alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jadi Cawapres, Sandiaga Masih Jadi Terlapor 3 Kasus di Polda Metro Jaya
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6fe12554c07af3798b4574/jadi-cawapres-sandiaga-masih-jadi-terlapor-3-kasus-di-polda-metro-jaya

Jadi Cawapres, Sandiaga Masih Jadi Terlapor 3 Kasus di Polda Metro Jaya

Jadi Cawapres, Sandiaga Masih Jadi Terlapor 3 Kasus di Polda Metro Jaya

Jadi Cawapres, Sandiaga Masih Jadi Terlapor 3 Kasus di Polda Metro Jaya

Liputan6.com, Jakarta - Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden 2019-2024 ke KPU. Sandiaga Uno hingga kini masih tercatat sebagai terlapor dalam tiga kasus.

Fransiska Kumalawati Susilo melaporkan Sandiaga saat masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI ke Polda Metro Jaya, atas dugaan Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU). Laporan tertuang di dalam nomor laporan LP/3356/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum, tertanggal 27 Juni 2018.

Fransiska menjelaskan, kejadian ini bermula saat Sandiaga masih berkantor bersama Edward Seky Soeryadjaya di Jalan Teluk Betung. Edward menitipkan secara lisan kepada Sandi agar membantu mengurusi PT Japirex.

"Kemudian Sandi mengalih kan 40 persen saham PT Japirex dari JN alias John kepada dirinya pada 17 mei 2001. Akta notaris nomor 32, tanggal 22 November 2001 dan meliquidasi tanggal 11 Februari 2009, penjualan 2 sertifikat tanah tanggal 22 november 2012, kepada HIH alias HO, yang merupakan asset PT dengan luas 6.175 M2," bebernya.

Dari kasus itu, Edward mengalami kerugian materil hingga miliaran rupiah. "Kerugian mencapai Rp 20 miliar," ungkap Fransiska.

Selain kasus dugaan TPPU, Sandiaga Uno juga dilaporkan dalam dua kasus pidana lainnya. Pelapornya yakni Fransiska Kumalawati Susilo di kasus penggelapan dan pemalsuan. Kasus berikutnya yakni dilaporkan oleh Arnol Sinaga atas tuduhan pemalsuan dan atau menempatkan keterangan palsu ke dalam akta otentik.

Sandiaga Uno juga dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan dan atau penggelapan dan atau penadahan dan atau Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dalam pemeriksaannya, Fransiska mengaku sudah memberikan semua bukti-bukti atas laporannya tersebut kepada polisi. Dia juga menyebutkan polisi sudah memeriksa saksi-saksi yang dia ajukan dalam kasus yang menjerat Sandiaga Uno.

"Banyak mas, sejak dari pendirian dan pembelian awal tentunya. Kan bisa dilihat dari sejarah kepemilikan barang itu. Hampir semua saksi sudah diperiksa," tegas Fransiska.

Dalam perkembangan kasus ini Polisi, kemudian menetapkan Andreas Tjahyadi sebagai tersangka dan menahannya di Rutan Polda Metro Jaya. Penahanan tersebut dilakukan usai penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang saksi.

Namun, belakangan Andreas yang memegang 60 persen saham Japirex mengajak damai Djoni dan telah mengganti kerugian sebesar Rp3,4 miliar. Djoni pun telah mencabut laporan karena Andreas mengajukan upaya jalur kekeluargaan atau damai.

Fransiska memang sudah mengancam akan kembali melaporkan Sandiaga dalam kasus yang sama pada April lalu, setelah pihaknya mencabut laporannya yang pertama untuk Andreas dan Sandiaga guna memperbaiki laporan kepada pihak kepolisian karena Andreas yang telah menempuh jalur damai. Kembali mengajukan laporan ke polisi untuk tergugat Sandiga. Hal ini dikarenakan tidak ada itikad baik dari Sandiaga untuk menyelesaikan masalah jual beli tanah ini secara kekeluargaan.

https://www.liputan6.com/pilpres/rea...lda-metro-jaya

Lahan mentor bisnis ditilep, 100M cuma penyuluhan Ok Oce ditilep, whats next?

#MenolakLupa
Nama Adik Prabowo, James Riady hingga Sandiaga Uno Muncul di PANAMA PAPERS

Solopos.com, JAKARTA – Skandal “The Panama Papers” ternyata juga menyentuh pengusaha beken asal Indonesia. Kegaduhan yang terjadi menyusul tersiarnya data dari firma hukum Mossack Fonseca di Panama ini telah mengungkap 2.961 nama termasuk beberapa dari Indonesia.

Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ) merilis nama-nama pengusaha ataupun perusahaan yang tersangkut skandal Panama Papers. Dari daftar itu, muncul nama-nama beken seperti James Riady hingga Sandiaga Uno.

Dikutip dari laman Bernpluch.org, Selasa (5/4/2016), sekitar 800 nama pebisnis dan politikus Indonesia termasuk dalam daftar klien Mossack Fonseca, sebuah firma hukum asal Panama, yang kemarin bocor. Selain mencantumkan nama-nama asal Indonesia, dokumen finansial itu memuat sejumlah kepala negara (mantan dan yang masih menjabat), pebisnis internasional, dan tokoh dunia.

Di Indonesia, nama-nama beken yang tersebut antara lain pemilik grup Lippo, James Riady, yang dikatakan sebagai pemegang saham di sebuah perusahaan bernama Golden Walk Enterprise Ltd. Putranya, John Riady, juga tercatat sebagai pemilik Phoenix Pacific Enterprise Ltd di BVI. Nama lain yang muncul dalam daftar ini adalah Direktur PT Indofood Sukses Makmur, Franciscus Welirang. Dia tercatat sebagai pemegang saham perusahaan offshore bernama Azzorine Limited.

Nama lain yang muncul adalah Sandiaga Uno. Sandiaga mengaku memang memiliki beberapa perusahaan offshore di British Virgin Islands. Keberadaan perusahaan offshore itu penting untuk bisnis Saratoga Equities, sebuah perusahaan investasi yang dia dirikan bersama Edwin Soeryadjaya.

Di Indonesia, dua nama yang kerap dicari penegak hukum untuk kepentingan penyidikan kasus korupsi, yakni taipan minyak Muhammad Riza Chalid dan pengusaha properti Djoko Soegiarto Tjandra, juga tercantum dalam dokumen Mossack.

Nama lain yang cukup terkenal adalah adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo dan sejumlah perusahaan Bakrie Group. Yang mengejutkan daftar nama itu juga memuat Pertamina hingga Habib Hussein Allaydrus.

Panama Papers adalah dokumen rahasia yang memuat daftar klien besar di dunia, yang diduga menginginkan uang mereka tersembunyi dari endusan pajak di negaranya.

Di dalam 11 juta halaman dokumen itu, terdapat nama-nama politisi, bintang olahraga, dan selebriti yang menyimpan uang mereka di berbagai perusahaan “cangkang” di luar negeri demi menghindari pajak.

Tercatat, dokumen Panama Papers masuk dalam file sebesar 2,6terabyte (TB). Ada 4,8 juta e-mail; 3 juta database; 2,1 juta dokumen PDF; 1,1 juta foto; 320.000 dokumen teks; dan 2.000-an file lainnya.

http://www.solopos.com/2016/04/05/panama-papers-nama-adik-prabowo-james-riady-hingga-sandiaga-uno-muncul-707441
Jejak digital gak bisa hilang emoticon-Smilie
Tapi itu dl bree emoticon-Smilie
Skrang dah jadi santri Post-Islamismeemoticon-Smilie
Jadi udah autoSurga kejahatannya autoilang emoticon-Smilie
Semoga saja yg 500M blom pindah tangan supaya nggak blangsak duit si sandi.
ahhhh sudahlahhh
udah bayar masa batal jadi cawapres... 😁
emoticon-Ngakak

Jadi Cawapres, Sandiaga Masih Jadi Terlapor 3 Kasus di Polda Metro Jaya
Diubah oleh boring.noob
gak ngaruh lah, hukuman dunia aja doang bakalan lepas lah emoticon-Leh Uga
Apalagi udah jadi santri post islamisme, auto ilang dosanya ntar di akhirat emoticon-Leh Uga
Apa perlu PMJ disediain kardus juga nih? emoticon-Ngakak (S)
nastak ga makan kalo ga fitnah ato tebar hoax
Numpang beol di trit bsh para penjilat emoticon-Tai:!
udah mulai kerja nih, kayaknya dah cair
emoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
Jadi Cawapres, Sandiaga Masih Jadi Terlapor 3 Kasus di Polda Metro Jaya
emoticon-Cape d... emoticon-Cape d...
Diubah oleh nyai.dasimah99
jadi cawapres ini gambling nya si uno. krena klo ga jadi wapress di hilang modal banyak


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di