alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Terjebak dan Jadi Badut Politik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6faa7c620881e1788b4567/jokowi-terjebak-dan-jadi-badut-politik

Jokowi Terjebak dan Jadi Badut Politik

Opini : Dahlan Watihellu

Terlepas dari definisi politik secara umum, secara khusus saya mendefinisikan politik adalah penipuan secara halus. Sebab, definisi ini sangat tepat digunakan pada skenario politik koalisi oposisi melawan koalisi patahana dalam hal ini calon Presiden incumbent Joko Widodo (Jokowi) beserta partai koalisinya. Skenario politik dari koalisi oposisi ini patut diberi apresiasi serta perlu dijadikan sebagai pelajaran berpolitik bagi anak bangsa kedepan yang ingin terjun ke dunia politik. Sebab, ini merupakan suatu skenario politik yang luar biasa dan sulit ditebak oleh koalisi patahana.

Inilah ideologi, politik, strategi dan taktik (IDEOPOLSTRATAK) yang sesungguhnya. Skenario tipuan halus ini serentak membuat koalisi patahana dijadikan bahan badut politik oleh sejumlah kalangan. Forum Ijtima’ Ulama yang diselenggarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat 27 Juli kemarin membuka tikungan hitam bagi koalisi patahana. Pasca Forum Ijtima Ulama diselenggarakan, hanya butuh waktu singkat di last minute lalu diputuskan Kyai Ma’aruf Amin (Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia) sebagai Calon Wakil Presiden Jokowi dan mengabaikan nama Mahfud MD yang diusulkan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Padahal Mahfud MD sudah menyiapkan Curriculum vitae atau Riwayat Hidup dan mengukur baju untuk acara deklarasi dirinya sebagai Cawapres pendamping Jokowi diesok hari. Jika pikiran politik yang terselubung dari koalisi kubu patahana bahwa Kyai Ma’aruf Amin bisa menjadi tameng simbol ulama dalam mendulang suara umat Islam sekaligus meredupsikan Ijtima Ulama, ini adalah suatu keterbatasan berfikir dari koalisi patahan dalam membaca peta politik koalisi oposisi. Ijtima Ulama dan ditambah lagi dengan skenario ngambek kardus kosong Partai Demokrat hanyalah umpan politik bagi koalisi patahana mengeluarkan nama Calon Wakil Presiden yang dianggap sakti.

Dengan munculnya nama Kyai Ma’aruf Amin menerangkan bahwa koalisi patahana termakan dengan umpan jelek dari koalisi opoisisi tersebut. Sebab, saat ini bisa dikatakan umat Islam terlanjur loyal kepada figur Prabowo Subianto, Partai Oposisi, dan para ulama yang berdiri dikoalisi oposisi akibat kekecewaan dari beberapa kebijakan maupun sikap politik pemerintah selama empat tahun berjalan. Hilangnya figur Mahfud MD menambah masalah bagi koalisi patahana, sebab figur Mahfud MD adalah figur tepat yang mampu membuat blunder koalisi kubu oposisi, bukan figur Ma’aruf Amin yang dinilai rakyat sudah terlalu tua dan tidak layak lagi mengurusi hal-hal politik duniawi.

Setelah munculnya Kyai Ma’aruf Amin, muncullah Sandiaga Uno (Wakil Gubernur DKI Jakarta), seorang figur muda, ganteng, cerdas, visioner, Enerjik dan ahli ekonomi yang akan mendampingi Prabowo Subianto. Kehadiran Sandiaga Uno ini semakin memperparah keyakinan percaya diri dari koalisi patahana. Selain ganteng, cerdas, visioner, Enerjik dan ahli ekonomi yang diyakini bersama Prabowo Subuanto mampu membawa Indonesia sesuai harapan umat Islam dan rakyat Indonesia, figur Snadiaga Uno juga merupakan represetasi kaum muda Indonesia, seperti yang dipidatokan Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan pertama dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Inilah kecerdasan Prabowo bersama koalisinya dalam menentukan Sang Calon Wakil Presiden sesuai harapan rakyat.

Setelah munculnya Sandiaga Uno, muncullah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta para ulama dan koalisi partai oposisi, mengantarkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mendaftarkan diri sebagai Capres dan Cawapres RI 2019 – 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Disitulah berakhirnya skenario menjebak koalisi patahana Jokowi dengan umpan jelek.

Yang pada akhirnya ‘raut wajah Ketua Umum PDIP terlihat sedang kurang begitu sehat saat mendeklarasikan Jokowi – Kyai Ma’aruf Amin, sedangkan Prabowo bersama koalisi oposisinya tertawa Habib Riziek pun tertawa. Keputusan koalisi Jokowi berpasangan dengan Kyai Ma’aruf Amin adalah tanda 1 per 3 kekalahan yang siap dihadapi. (***)

https://fajar.co.id/2018/08/10/jokow...badut-politik/

Silahkan takbung diskusikan...emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 3
Jokowi nyungsep emoticon-Cool
mari kita lihat hasil akhirnya
#salamgolput
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


prabosu nyungsep emoticon-fuck
penasaran kalau suara golput sampai 30% lebih apa yg terjadi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Quote:
Indonesia udah terbiasa auto pilot, siapapun presidennya ane udah siap2 apa yg harus dilakukan kedepannya
BODO AMAT
Jokowi Terjebak dan Jadi Badut Politik
Balasan post pinkypatrick
Quote:


2014 itu sekitar 30% golput
Judul dan isi berita ga sesuai
TS punya 500M ga buat bayar nasbung nastak buat diskusi????

Enak aja diakusi gratis
Bayar woyyy
Jokowi Terjebak dan Jadi Badut Politik
salam golput juga emoticon-Cool
Kalau cawapresnya Mahfud, 2019 tinggal pelantikan saja, sudah pasti satu putaran, siapapun cawapres dikoalisi.
Apapun ngelesnya, tetap bagi yang mengikuti tahap demi tahap melihat bahwa pak Jokowi telah salah strategi, bisa juga istilahnya kena jebakan batman.
Quote:


Jokowi Terjebak dan Jadi Badut Politik
Salam persatuan aja gan emoticon-shakehand

Rezim jokowi rezim roket dan rezim tipu tipu
1. Pengangguran meroket
2. Phk pribumi meroket
3. Kemiskinan pribumi meroket
4. Mata sipit semakin meroket jumlahnye
5. Lapangan kerja untuk mata sipit meroket
6. Harga harga meroket
7. Revolusi mental jokowi yaitu menjadikan indonesia negara bebas yaitu seks bebas,lgbt legal, prostitusi legal, pernikahan sejenis legal,memecah agama jadi banyak contohnye ingin menghapus kolom agama memasukkan aliran kepercayaan demi ambisi negara komunis yang benci agama demi itu semua pencitraan dan akting serta menghalalkan segala cara
8. Premium hilang dari pasaran tujuannye rakyat kagak perlu disubsidi demi rezim roket
Diubah oleh ooolala
berparagraf-paragraf menyusun pembelaan diri atas kecolongan ulama sebagai wapres tempo hari, soalnya HRS sendiri menginginkan itjima II. ini membuktikan langkah mengusung ulama sudah dinetralisir. kalau mau dukungan partai sudah tentu ambil AHY pilihan paling tepat. tapi berhubung modus operadi adalah sarana dan prasarana via kerdus, maka mengambil sandi adalah pilihan yang paling masuk akal.




Quote:


mahfud tidak disukai imin dan romi bre..joko ga bisa nolak inginnya pkb..
pilih yang tulus
Jokowi Terjebak dan Jadi Badut Politik
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di