alexa-tracking

Dicium Kerabat Orangtua, Wajah dan Tubuh Bayi Ini Melepuh

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b934776a09a3936388b4567/dicium-kerabat-orangtua-wajah-dan-tubuh-bayi-ini-melepuh
Dicium Kerabat Orangtua, Wajah dan Tubuh Bayi Ini Melepuh
Dicium Kerabat Orangtua, Wajah dan Tubuh Bayi Ini MelepuhDicium Kerabat Orangtua, Wajah dan Tubuh Bayi Ini Melepuh
Bayi Affan. (Foto: Mazne Aznan/Facebook)


Jakarta - Seperti tradisi keluarga pada umumnya untuk mengunjungi saudara yang baru saja melahirkan. Namun, kasus yang dialami seorang ibu ini mungkin bisa menjadi pembelajaran bagi orangtua untuk berhati-hati ketika sang buah hati melakukan kontak dengan orang lain.


Karena kondisi bayi yang lemah, hal ini membuat mereka lebih mudah terinfeksi virus dan bakteri. Jadi, memungkinkan bagi bayi mengidap penyakit yang dibawa dari orang dewasa ketika situasi menjenguk berlangsung.

Kejadian semacam itu dialami oleh seorang ibu bernama Ummi. Setelah melahirkan anak ketiga, tak ada masalah kesehatan yang dialami oleh putranya. Namun, enam hari kemudian, Ummi melihat hal aneh seperti melepuh dari kulit bayinya.

"Tiga bagian yang melepuh juga disertai dengan nanah kuning," tulis Ummi di akun Facebooknya, dilansir dari World of Buzz.

Terjangkit impetigo

Melihat hal itu, Ummi segera melarikan putranya, Affan, ke rumah sakit. Mulanya dokter mengatakan bahwa kelainan kulit pada putranya bukan hal yang perlu dikhawatirkan karena tidak berbahaya.

Meski begitu, dokter merujuk Ummi dan putranya ke rumah sakit lain karena penyakit kuning. Tapi setelah mereka dipulangkan, seorang dokter bernama Dr Syed Jefrizal mendiagnosis penyakit yang dialami putra Ummi.

Diduga kuat bahwa Affan mengidap penyakit impetigo, yang merupakan penyakit kulit yang mudah dialami bayi dan anak-anak akibat infeksi.

Walaupun tidak berbahaya, penyakit tersebut terkenal menular. Baik dokter dan Ummi yakin mungkin salah satu kerabat yang mengunjungi Affan menjadi sumber infeksi.

Untuk menyembuhkan penyakit kulit tersebut, dokter memberikan krim. Sayangnya, penyakit itu semakin parah dan menyebar ke area tubuh lain, sampai akhirnya sang ibu mengambil tindakan untuk pergi ke rumah sakit kembali.

Bakteri Staphylococcus aureus

Setelah diberikan antibiotik, kulit Affan kemudian mulai mengelupas dan kembali didiagnosis sindrom kulit staphylococcal scalded. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus ini membuat kondisi kulit bayi menjadi kemerahan dan melepuh seperti terbakar.

Meski menghadapi berbagai masalah kulit, hanya butuh beberapa hari kemudian putra Ummi mulai membaik. Walaupun kulit sempat mengelupas, beruntungnya hal itu tidak sampai meninggalkan bekas luka permanen.

Sejak saat itu, Ummi membagikan informasi penting kepada banyak orangtua. Ia menyarankan bahwa sikap berlebihan kepada bayi baru lahir merupakan hal yang wajar daripada harus mengalami infeksi seperti yang dialami putranya.

Selengkapnya: Dicium Kerabat Orangtua, Wajah dan Tubuh Bayi Ini Melepuh

image-url-apps
Ada gambarnya gan?
image-url-apps
wah kasian djoega ini emoticon-Matabelo
KASKUS Ads
image-url-apps
cepat oles bedak cap putri duyung
Reply to Manusya's post
Quote:


ada gan, sori tadi salah hehe
image-url-apps
boleh juga tuh, tolong cium sluruh umat manusia emoticon-Genit
Quote:


untuk yang tersayang, jangan coba-coba
wah, bahaya banget yak
yang punya baby kudu ati-ati nih
Quote:


betul gan, ga bisa sembarang
udah banyak banget kasus seperti ini
image-url-apps
Ane pernah baca artikel luar, ada penyakit yg sejenis dgn ini. Namanya Porphyria vampire syndrome/disease, klo kena cahaya matahari kulitnya melepuh terbakar. Gak ingat penyebabnya karena apa.
kasihan dedek bayinya, emang harusnya kalau masih bayi merah merona orang lain gak boleh sun sun dulu
×