alexa-tracking

Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b70101c947868fd448b4568/menolak-ucapan-selamat-natal-ini-lima-kontroversi-maruf-amin
Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin
Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin

Calon Presiden Joko Widodo memililh Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Ketua Majelis Ulama Indonesia ini kerap menjadi sorotan karena pernyataannya. Berikut pandangan-pandangan Ma'ruf Amin yang sempat mengundang perdebatan:

1. Melarang mengucapkan natal

Majelis Ulama Indonesia menyarankan umat Islam tidak mengucapkan selamat Natal kepada pemeluk agama Nasrani. "Itu jadi perdebatan, sebaiknya enggak usah sajalah," kata Ketua MUI Bidang Fatwa Ma'ruf Amin di Jakarta, Rabu, 19 Desember 2012.

Meskipun melarang, Maruf meminta umat Islam menjaga kerukunan dan toleransi. Dia menyatakan ada fatwa MUI yang melarang untuk mengikuti ritual Natal. Dia menegaskan, mengikuti ritual Natal adalah haram. "Karena itu ibadah (umat lain)," kata dia.

Sementara itu, di kesempatan yang berbeda, Direktur Wahid Institute Yenny Wahid mengatakan bahwa pemberian ucapan Natal kepada masyarakat nasrani tidak akan melunturkan keyakinan yang dimiliki seseorang. "Kita, kan, harus percaya diri dengan keyakinan kita. Ucapan Natal tidak melunturkan keyakinan seseorang, kan," katanya, saat dihubungi, 20 Desember 2014.

Yenny mengatakan setiap orang memiliki hak untuk memiliki keyakinannya masing-masing. Ia pun meyakini dalam kitab suci, Tuhan sudah menuliskan bahwa akan ada banyak perbedaan suku, tradisi, dan keyakinan.

2. Melarang Ahmadiyah

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin menyatakan kecewa terhadap sikap Badan Koordinasi Pengkajian Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) yang tidak melarang aliran Ahmadiyah. MUI akan segera melayangkan keberatan secara tertulis dan meminta Bakor Pakem menarik kembali keputusannya."MUI kecewa terhadap toleransi Bakor Pakem. MUI menganggap Ahmadiyah tidak akan berubah dan kembali ke ajaran Islam. Bagi MUI, Ahmadiyah tetap sesat," kata Ma'ruf saat dihubungi Tempo, Rabu, 17 Januari 2008.

Sementara itu, di lain kesempatan, Peneliti Human Rights Watch, Andreas Harsono mengatakan diskriminasi terhadap Ahmadiyah bakal menimbulkan konflik horizontal. "Diskriminasi selalu melahirkan kekerasan," kata Andreas saat mendatangi Masjid Al Hidayah milik Jamaah Ahmadiyah Depok di Jalan Raya Muchtar Sawangan, Selasa, 13 Juni 2017.

3. Mendukung pembatasan tempat ibadah.

Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden bidang Hubungan Antar Agama Ma’ruf Amin mengatakan, Peraturan Bersama Menteri (PBM) yang mengatur pendirian rumah ibadah tidak bisa direvisi oleh pemerintah. ”PBM itu dibuat oleh majelis-majelis agama (di Indonesia) dia merupakan piagam kesepakatan, pemerintah hanya meregulasikan,” katanya di sela-sela kunjungan kerjanya di Bandung, Kamis, 23 September 2017.

Kala itu, terjadi polemik soal pembatasan tempat ibadah. Ketua II Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia wilayah Jawa Barat Kelvin Lambe mengeluhkan soal aturan tadi. ”Lebih sulit mendirikan rumah dibadah dibandingkan mall,” katanya.

Bahkan, kata Kelvin, ketika semua persyaratan yang diatur dalam PMB sudah terpenuhi, belum tentu bisa rumah ibadah bisa didirikan. Ada sejumlah daerah yang menerapkan aturan tambahan yang mewajibkan harus mengurus ijin peruntukan pendirian bangunan. Dalam peraturan bersama itu, salah satunya menyebutkan pendirian rumah ibadah harus mendapatkan persetujuan dari 60 orang masyarakat sekitar yang disahkan oleh lurah atau kepala desa.

Tak hanya itu, ada sejumlah kasus sengketa soal pendirian rumah ibadah yang sudah mendapatkan putusan kasasi di pengadilan tetap saja tidak dapat dieksekusi. Kelvin mencontohkan, sengketa pendirian rumah ibadah di Bogor dan Depok yang menang ditingkat kasasi namun tidak bisa dieksekusi.

4. Mendukung pidana LGBT

Majelis Ulama Indonesia (MUI) beserta sejumlah pemimpin organisasi masyarakat Islam menanggapi munculnya fenomena lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang belakangan ini menyita perhatian. "Atas sejumlah pertimbangan, kami menolak keberadaan LGBT ataupun dukungan terkait dengan aktivitasnya," ujar Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin di Gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, 17 Februari 2016.

Sikap MUI yang disampaikan langsung oleh Ma'ruf antara lain MUI menolak segala propaganda, promosi, dan dukungan terhadap legalisasi serta perkembangan LGBT di Indonesia. MUI, kata Ma'ruf, juga mendukung pemerintah dan organisasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia melarang masuknya dana asing untuk kampanye LGBT. "Apalagi terhadap aliran dana sosialisasi dari organisasi internasional," katanya.

Ma'ruf mengatakan MUI akan mendorong penegakan hukum yang menegaskan pelarangan terhadap aktivitas LGBT dan aktivitas seksual menyimpang serupa. MUI mendukung adanya pidana terhadap setiap pelaku aktivitas LGBT, termasuk pihak yang mengajak, mempromosikan, dan membiayai. "Aktivitas itu termasuk kejahatan. Hukuman untuk pelaku diwajarkan," tuturnya.

Sementara itu, Komnas Perempuan menilai pendekatan norma-norma agama maupun moral tidak tepat digunakan untuk menghukum anak-anak remaja yang terpapar aktivitas seksual. Ada persoalan dalam sistem pendidikan karena kesehatan reproduksi dan pendidikan seks tidak diajarkan dengan baik sehingga mereka terpapar aktivitas seksual.

“Seharusnya bukan orientasi seksualnya yang dipersoalkan. Tapi, semua kekerasan seksual bisa menimpa kalangan heteroseksual maupun LGBT,” kata Ketua Umum Komnas Perempuan Azriana R. Manalu, seusai mengisi diskusi Jaringan Perempuan Yogyakarta untuk kampanye Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan di Bantul, Yogyakarta, Jumat malam, 15 Desember 2017.

5. Mengharuskan Sertifikat Halal untuk semua produk

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak agar dilibatkan dalam kegiatan jaminan produk halal dan ditegaskan dalam Rancangan Undang-Undang Jaminan Produk Halal. "Secara historis, penilaian dan pelabelan produk halal telah dilakukan oleh MUI selama puluhan tahun," kata Ketua MUI Bidang Fatwa, Ma'ruf Amir, dalam acara Sosialisasi RUU Jaminan Produk Halal di Kantornya Sabtu, 14 April 2012.

Menurut dia labelisasi halal merupakan bentuk fatwa yang tertulis. Sehingga, kata dia, MUI harus dilibatkan dalam proses penilaiannya dari tahap awal auditing hingga tahap pengeluaran fatwa.

Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin

Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin

===================

Betul-betul biadap...emoticon-Marah

Kami Ahoker tidak rela...emoticon-Najis

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Ngakak
image-url-apps
Kampret mendadak bela ucapan selamat natal buat nyerang ulama emoticon-Ngakak
KASKUS Ads
image-url-apps
REPOST UDAH BERITA KESEKIAN KALI TS COLI GA CROT CROT SIH emoticon-Embarrassment
image-url-apps
gila buzzernya nasbung udah ngegas dari gini hari.
image-url-apps
Pilihan bodoh jokowi

Jok... gak sekalian cari orang yg melarang ucapan Selamat Idul Fitri?


emoticon-Ngakak
image-url-apps
Btw banyak sekali trit dari tahun-tahun lalu soal kontroversi ucapan natal di BP ini, baca aja komen2 nastak. Nah sekarang ada trit seperti di atas, dan kebetulan pak kyai ma'ruf amin jadi cawapres jokowi, coba kalau pak kyai ngak dijadikan cawapresnya jokowi, komen nastak...ya sangar2 semua.
sekarang nasbung pro LGBT emoticon-Najis
Quote:


santai gan, palingan nanti kata2nya direvisi semuaemoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
image-url-apps
2019 nastak siap mengawal fatwa dan membela ulama sepuh radikal emoticon-Angel
Jadi gini, pasukan nasbung harus:
1. Memberikan ucapan selamat natal
2. Memperbolehkan Ahmadiyah
3. Tempat ibadah boleh dibangun sebanyak-banyaknya di mana saja
4. Bebaskan LGBT hidup di Indonesia
5. Sertifikat Halal sudah ga diperlukan lagi
Quote:


apakah ada yang salah ?

bukankah semua yang ditulis diatas adalah fatwa mui ?
dan maruf amin mensahkan fatwa itu atas dasar kedudukannya sebagai ketua mui dan hanya berdasarkan pandangan agama islam, dan hanya ditujukan untuk kalangan sendiri.

dan juga fatwa mui tidak bersifat memaksa dan mengikat seperti hukum perundang-undangan

"Fatwa MUI adalah keputusan atau pendapat yang diberikan oleh MUI tentang suatu masalah kehidupan umat Islam.



Merujuk pada jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, maka kedudukan Fatwa MUI bukan merupakan suatu jenis peraturan perundang-undangan yang mempunyai kekuatan hukum mengikat.



Fatwa MUI hanya mengikat dan ditaati oleh umat Islam yang merasa mempunyai ikatan terhadap MUI itu sendiri. Fatwa MUI tidak punya legalitas untuk memaksa harus ditaati oleh seluruh umat Islam.


http://www.hukumonline.com/klinik/de...ukum-indonesia

lalu salahnya dimana ?

tetapi kalau kedudukannya sudah jadi wapres,bukan ketua mui, sebagai orang yang profesional tentu saja setiap keputusannya akan sangat berbeda.
karena keputusannya tidak hanya berdasarkan pertimbangan agama islam saja, tetapi pertimbangannya bedasakan atas pancasila dan mencakup seluruh aspek dan lapisan warga negara indonesia.

jadi tidak perlu mengkaitkan fatwa mui dan undang2 pemerintah. itu hal yang jauh berbeda baik dari segi dasar, sifat, maupun ruang lingkup.
Gini yah Preett...:
1. MA melarang memberikan ucapan selamat natal, kamvreters dan karduzers SETUJU.
2. MA melarang Ahmadiyah, kamvreters dan karduzers SETUJU.
3. MA membatasi tempat ibadah, kamvreters dan karduzers SETUJU.
4. MA mengancam pidana, kamvreters dan karduzers SETUJU.
5. MA mendukung Sertifikat Halal, kamvreters dan karduzers SETUJU.

So, kalau nalarnya waras, kamvreters dan karduzers mestinya PILIH JOKOWI & MA! emoticon-Wakaka
image-url-apps
Alhamdulillah skrg nastak jd mualaf berjamaah... Membela ulama yg dulunya sangat anti dgn kata ulama..


emoticon-Leh Uga
Reply to omxcabul's post
Quote:



Menolak Ucapan Selamat Natal, Ini Lima Kontroversi Ma'ruf Amin


semua cebong pada waktunya emoticon-Wagelaseh
Quote:


Tergantung jatahnya emoticon-Leh Uga

Quote:


Justru pilihan brilian,bagus semua kok langkah2nya, ane setuju dgn langkah2 beliau diatasemoticon-Big Grin
Apalagi yg keluarin fatwa ahok,yg bikin taikers kejang2 sampai sekarangemoticon-Big Grin