak mengungkap identitas penulis tersebut karena dapat membahayakan jabatan orang itu.

Penulis anonim itu menggegerkan AS ketika tulisannya dimuat di The New York Times. Dalam tulisan itu, ia membeberkan segala keburukan perilaku Trump yang membuat para pejabat Gedung Putih jengah.

Pejabat anonim itu pun menyebut para staf Gedung Putih kerap bersekongkol untuk menggagalkan agenda dan melemahkan kewenangan Trump, yang dianggap labil dan amoral sebagai pemimpin.

"Ada banyak pejabat senior di dalam kabinetnya sendiri yang bekerja dengan giat untuk menggagalkan sejumlah agendanya dan keinginan terburuknya," tulisnya.

Ia bahkan mengatakan bahwa sejumlah pejabat sudah mencari celah untuk menerapkan Amandemen ke-25 Konstitusi AS yang memungkinkan penggulingan seorang presiden jika dianggap "tak dapat menjalankan kewenangan dan tugasnya dalam pemerintahan."

Tak lama setelah editorial terbuka ini dirilis, Trump berkicau, "Makar?"

Sehari setelahnya, Trump menghadiri kampanye Partai Republik di Montana, di mana ia kembali mempertanyakan identitas penulis anonim itu.

"Tak ada yang tahu siapa dia. Pejabat negara tak teridentifikasi yang mengkhianati para pemilih untuk memaksakan agenda rahasia mereka benar-benar merupakan ancaman bagi demokrasi itu sendiri," ucap Trump.

Sementara itu, rumor terus bergulir di jejaring sosial, memperkirakan sosok di balik tulisan kontroversial tersebut.

Wakil Presiden, Mike Pence; Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo; Menteri Pertahanan, Jim Mattis; dan Direktur Intelijen Nasional, Dan Coats; berada di daftar teratas nama yang kerap diprediksi sebagai sosok tersebut.

Melalui pernyataan tertulis, keempat pejabat itu membantah keras segala tudingan yang diarahkan ke mereka. (DAL)

Sumber
gak heran,,libtard dari dulu cuman bikin kacau kerjaannya
sebagai negara paling demokrasi dimana kebebasan berpendapatnya ?
KASKUS Ads
Quote:


kalau bebas ngapain takut malah pake anonim. pake identitas asli dong harusnya
image-url-apps
Ane ketawa2 aja ngliat kubu demokrat.

Makin lama makin kecil suaranya.

Makin panik.

Si Trump mau di impeach/ digulingkan atas dasar apa?

Ga ada pelanggaran konstitusional gitu.
image-url-apps
.
menjaga identitas narasumber kan bagian dr kode etik jurnalis???
.
image-url-apps
Hehehe, berani berbuat berani bertanggungjawab
Media Amerika Kampanye Bersama Menentang Trump
https://www.kaskus.co.id/thread/5b76...enentang-trump
Hubungan antara media Amerika dengan presiden sejak lama bersifat simbiotik atau saling membutuhkan, walaupun kadang-kadang juga tampak bertentangan. Tapi sejak Presiden Donald Trump masuk ke Gedung Putih, hubungan itu praktis telah menjadi bermusuhan.
Trump berulang kali menyebut media sebagai “musuh rakyat”. Ia juga menyebut wartawan sebagai orang-orang “berbahaya dan sakit”, dan malahan menuduh wartawan bisa menyebabkan timbulnya perang

Sejumlah media Amerika menyatakan sudah muak dengan retorika presiden itu, yang mereka sebut “berbahaya.” Pada hari ini, Kamis (16/8), mereka akan melancarkan kampanye terkoordinasi yang belum pernah terjadi, dipimpin oleh harian Boston Globe, yang menyatakan bahwa “perang kotor melawan pers bebas harus diakhiri.”
Redaktur harian New York Times James Bennet mengatakan, “penerbit kami telah mengambil sikap tegas tentang hal ini, dan kami berpendapat tiba saatnya kita menunjukkan solidaritas, khususnya pada saat banyak surat kabar sedang mendapat tekanan komersial dan politik.”
image-url-apps


Quote:


di mari aja trit tanpa sumur di bredel momot.. emoticon-Stick Out Tongue
image-url-apps
Quote:
.
fyi, identitas deep throat wategate aja baru diungkap oleh jurnalisnya setelah lbh dr 30 tahun peristiwa watergate
.
itupun dibeberkan oleh jurnalisnya setelah sang deep throat nya sendiri yg membuka diri
.
melindungi narasumber adl kewajiban jurnalis
.
Quote:


Jadi sah2 aja kalau ada media dgn bernarasumber "anonim" yg katanya "kredibel" memberikan info fitnah tentang ente & keluarga ente ato capres junjungan ente?
image-url-apps
Quote:
.
waktu yg akan menjawab apakah media tsb melakukan fitnah atau tidak
.
dan nixon pun harus mundur gara2 watergate, yg awalnya di whistle blower kan oleh deep throat (yg ternyata orang fbi)
.
bukan musthil klo kita skrg sedang menyaksikan watergate yg baru
.
Quote:


Kalau rupanya fitnah gimana?
kek nomor 2 & 1 di video ini.


image-url-apps
Quote:
.
klo fitnah, berarti NYT nya yg guoblog ngegali kuburan sendiri, ga pake cek dan ricek narsum sebelum terbit
.
sorry ga ga liat yutubnya, mendingan kuota buat striming boke... kamsud gw striming bola emoticon-Malu (S)
.
Quote:


udah biasa mah ketauan gan media2 libtards kek CNN, NYT, NBC, Washington compost, dll bikin fake news tentang pemerintahan dari kubu Conservative (Republican)
tapi ya itu media2 di amrik kan didominasi mereka, ntar kalau kedapatan fake news tiba2 isu itu hilang, ganti nyerang pake bumbu lain lagi.

coba nonton aja laen kali gan kalau nemu hotspot. lucu loh... kegoblokannya.
image-url-apps
media liberal emang suka bikin gaduh. mana nih kaum liberal yg katanya toleran, kebhinekaan, cinta keberagaman. malah suka bikin berita hoax emoticon-Blue Guy Bata (L)

ayo pak trump bredel aja tuh corong2 liberal taik! emoticon-army
Kalau mau cara kasar yah di john f kennedy kan saja si trump, di mana ada kemauan di situ pasti ada jalannya.
Quote:


ente pendukung komunis china? emoticon-Matabelo

trump bukan boneka
image-url-apps
Quote:


tapi jaksa agung punya kewenangan utk investigasi
image-url-apps
Quote:
.
mari kita lihat
.
nyt dan wapo udah pernah menang sebelumnya saat kasus pentagon papers, supreme court memutuskan mereka berhak menulis berita walaupun pentagon papers dianggap classified, malah pemerintah yg dianggap lalai kenapa sampai dokumen bisa bocor
.
×