alexa-tracking

Seberapa Dewasakah Kita?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6f61df529a45075b8b4583/seberapa-dewasakah-kita
icon-hot-thread
Seberapa Dewasakah Kita?
Kehidupan yang kita jalani pastinya tak abadi, dalam setiap masanya kita terus bertumbuh mulai dari terlahir ke dunia, dewasa, tua hingga meninggalkan dunia.  Tak selamanya kita hidup menjadi anak-anak, karena setiap anak-anak lambat laun akan menjadi dewasa seiring waktu berjalan. Manusia dalam setiap usia tentu hidup dengan dunianya masing-masing, anak-anak dengan dunia bermainnya sementara orang-orang dewasa berkutat dengan seputar kerja keras dan upaya untuk bertahan dalam kehidupan.

Seberapa Dewasakah Kita?

Credit : beritagar.id


Masa kecil adalah masa saat kita mulai mengenal dunia dan juga sebagai masa memulai pencarian jati diri, tak dapat dipungkiri bahwa masa-masa kecil hingga beranjak dewasa selalu ingin tahu banyak hal. Imajinasi di masa-masa itu terlihat begitu jelas, saat setiap anak ditanya apa cita-citanya tentu mereka akan menjawabnya tanpa ragu, entah itu menjadi guru, dokter, pilot, masinis dan lain sebagainya. Dunia masa kecil memang merupakan dunia yang rasanya hampir tak ada beban kehidupan dan terasa enjoy untuk dijalani, maka beruntunglah bagi setiap orang yang pernah merasakan indahnya kebahagiaan di masa kecil.

Waktu pasti akan selalu berputar, kehidupan ini tentunya akan terus mengalir, seperti konsistennya air yang terus mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah. Begitupun kehidupan kita, disadari atau tidak lambat laun masa anak-anak akan berlalu dan mulai beranjak menuju masa remaja dan juga dewasa. Seiring bertambahnya umur kita tentunya akan semakin banyak hal-hal baru yang kita temui dan semua hal itu akan membuat kita menyadari bahwa diri kita lambat laun akan menyadari realitas kehidupan yang dijalani di dunia ini. Pikiran yang selalu imajinatif saat anak-anak mulai berganti dengan pikiran yang rasional dan realistis seiring dengan akrabnya dengan kehidupan orang-orang dewasa.

Terkadang senyum keceriaan di masa kecil seakan enggan tuk hadir lagi saat beranjak dewasa. Kehidupan dewasa tentunya penuh dengan keseriusan dan terkadang jarang ada hal-hal lucu di dalamnya. Ragam masalah silih berganti menghantui dalam setiap harinya seakan melengkapi bahwa hidup ini memang bukanlah untuk main-main. Masalah yang menghampiri membuat orang-orang belajar banyak hal. Bukan hanya sekedar perjalanan hidup semata, tetapi juga bisa membuat seseorang menjadi lebih bijak dalam menjalani hidupnya.

Umur setiap orang dalam setiap waktunya akan selalu bertambah, namun terkadang penambahan usia tak selalu diiringi dengan perubahan lain mulai dari sikap dan hal lain yang belum sepenuhnya dewasa. Lalu bagaimana dengan diri kita? Apakah dengan bertambahnya usia diiringi dengan segi kedewasaan lain seperti dalam berpendapat dan berperilaku? Semuanya kembali kepada diri kita masing-masing.

Jika ada yang mengatakan kedewasaan itu adalah pilihan, bisa dibilang benar adanya karena kedewasaan itu kembali kepada keputusan setiap orang sendiri apakah dia punya tekad untuk bersikap dewasa atau tetap bertahan tanpa adanya perubahan menuju kedewasaan.

Alangkah meruginya kalau hidup kita sama seperti hari kemarin,  apalagi saat kita terjebak pada kesalahan yang sama tentunya akan melahirkan penyesalan mendalam. Bersikap dewasa itu perlu karena menjalani kehidupan dewasa tentunya banyak halang rintangnya. Bukan sekedar dewasa usia, tapi juga diiringi dengan kedewasaan sikap dan kematangan dalam hal lain seperti kemampuan soft skill dan lain sebagainya. Kedewasaan dibutuhkan dalam mengarungi aktivitas kehidupan seperti menjalani rumah tangga dan juga organisasi baik itu perusahaan atau lembaga.

Seberapa Dewasakah Kita?

Credit : radarriaunet.com


Seberapa dewasakah kita? Hanya kita sendiri yang tahu apakah kita sudah sepenuhnya dewasa dalam menjalani kehidupan ini atau tidak, berbahagialah bagi setiap orang yang bertambah usia semakin bijaksana dalam kehidupan, jika belum janganlah bersedih hati karena masih banyak waktu untuk menjadi seseorang yang dewasa sepenuhnya. Agan dan sista ingin menambahkan? Silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan berikutnya. emoticon-Big Grin

Sumber :
Opini Pribadi dan Inspirasi Kehidupan
Sumber Lain
Sumber gambar via google images
image-url-apps
Quote:



Quote:







image-url-apps
Reseved
KASKUS Ads
Jejak dulu di Pageone Thread suhu Tafakoer emoticon-Nyepi
image-url-apps
Bisa mengendalikan emosi, ga egois terhadap orang lain dan pasangan, sabar menghadapi masalah, ga banyak umbar status di sosmed, dan selalu melihat masalah dari dua sudut pandang (korban dan pelaku) jadi lebih bijak bersikap. Itu sikap dewasa menurut ane, dan berusaha ane terapkan.emoticon-Cool
image-url-apps
Quote:


Silahkan gan emoticon-Big Grin
image-url-apps
Jadi dewasa gini membosankan sebenerny gan.. tiap hari ngalamin rutinitas yg membosankan. Ane udah gawe 5 tahun aja kayak gk berasa, beda sama 3 tahun sekolah yg berasa lama banget..
image-url-apps
Kita dianggap dewasa jika sudah pernah mbokep mbil coli ama sex bebas gan.
Quote:


Bener banget bre ..
image-url-apps
saya blm dewasa, makanya berguru pada anda emoticon-Nyepi
wah wah

yg jelas kakek sugiono lah yg paling dewasa emoticon-Wagelaseh
image-url-apps
Quote:


Haha emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Seberapa dewasa kita?

Coba tanya dilink ini.

Seberapa Dewasakah Kita?
image-url-apps
Quote:


Wah wah wah... emoticon-Matabelo
image-url-apps
Wah ane masih muda gan emoticon-Wagelaseh
image-url-apps
Quote:


Semangat untuk berkarya gan emoticon-Recommended Seller
image-url-apps
Quote:


Oke gan, semangat juga buat ente emoticon-Cendol Gan
Quote:


bgzd emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


Pasti itu harus hehe
image-url-apps
Ane gembok dulu emoticon-Cool
×