alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KH Ma'ruf Amin dan Kontroversi Fatwa Bunga Bank Haram
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6f9d9c582b2eac2b8b4568/kh-maruf-amin-dan-kontroversi-fatwa-bunga-bank-haram

KH Ma'ruf Amin dan Kontroversi Fatwa Bunga Bank Haram

Jakarta - Di tengah kontroversi fatwa bunga bank haram pada 2003, KH Ma'ruf Amin yang berada di luar kota mendapat telepon dari stasiun Metro TV. Dia diminta kesediaannya untuk tampil live via telepon membahas isu tersebut dengan narasumber yang dirahasiakan. 

Sebagai tokoh di balik lahirnya fatwa tersebut, Ma'ruf tak gentar. Dia merasa itulah kesempatan baginya untuk menjelaskan kepada publik tentang latar lahirnya fatwa tersebut. 

Begitu telepon berdering, di layar televisi muncul wajah seorang tokoh yang sudah sangat dikenalnya: KH Abdurrahman Wahid. "Wah...Gus Dur," Ma'ruf membatin. Dia tak menyangka bila lawan berdebatnya adalah seniornya yang paripurna.

Begitu tayang, pewawancara langsung memberikan pertanyaan ke Gus Dur. Dengan gayanya yang khas, mantan Ketua Umum PBNU selama tiga periode itu langsung menyindir Kiai Ma'ruf dengan mengatakan bahwa Yusuf Qardawi (ulama Mesir) tak mengharamkan bunga bank. 

"Bagaimana seorang kiai Ma'ruf bisa membuat fatwa bahwa bunga bank haram. Apakah Kiai Ma'ruf lebih alim dari Yusuf Qardawi?"

Ketika giliran bicara tiba, Kiai Ma'ruf merespons pernyataan Gus Dur dengan kalimat yang langsung menohok. "Gus Dur salah." Ma'ruf memaparkan fatwa bunga haram bukan milik pribadinya tapi hasil ijtima ulama 100 ulama. 

"Yusuf Qardawi pun sudah mengharamkan bunga bank. Itu sudah menjadi keputusan ulama seluruh dunia," jeas Ma'ruf seperti tertuang dalam biografi, "KH Ma'ruf Amin Penggerak Umat Pengayom Bangsa" yang ditulis Anif Punto Utomo seperti dikutip detikFinance, Jumat (10/8/2018).

Ikhwal fatwa haram bunga bank diawali dengan fatwa Dewan Syariah nasional MUI pada 2000, bahwa bunga bank tidak sesuai syariah dan dinyatakan bahwa seluruh wilayah Indonesia masih bersifat darurat. 

Tiga tahun kemudian, dalam sebuah seminar di Surabaya Ma'ruf sebagai Ketua Komisi Fatwa mengungkapkan bahwa MUI akan segera mengeluarkan fatwa bunga haram.

Di tengah pro-kontra menyikapi pernyataan tersebut, MUI menggelar rakernas pada 14-16 Desember 2003. Hasilnya, bunga bank adalah haram.

Baca juga: Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi Jadi Sentimen Positif ke Pasar


Ketua Umum MUI KH Sahal Mahfudz buru-buru mengklarifikasi bahwa fatwa tersebut belum final, belum menjadi keputusan MUI.

Sekretaris MUI Din Syamsudin, Ketua Umum PP MUhammadiyah Syafii Maarif, dan Ketua Lajnah Bahtsul Masail NU Masdar F Mas'udi termasuk yang menolak keputusan komisi fatwa tersebut. Sementara Cendekiawan muslim Nurcholish Madjid menilai bunga bank tidak haram karena tidak ada unsur eksploitasi di dalamnya.

Di luar kalangan ulama dan cendekiawan, para akademisi dan praktisi perbankan ikut menyuarakan keberatan. Bank Indonesia lewat Kepala Biro Syariah Harisman dan Kepala Litban BI Mulya Siregar mengungkapkan kekhawatiran akan terjadi rush di bank konvensional bila fatwa tersebut diberlakukan. 

Sebab bagi hasil bank syariah saat itu lebih besar ketimbang bunga deposito bank kovensional, sehingga lebih menarik sebagai tempat menyimpan dana.

Di sisi lain, bila terjadi perpindahan dana besar-besaran, bank syariah tidak siap. Sebab perbandingan dana yang dihimpun terhadap pembiayaan yang tadinya di atas 80% bisa merosot drastis karena dana yang datang begitu cepat tidak segera tersalurkan.

"Fatwa bunga bank haram akan menggoncang perbankan nasional," kata Mulya.

Baca juga: Jadi Cawapres Jokowi, Berapa Jumlah Harta Ma'ruf Amin?


Toh, semua itu tak membuat Ma'ruf Amin berubah sikap. Dengan tenang dia menyatakan apa yang dikhwatirkan BI tak akan terjadi. Akhirnya, pada 3 Januari 2004 fatwa bunga haram itu resmi menjadi fatwa MUI. 

Setelah enam tahun berjalan, Muhammadiyah pun mengeluarkan fatwa haram bunga bank. Cuma NU yang sampai sekarang masih menempatkan bunga bank sebagai khilafiyah.

https://m.detik.com/finance/moneter/d-4159663/kh-maruf-amin-dan-kontroversi-fatwa-bunga-bank-haram

Haram apa nggak
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Hahahahaemoticon-Ngakak
Aman dari vpnemoticon-anjing
Diubah oleh nastaik2200kv
Jokowi-Maruf Amin: Pemimpin untuk SEMUA GOLONGAN emoticon-Recommended Seller

Prabowo-Sandi: Pemimpin untuk tukang bakar sekolah dan ex-bos Kalijodo emoticon-No Hope

Dengan adanya KH Maruf Amin sebagai wapres inilah saatnya kebangkitan ekonomi umat emoticon-Recommended Seller
Salam persatuan gan emoticon-shakehand
Jangan mau diadu domba lagi emoticon-Recommended Seller
Mari SEMUA GOLONGAN bahu-membahu memajukan bangsa dan negara emoticon-Recommended Seller
semoga ketika benar beliau jd RI2, lebih ditegaskan lg, kalau bisa transaksi uang negara semakin banyak di bank syariah supaya barokah
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
WKWKW... LALU NEGARA YG NGUTANG DI BANK PEMBANGUNAN ASIA GA BAROKAH TOH... WKWKK
Mau gimana lagi, kitabnya menulis A ya dia bilang A. B ya bilang B. Alasan banyaknya kaum konservatif dan fundamentalis di negeri ini simple kok. Cuma mengikuti apa yang tertulis. Gak kurang dan gak lebih.
Ingat sebaik-baiknya kita seburuk-buruknya ulamak yg tdk pilih kiai maaruf amin, siap2 kehilangan kavling surga
Indonesia tanpa riba 2019

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
biarin aja...
biar nasbung makin kejet2


emoticon-Ngakak
bener2 bakal mundur indonesia klo dia yg ngatur ekonomi emoticon-Nohope
Mantap pak kyai.
Diubah oleh 54m5u4d183
Rame nanti pas debat.. emoticon-Ngakak
Balasan post yesknow
Quote:


Nasbung malah seneng kalo riba diharamkan
klo rupiah melemah,pilihannya menaikkan suku bunga,pilihan nya bakar itu bank
Balasan post nastaik2200kv
Quote:


ente anti islam antek PKI antek komunis aseng kalo gak pilih jokowi mahruf amin, wowok itu 50% cinak lho, unok 25% cinak hokkien dari fujianemoticon-Ngakak emoticon-Jempol
Mengharamkan sesuatu yang masih khilafiah itu tidak bijaksana. Terbukti fatwa haram bank konvensional tidak berjalan efektif.
UAS saja masih mentolerir penggunaan bank konvensional asalkan bunga yang diterima diberikan kembali kepada masyarakat.
emoticon-Wkwkwk goblok skg serang maruf amin

dlu2 kmana sehhh
Balasan post buruhrokok
Quote:

bank seriah aja milik orang kafir

apa yang bisa diharapkan

emoticon-No Hope
Balasan post nanis69
Quote:


semoga kelak jd RI2, beliau mampu membenahinya
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di