alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6fd0519478685a178b4567/adu-taktik-jokowi-vs-prabowo

Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo

Siapa Capres dan Cawapres Pilihan Anda ?
Siapa Capres dan Cawapres Pilihan Anda ?
Jokowi - Ma'aruf Amin
45.71%
Prabowo - Sandiago Uno
34.29%
Golput
20.00%


Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo


Sejumlah penarik becak memakai topeng berjawah kedua pasangan Capres dan Cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga. di Pasar Gede.(Liputan6.com/Fajar Abrori)


Liputan6.com, Jakarta - Joko Widodo dan pasangannya, Ma'ruf Amin, mengenakan atasan berwarna putih saat mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat pagi, 10 Agustus 2018. Namun, ada yang tak biasa di kemeja yang digunakan Jokowi. Ada tulisan, "Bersih, Merakyat, Kerja Nyata" yang terpampang jelas di sana. 
Jokowi juga tampil kasual, dengan sepatu sneakers yang ia kenakan. 



[size={defaultattr}]Dalam orasinya, Jokowi meminta semua pihak sama-sama menjaga agar Pemilu 2019 berjalan baik dan lancar. Sebab, menurut dia, demokrasi adalah sebuah perayaan, momentum yang menggembirakan. 
"Demokrasi bukan perang, bukan permusuhan, tapi ajang adu gagasan," kata Jokowi di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).
Pria asal Solo tersebut menekankan, sikap politik bukanlah alasan untuk memicu permusuhan, baik antarkelompok atau individu. "Jangan sampai karena perbedaan politik, kita bermusuhan. Permusuhan antar tetangga, tidak saling sapa antarkampung, sehingga kita kehilangan tali persaudaraan," kata Jokowi, yang memuji pasangan rival, Prabowo dan Sandiaga sebagai 'putra-putra terbaik bangsa'.
Soal kemeja yang menarik perhatian, politikus PDIP, Pramono Anung mengatakan Jokowi sendiri yang merancang desainnya. 
Pramono menambahkan, kemeja itu adalah cerminan dari apa yang telah dikerjakan Jokowi selama memimpin RI sejak 2014. 
Dengan kemeja itu, Jokowi juga berharap dapat mengambil hati pemilih pemula. "Ini kan era milenial, jadi baju itu harus menarik bagi siapa saja," ucap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat sore. 


Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo [/size]

Pasangan Capres-cawapres, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin tiba di gedung KPU untuk melakukan pendaftaran di Jakarta, Jumat (10/8). Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mendaftarkan diri sebagai capres-cawapres di Pilpres 2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)


Jokowi telah memutuskan untuk menggandeng Ma'ruf Amin, seorang ulama senior yang berusia 75 tahun. Pasangan tersebut dianggap merepresentasikan nasionalis-religius. Kubu pendukung mengaku tak merasa khawatir Jokowi-Ma'ruf Amin akan ditinggalkan para pemilih muda. 
"Jangan diartikan Pak Ma'ruf jadi cawapres, lantas yang muda pada kabur. Justru Pak Ma'ruf ini merupakan sosok yang menjadi contoh dan figur yang banyak digandrungi generasi muda," kata Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Iman Ahmad saat dihubungi Liputan6.com.
Iman yakin, untuk meraup dukungan dari generasi muda, Jokowi mempunyai strategi yang akan dibahas tim khusus.
Senada, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga menilai, usia Ma'ruf yang telah menginjak 75 tahun tidak menjadi penghambat untuk meraup suara generasi muda. "Kalangan muda urusan tim yang masih muda-muda," jelas Menteri Perindustrian itu. 
Sementara, dalam hal perekonomian, Ma'ruf Amin mewacanakan pembangunan arus baru dalam sistem perekonomian di Indonesia: sistem ekonomi keumatan.
"Kenapa arus baru, karena arus lama itu membentuk konglomerat, menggunakan trickle down effect ternyata enggak netes-netes," ujar Ma'ruf di kantor PPP Jumat (10/8/2018).
Dalam arus baru itu, menurut Ma'ruf, bukan melemahkan yang kuat, tapi menguatkan yang lemah. Misalnya melalui redistribusi aset dan kemitraan antara konglomerat dengan masyarakat, dengan melibatkan koperasi bahkan pesantren. "Ada kemitraan antara yang kuat dan yang lemah," kata dia. 
Pria bergelar guru besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menambahkan, Indonesia tidak boleh tergantung pada impor pangan seperti beras, jagung, gula, dan lain-lain. Alasannya, kata Ma'ruf, Indonesia masih memiliki sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) yang cukup.


Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo

Infografis Adu Amunisi Jokowi Vs Prabowo. (Liputan6.com/Abdillah)


Sementara itu, Prabowo yang datang ke KPU diarak para pendukungnya mengatakan, ia dan pasangannya, Sandiaga Uno akan fokus pada pembangunan ekonomi. 
"Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang kuat yang fokus di kemandirian bangsa, membangun ekonomi," ujar Prabowo di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada kaum buruh yang telah mendukungnya maju kembali dalam Pilpres 2019. 
"Kaum buruh saya tidak akan lupa dengan kalian. Buruh yang pertama mencalonkan saya sebagai presiden. Saya ingat 1 Mei di Istora Senayan. Saudara yang mencalonkan saya sebelum partai saya sendiri. Terima kasih."
Sementara itu, Sandiaga Uno menyasar kalangan ibu-ibu dalam orasinya.  "Saat ini belum ada partai emak-emak, kita akan berjuang buat partai emak-emak," ujar dia. 


Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
 

Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengenakan bandana merah menyapa para pendukungnya usai mendaftarkan bakal calon pasangan Presiden dan wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (10/8).(Merdeka.com/Imam Buhori)

Sandi mengatakan, pihaknya akan mendukung perjuangan emak-emak dengan menciptakan harga yang stabil dan terjangkau.
Terkait isu kemandirian ekonomi, Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade mengatakan Prabowo-Sandiaga ingin agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang mandiri tanpa ketergantungan pihak asing.
"Bagaimana Indonesia bisa berdiri dengan kaki sendiri gitu. Dengan arti kata, benar-benar bukan kacung, jongos, tapi bangsa yang bisa berdiri sendiri tak diatur dengan bangsa lain," ucap Andre saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (10/8/2018).
Namun demikian, Andre menampik kalau Prabowo anti-asing. "Kita bukan anti-asing, kita siap bekerja sama dengan asing, tapi untuk kepentingan bangsa dan negara. Itu prinsipnya," ucap dia.
Terkait kekhawatiran munculnya sentimen SARA di balik kebijakan kemandirian ekonomi, Andre menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi.
"Pak Prabowo tidak pernah bicara SARA. Kemandirian ekonomi itu memanfaarkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat, tanpa perlu kita anti-China atau anti-asing. Ekonomi yang dibutuhkan masyarakat Indonesia itu butuh perubahan," kata Andre.


sumber: https://www.liputan6.com/news/read/3...ngga-emak-emak

Semoga Pemilu 2019 Berjalan Jujur Adil dan Damai
Diubah oleh Stivent
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
emoticon-Ngakak
Balasan post the..chef
Quote:


Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
pengen cepet2 lihat debat biar jadi hiburan emoticon-Leh Uga
pengen tau kowi mau janji pa.lagi saat debat

smoga kowi ga ngelempar jwbn ke kh ma aruf


bakal menarik nih saat debat emoticon-Big Grin
coba TS bikin survey kita liat siapa pemenang nya . Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo


Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
Diubah oleh tommy75758
Balasan post tommy75758
Quote:


mantab.. sujud dulu dong..
Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo

Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo

1 di antara 200 juta orang!

Cum laude dari Amerika, itulah prestasi akademisnya. Distinguished Research Professor di bidang entrepreneurship dari George Washington University, itulah gelar akademisnya. Boleh dibilang, dia seorang entrepreneur yang sangat cerdas.

Tahun 2011, saya tanya langsung ke orangnya. Apa amalannya sejak dulu. Dia mengelak. Merasa nggak enak kalau mengumbar-ngumbar amal. Setelah saya desak-desak, akhirnya dia jawab juga, "Saya rutin ber-dhuha sejak SMA." Masya Allah!

Yang menakjubkan, di usia 40-an, ia berhasil masuk dalam 100 orang terkaya di Indonesia dengan lebih 50.000 karyawan!

Tapi, menurutnya, "Nggak ada untungnya predikat terkaya. Coba tanya setiap pengusaha, pasti menjawab nggak ada pengaruh-nya. Jadi, predikat ini bukan privilege, tetapi responsibility untuk memberi contoh dan memotivasi entrepreneur."

Bukan sekadar wacana tapi ia juga membuktikan kata-katanya. Beneran. Sejak dulu sampai sekarang, ia rutin keliling Indonesia menjadi narasumber seminar wirausaha. Tanpa bayaran. Tanpa motif politik.

Belakangan ini, berbagai fitnah dialamatkan kepada dirinya. Tapi kalau Anda bertemu dia satu menit saja, Anda akan tahu bahwa fitnah itu beneran fitnah. Nggak lebih dari itu. Saya lihat sendiri bagaimana ia memperlakukan keluarganya. Santun dan penuh kasih-sayang.

Demikian pula perlakuannya terhadap orang-orang yang belajar dan ngefans sama dia. Sangat sabar dan bisa mengingat orang satu per satu. Jujur saja, saya saja sering lupa kalau ketemu banyak orang. Tapi, dia beda. Dia bisa mengingat orang satu per satu.

Beberapa kali saya bertemu dia di airport atau di pesawat terbang. Ternyata pernah juga dia duduk di kelas ekonomi. Bayangkan, maskapai saja sanggup dia beli, tapi ia kadang duduk di kelas ekonomi. Bukan kelas bisnis!

Saya juga melihat ponsel dan arlojinya biasa-biasa saja. Bahkan gores-gores dan sompel-sompel. Saya melihat itu selama sekian tahun. Bukan sebulan dua bulan. Dan ketika saya lunch semeja bareng dia, nggak disangka-sangka dia mengambilkan lauk untuk saya. Masya Allah!

Terlepas dari itu, fisiknya kuat. Berenang antar pulau, ia sanggup. Kalau berlari, jangan ditanya.

Sangat cerdas, sangat kaya, sangat kuat, sangat santun, sangat sederhana. Hampir 40 tahun umur saya dan menurut pengalaman saya, amat langka ada orang seperti itu. Saat lunch dan ngobrol-ngobrol bareng Ust Yusuf Mansur, sang ustadz juga sempat geleng-geleng kepala, "Kok ada ya orang seperti itu."

Kemudian, saya sempat menyesalkan manakala mendengar dia nyemplung ke dunia politik. Sayang, menurut saya. Tapi, yah sudahlah. Alasannya, dia ingin membenahi negeri ini 'dari dalam'. Mungkin Anda sudah bisa menebak siapa orang yang saya maksud. Dialah Sandiaga Uno. Dia pun bertekad, kalau terpilih jadi wakil gubernur DKI, tidak akan mengambil gajinya.

Begini. Saya tidak mau mendikte pilihan politik Anda. Toh Anda sudah tahu sosok mana yang kompeten dan bisa mempersatukan warga DKI dari golongan manapun. Yah, kita sama-sama tahu, buat apa pembangunan fisik kalau warganya berantem tiap sebentar karena si pemimpin tidak bisa mengontrol ucapannya.

Di sini saya hanya ingin berbagi pengalaman dan menyampaikan kebenaran. Setidaknya, kisah ini menjadi inspirasi keteladanan bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Yah sudah saatnya kita memiliki pemimpin yang layak dicontoh ucapannya dan tindakannya. Share ya.

( Ippho Santosa )

Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo

Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo

Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
Diubah oleh antikritik19gp
Quote:


keren bre, tapi ntar aja ane milihnya 2024.
2019 2 periode lebih baik
emoticon-shakehand
ane golput dulu...
Jujur...kedua2nya nggk menarik buat ane... emoticon-shakehand

ane cuma penasaran saja, nntinya H.LULUNG lbh cnderung kemana... emoticon-Ngakak
ane golput dulu...
Jujur...kedua2nya nggk menarik buat ane... emoticon-shakehand

ane cuma penasaran saja, nntinya H.LULUNG lbh cnderung kemana... emoticon-Ngakak
Quote:


keburu ancur negara ini gan

Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
Quote:


lah kalo ga milih jokowi milih siapa bre?
kan bosan udah gugur bre kena uu 228 pemilu?
Adu Taktik Jokowi Vs Prabowo
Yaudah ane pilih golput ajalah 2024 emoticon-shakehand
Balasan post kakekane.cell
Quote:


setidaknya pilih yg lebih baik dari yg ada
Imo, ini malah akan jd kompetisi antara JKW - UNO. Krn 08 dr dulu retorikanya nggak berkembang sdg MA sdh sepuh, kecil bakal punya ide segar.

Quote:


Ente pilih diantara Rudi atau Tiffy aje emoticon-Big Grin
Quote:


pilih si TIFFY (pakek banget lah...) emoticon-Ngakak

biarpun memblokir bokep, setidaknya si tifi, nggak prnah merugikan ane... emoticon-Shakehand2
Quote:


sebelum jd WAPRESNYA JOKOWI... JK sebelumnya jg kerap mngkritik JOKOWI... emoticon-Big Grin
Balasan post kakekane.cell
Quote:


beginilah politik hari ini teman besok lawan


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di