alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6fe97c32e2e6ac548b457f/kekeringan-ekstrem-di-sejumlah-wilayah-indonesia

Kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia

Kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia
Petani menyiapkan mesin pompa air di areal persawahan yang mengalami kekeringan di Penganjang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (6/8/2018).
Pada pekan kedua Agustus tahun ini, kekeringan terus melanda di sejumlah wilayah di Indonesia. Sejumlah daerah telah mengalami hari tanpa hujan ekstrem atau lebih dari 60 hari sehingga daerah-daerah tersebut perlu mewaspadai terjadinya kekeringan.

Di Jawa Timur, ada 442 desa yang mengalami kekeringan. Di antara desa yang mengalami kekeringan itu, 199 desa di antaranya mengalami kekeringan kritis yang berarti tidak ada potensi air.

Beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta juga mengalami kekeringan. Ribuan hektare sawah berpotensi gagal panen karena kurangnya pasokan air.

Kekeringan pun melanda sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa, seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Akibat kekeringan, masyarakat sulit memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari karena air di sumur-sumur warga mulai mengering.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksikan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus dan September 2018.

Saat ini, sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau yang diperkirakan normal dan tidak dipengaruhi El Nino yang menyebabkan kekeringan parah seperti pada 2015.

Meski tidak dibarengi dengan El Nino atau anomali suhu permukaan air laut di Samudera Pasifik ekuator yang membawa dampak kekeringan di Indonesia, namun musim kemarau tahun ini sudah makin terasa dampaknya.

Musim kemarau di Indonesia sangat dipengaruhi oleh Monsun Australia. "Orang sering menyebutnya angin timuran," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal dikutip Antaranews.

Saat matahari berada di utara equator, yaitu pada April, Mei, Juni, Juli, dan Agustus, maka wilayah di sebelah utara equator memiliki tekanan lebih rendah daripada wilayah selatan equator.

Akibat dari peristiwa tersebut, maka angin akan bergerak dari wilayah selatan equator, yaitu Australia menuju utara (Asia). Angin ini sering dikenal dengan nama angin Monsun Australia.

Angin timuran itu membawa massa udara yang bersifat kering dan dingin sehingga wilayah di Indonesia mengalami musim kemarau.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diolah Lokadata Beritagar.id, terdapat 19 kali bencana kekeringan di Indonesia pada 2017. Kejadian bencana terjadi di lima provinsi, yaitu DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Sembilan kota/kabupaten di Nusa Tenggara Barat mengalami kekeringan. Jumlah korban yang terdampak tertinggi ada di Kabupaten Lombok Tengah (282.793 jiwa). Kabupaten Lombok Utara 153.681 jiwa, Kabupaten Lombok Timur 153.681 jiwa.

Adapun korban terdampak di Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta mencapai 132.681 jiwa. Sementara di Lamongan dan Pekalongan tidak tercatat jumlah korban, tetapi dua daerah tersebut mengalami kekeringan.

Musim kemarau yang menimbulkan krisis air sebenarnya sudah terjadi beberapa kali di Indonesia. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 606 kejadian bencana kekeringan di Indonesia sepanjang tahun 2010 hingga Juli 2017.

Jumlah korban pada periode ini sebanyak 2,77 juta yang menderita karena terdampak bencana kekeringan. Terbanyak pada tahun 2013, yaitu sebesar 2,2 juta jiwa.
Kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ayah-indonesia

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia Indonesia masih minim akses air minum leding

- Kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia Tanggap darurat Gempa Lombok diperpanjang

- Kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia Para pengusul, pendukung, dan penonton saat pencalonan presiden

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di