alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini
4.83 stars - based on 12 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b768efb925233a64d8b4567/bung-karno-dan-romusha-catatan-hitam-negeri-ini

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini



Hormatku untuk Bung Karno Doaku untuk para Romusha, inilah catatan kelam negeri ini. Mungkin banyak catatan sejarah yang bungkam dikala memperlihatkan cerita sejarah kita tentang kependudukan Jepang di tanah air, bagaimana mereka memperbudak manusia di saat itu bagaimana wanita-wanita Indonesia pun menjadi pemuas nafsu mereka, pastinya kita marah, dan ingin menyalahkan mereka yang membiarkan anak bangsa di jadikan Romusha tapi sabar bung bukalah mata hati sedikit saja, mengapa Nippon seakan menjadi malaikat negeri ini.

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

Semua tak lepas dari kekuatan Nippon sendiri yang cengkeramannya meliputi asia pasifik, sosok Bung Karno pun disalahkan dalam hal ini dimana Bung Karno sendiri yang merayu rakyatnya untuk menjadi buruh kerja paksa karena pandainya Bung Karno dalam berdiplomasi dan dekat dengan Nippon maka iapun dianggap pengecut, boneka Nippon dan tidak ingin berperang secara frontal dengan kaisar Jepang.

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

Pada awal 1944, sebuah tulisan dari Hendri F. Isnaeni menuturkan kisah yang diceritakan oleh Fatmawati, dimana waktu itu Sukarno selama beberapa hari pergi ke Curug, Tangerang, untuk kinrohoshi (kerja bakti) membuat lapangan terbang baru. “Dengan mengenakan celana pendek dari kain khaki warna kuning, memakai topi lakan yang daunnya dilipat ke atas, mengunjuk dengan gagah sambil memberi aba-aba memimpin pekerjaan mengeluarkan batu dan pasir dari dasar sungai,”



Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

Salah satu tokoh yang vokal terhadap Sukarno adalah Syahrir dan Tan Malaka, para pemuda asal minang ini memang sering mengkritisi Sukarno, hingga 6 dan 9 agustus 1945 jepang di bom dan menyatakan kekalahan Syahrir lah yang lebih dulu tahu lewat siaran radio gelapnya, para pemuda ingin Sukarno cepat memproklamirkan diri dari Jepang namun Sukarno tidak mau ia menuruti apa yang diputuskan oleh BPUPKI, hingga Sukarno pun pergi ke Saigon untuk menerima kemerdekaan dari Jepang. Namun di 14 Agustus barisan pemuda menunggu Sukarno dan Hatta menolak kemerdekaan yang di berikan Jepang, hingga mereka pun minta agar proklamirkan kemerdekaan itu sekarang.

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

Atas desakan pemuda pada 16 agustus terjadilah penculikan kedua tokoh ke Rengas Dengklok dan melihat Nippon kalah telak maka kedaulatan Indonesia pasti akan diserahkan kembali ke tangan sekutu maka Sukarno pun tertegun, Syahrir benar hingga akhirnya 17 Agustus 1945 proklamasi di bacakan.

Diatas tegaknya tiang bendera, di hamparan tanah yang luas sang merah putih berkibar ada luka Romusha disana, mereka telah dijadikan pion untuk sengaja di tumbalkan demi satu impian yaitu kemerdekaan, mungkin saat ini banyak orang tertawa, hidup penuh dengan kenikmatan, hidup damai impian banyak orang tak ada penindasan dan juga perang. Namun dibawah tanah yang mereka injak dahulu ribuan tangis para pekerja paksa yang mati sia-sia tanpa bisa berbuat apa-apa, dukaku untuk para Romusha dan hormatku pada Bung Karno.

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

Mau tidak mau, suka tidak suka memang harus terjadi inilah pilihan yang sulit karena Indonesia bukanlah negeri yang superior, sdm terbatas dan juga senjata pun jumlahnya terbatas ingin mengalahkan Nippon saat itu dengan perang sama saja bunuh diri secara terbuka. Dan sang pemimpin pun mengakui akan hal itu,

Sesungguhnya akulah –Sukarno– yang mengirim mereka kerja paksa. Ya, akulah orangnya. Aku menyuruh mereka berlayar menuju kematian. Ya, ya, ya, ya akulah orangnya. Aku membuat pernyataan untuk menyokong pengerahan romusha Aku bergambar dekat Bogor dengan topi di kepala dan cangkul di tangan untuk menunjukkan betapa mudah dan enaknya menjadi seorang romusha. Dengan para wartawan, juru potret, Gunseikan Kepala Pemerintahan Militer dan para pembesar pemerintahan aku membuat perjalanan ke Banten untuk menyaksikan tulang-tulang-kerangka-hidup yang menimbulkan belas, membudak di garis-belakang, itu jauh di dalam tambang batubara dan tambang mas. Mengerikan. Ini membikin hati di dalam seperti diremuk-remuk.”

Memang hal tersebut merupakan penyesalan Sukarno walau datang terlambat, bahkan kritik keras pun di ungkap oleh Soe Hok Gie dalam tulisannya,

“Soekarno adalah tipikal Raja Jawa, dia sangat menyukai wanita dan pesta, hingga derita rakyat yang menjerit karena harga-harga melambung tak terdengar dalam tembok-tembok istananya. Dalam setiap pawainya, dia seperti tak bisa membedakan lambaian tangan rakyatnya, lambaian tangan meminta-minta atau lambaian bangga menyapanya”

Hal inilah yang membuatnya tersingkir di 1966 dengan inflasi yang tinggi, dan rakyat kelaparan hingga demo besarpun terjadi.

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

Namun pengakuan seorang pemimpin yang mungkin saat ini akan merusak citranya patut di apresiasi, karena Bung Karno tidak malu untuk mengaku ia tak membela diri atas tindakannya yang membuat ratusan ribu nyawa hilang tanpa jejak hanya untuk sebuah keinginan yaitu Merdeka. Sungguh hormatku pada Bung Karno dimana saat ini banyak pemimpin negeri ini salah arah namun selalu ditutupi untuk pencitraan abadi.



Sosok pemimpin yang disegani itu memang dihadapi dua pilihan yang sama-sama sulit hingga ia pun berkata dihadapan para pemuda,

“Dalam setiap perang ada korban. Tugas dari seorang Panglima adalah untuk memenangkan perang, sekalipun akan mengalami kekalahan dalam beberapa pertempuran di jalan. Andaikata saya terpaksa mengorbankan ribuan jiwa demi menyelamatkan jutaan orang, saya akan lakukan. Kita berada dalam suatu perjuangan untuk hidup….”

Walau perjuanganya dengan cara diplomasi seperti itu acapkali dikritik tapi itulah Sukarno yang tak pernah angkat senjata dalam melawan penjajah, bahkan yang berada di garda depan untuk menghadang agresor adalah Jendral Sudirman dengan memimpin kekuatan bersenjata dan yang terus berdiplomasi hingga kedaulatan penuh negara ini dengan melalui KMB 1949 dan diakui PBB pada 1950 adalah Sukarno.

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

Setidaknya inilah catatan dari sang pemimpin negeri yang saya hormati tanpa adanya diplomasi nampaknya kemerdekaan itu jauh panggang dari pada api, tidak ada pemimpin yang sempurna tapi hormatilah para pemimpin itu karena tanpa pemimpin kita hanyalah buih di lautan, banyak namun tak tahu jalan dan tujuan itulah gunanya kita memilih pemimpin bangsa walau tidak sempurna tetap harus dihormati, janganlah dihina dan di caci maki karena terkadang dibalik pemimpin yang tak sempurna ada hikmah tersembunyi, lain halnya kalau pemimpinmu dzalim maka berpalinglah juragan, jadi bagaimana menurutmu juragan apa dengan bambu runcing saja negara ini akan merdeka ? Nampaknya hal yang mustahil juragan, monggo serupuutt dolo...

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini

c4punk@2018


Referensi

https://m.republika.co.id/berita/sel...-sukarno-part2

http://www.toptime.co.id/kehadiran-s...lebak-selatan/

https://rosodaras.wordpress.com/2009...hitam-romusha/

Diubah oleh: c4punk1950...
Halaman 1 dari 6
romusha ya emoticon-Genit
Keduax emoticon-Coblos
Quote:


ane ketigax ya om...
Balasan Post c4punk1950...
Quote:


aye tambahin ini ya punk....mudah2an bisa merangkum semua penjelasan di tulisanmu

Bung Karno Dan Romusha, Catatan Hitam Negeri Ini
Quote:


makasih om, aku terharu om....emoticon-Berduka (S)
kok saija djadi sedih emoticon-Frown
Soalnya Jepang udah janji bakal memerdekakan Indonesia lewat BPUPKI jadi dulu ada dua golongan. golongan Tua kaya Soekarno dan golongan muda mau Indonesia segera merdeka karena sedang Vacuum of Power. Akhirnya karena Soekarno gak mau, diculik lah Soekarno. Karena cuma Soekarno yang punya Kharisma buat membaca proklamasi. Yah ane bersyukur sama pemuda jaman dulu karena mereka punya inisiatif kalo mereka gak bergerak mungkin kemerdekaan kita adalah pemberian Jepang emoticon-I Love Indonesia
Quote:


Tapi sayang syahrir meninggal tanpa kawan .... dan Tan Malaka hilang jasanya tanpa jejak ....

Bung Hatta pun mundur teratur melihat ada yg salah setelah negeri ini berdaulat emoticon-Embarrassment
panutanqu
timpuk ane pake bata dong emoticon-Big Grinemoticon-Leh Uga #DIRGAHAYUINDONESIA73TH
Quote:


bata meluncur...emoticon-Salaman
Cerita nenek di rengasdengklok...

Sebelum nya di rengasdengklok sudah memerdekakan indonesia pada tanggal 16 agustus 1945, semua masyarakat karawang merayakannya...
emoticon-I Love Indonesia
tapi tanpa adanya bung Karno. mungkin kita tidak akan bisa menikmati kemerdekaan seperti sekarang
inilah sift pemimpin yg hilang pada masa sekarang...
sekarang pencitraan smua...
jaman dulu... ga segan2 korbanin sesuatu demi kemajuan...
Pokoknya merdeka emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


Subhanallah

Quote:


Yup karena syahrir pun menyuruh pulangkan sukarno dari rengas dengklok, hanya satu orang yang saat itu suaranya di dengar bnyak orang yaitu Sukarno

Quote:


Yup bree..

Quote:


Aminnn...
Diubah oleh c4punk1950...
Quote:


Sayang bangat beberapa orang berpikir lebih suka kalau tetap dijajah Jepang biar Indonesia jadi negara maju emoticon-Cape d... (S)
Balasan Post rausanvikri
Quote:


karena mereka tidak merasakan langsung penderitaan fisik dan mental saat indonesia dijajah jepang, dan mereka itu hanya menduga2 semata.....
Quote:


om ini kalau ngomong suka bener emoticon-Embarrassment
Apapun itu Bung Karno sudah berhasil menyatukan bangsa ini untuk merdeka.....untuk Jepang suka tidak suka kehadiran Jepang yang 3,5 tahun itu sudah cukup untuk membuat Indonesia bangkit untuk melawan semua bentuk penjajahan....tampa Jepang mungkin Belanda masih ada di Indonesia sampai detik ini ....tampa Pejuang kemardekaan mungkin saat ini kita beribukota Tokyo atau mungkin Washington...atau mungkin kita tidak satu negara....emoticon-I Love Indonesia
Balasan Post c4punk1950...
Quote:


wuogh wong gendheng koq dipercoyo emoticon-Frown
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di