alexa-tracking

Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b70495c902cfe326a8b4568/prabowo-dan-jokowi-bisa-lapor-ada-situs-harga-selangit
Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit
Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit
Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit



Jakarta - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mengatakan bila ada pihak merasa keberatan dengan keberadaan websiteberalamatkan domain Indonesia, seperti prabowosandi.id, prabowosandiaga.id, dan jokowimaruf.id, maka PANDI akan memfasilitasinya.

Ketua Umum PANDI Andi Budimansyah mengatakan pada prinsipnya untuk memiliki suatu domain tertentu itu dapat dilakukan berdasarkan siapa yang lebih dulu mendaftarkannya.


"Secara pendaftaran (domain Indonesia, seperti prabowosandi.id, prabowosandiaga.id, dan jokowimaruf.id) tak ada masalah, karena domain .id itu siapa yang lebih dulu, itu boleh memilikinya," ujar Andi saat dihubungi detikINET, Minggu (12/8/2018).

"Namun, harus ada itikad baik dalam mendaftarnya. Itikad baik ini seperti tidak melanggar hak orang lain. Terus, kalau ada yang jual dengan harga mahal ini juga bukan itikad baik. Kalau ada perselisihan, PANDI mempunyai mekanisme penyelesaiannya, tapi di sini kami sifatnya pasif," sambungnya.

Dengan demikian, apabila ada pihak yang merasa rugi dengan adanya situs internet khusus untuk domain lokal yang dijual dengan harga selangit tersebut, maka bisa melaporkannya ke PANDI.

Di sisi lain juga, PANDI akan mengecek pemilik nama domain prabowosandi.id, prabowosandiaga.id, dan jokowimaruf.id yang menjual ini, terkait hubungan sang empunya website dengan Prabowo-Sandiaga atau Jokowi-Ma'Ruf Amin.
"Kalau ada yang mengajukan keberatan karena ada kepentingan legitimasi, misalnya dari timses Prabowo-Sandi itu bisa diajukan kepada PANDI," ucapnya.

Nanti, proses penyelesaian perselisihan ini akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, ada juga tim panel yang terdiri dari ahli hukum, doktor, praktisi hukum merek, hingga akademisi untuk meninjau persoalan penggunaan nama domain tersebut.

Diberitakan sebelumnya, prabowosandi.id dan prabowosandiaga.id dijual dengan harga Rp 1 miliar. Sementara, jokowimaruf.id dibanderol lebih mahal mencapai Rp 2 miliar. Informasi penjualan websiter tersebut tertera jelas di halaman situs masing-masing.
(agt/agt)

sumur


jenderalkardus.id
jenderalbaper.id
 belum ada yg buat, bisa jadi inspirasi buat yg bisnis jual beli situsemoticon-Shakehand2

image-url-apps
mendadaksantri.co.id
image-url-apps
biarin bre.
orang usaha namanya juga.
sah2 aja selama ga ngelanggar uu.
KASKUS Ads
image-url-apps
parking domain menang banyak emoticon-Big Grin
tau sikon die, inget thn 2011 dangang domain kaya gini jualnya untung2n kebanyakan gak laku tapi emoticon-Wakaka
image-url-apps
jendralkardus.id donk bikin

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
image-url-apps
Koalisi-kardus.co.id
Nasbungtaik-kelojotan.co.id
Nasbungtaik-goblok-kuadrat.co.id
image-url-apps
santri kardus dot com
image-url-apps
Subhanallah.id gak ada? emoticon-Smilie
Quote:


di luar dulu mcdonald beli mcdonald.com harga selangit
image-url-apps
Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit

Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit

Prabowo dan Jokowi Bisa Lapor Ada Situs Harga Selangit
image-url-apps
Quote:


iya bray...
dana buat pemilu ga sedikit.
wajar aja ada yg manfaatin
1-2m buat iklan aja kurang.
image-url-apps
Tukang VPN tetap terdepan
nego noh, kali 300 rebu dikasih.
image-url-apps
nasbungforever.ac.id
image-url-apps
nastakdongok.id

emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
Situs revolusi mental emoticon-Ngakak
image-url-apps
Baca aja.. sambil tawa2 emoticon-Big Grin
image-url-apps
indonistan.id

emoticon-Wakaka
image-url-apps
salah judul.
Itu bukan jual situs, tapi domain.

Penjualnya domainer pastinya. Cepat menangkap peluang.

Tapi bagaimana pun, .com lebih melekat di benak semua orang ketimbang .id

Kalo seandainya pake .com, tentu PANDI gak bisa ngomong apa2.
×