alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Prabowo Tepuk Pundak AHY: Ini Kita Siapkan untuk Masa Depan
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6f2cb032e2e6bb748b456b/prabowo-tepuk-pundak-ahy-ini-kita-siapkan-untuk-masa-depan

Prabowo Tepuk Pundak AHY: Ini Kita Siapkan untuk Masa Depan

Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyusul ke Masjid Sunda Kelapa untuk menemui Prabowo Subianto dan para tokoh koalisi lain, sesaat sebelum mendaftar ke kantor KPU.

Prabowo tampak menyambut putera mahkota Cikeas itu, dan menyampaikan hormat atas kebesaran hati tak diusung sebagai cawapres, namun tetap memberikan dukungan untuk Prabowo-Sandi.

"Saudara AHY ini adalah modal bangsa yang kita siapkan untuk masa yang akan datang," ucap Prabowo sambil menepuk pundak AHY di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (10/8).

AHY dan Ibas di Sunda Kelapa. (Foto:Rafyq Panjaitan/kumparan)

Hadir Sandiaga Uno, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Waketum PAN Mulfachri Harahap, Rhoma Irama, Waketum Gerindra Fadli Zon, Sekretaris Jenderal FUI Al khaththath, Wakil Ketua Umum Edhie Prabowo, Anggota Dewan Kehormatan Gerindra Muhammad Syafii, dan lainnya.
"Jadi kalau diperhatikan Ustaz Salim, Profesor Amien Rais, saya semua kita menyiapkan generasi penerus kita. Nanti genersinya adalah yang muda-muda ini yang akan menegakkan amanat penderitaan rakyat dan keadilan," imbuh Prabowo.

AHY dan Ibas di Sunda Kelapa. (Foto:Rafyq Panjaitan/kumparan)

Ketua Umum Gerindra itu juga menyebut nama Gubernur DKI Anies Baswedan yang sebetulnya diminta untuk menjadi cawapres, namun menolak karena ingin menuntaskan masa jabatan 5 tahun di DKI.
"Beliau setia pada sumpahnya," puji Prabowo pada Anies yang hadir di sampingnya.
"Semua berkorban, PKS berkorban, semua terrus berkorban, itulah jiwa besar berkorban. PAN juga berkorban, Demokrat, Sandiaga Uno juga berkorban. Kita semua berkorban untuk Indonesia," paparnya.
Setelah paparan singkat itu, Prabowo dan para pendukung bergerak menuju ke kantor KPU untuk pendaftaran capres-cawapres.

https://m.kumparan.com/@kumparannews/prabowo-tepuk-pundak-ahy-ini-kita-siapkan-untuk-masa-depan-1533814983435185022


https://m.kumparan.com/@kumparannews/foto-prabowo-yang-mengistimewakan-ahy-1533814983435185125


jatah menteri nih kl menang, nastak pasti kelojotan emoticon-Ultah:
Halaman 1 dari 3
Mayor Kardus?

emoticon-Wakaka
Balasan post i.am.legend.
Quote:


Kalo wafres jkw afe Om ??
Dulu sich katenye femimpin 212 yg jeblosin junjungan ente ke fenjara 2 th

Prabowo Tepuk Pundak AHY: Ini Kita Siapkan untuk Masa Depan

disiapkan untuk masa depan.. tapi disikut pas ada yang kuat bayar mahar emoticon-Hammer2
Prabowo Tepuk Pundak AHY: Ini Kita Siapkan untuk Masa Depan
Balasan post bagong2018
Quote:


Iya benar.
Terus? Harus dendam?
Gak lah.

Lebih ngeri kalau Indonesia jatuh ke pedagang. macam Uno.

Mengalah untuk mempertahankan kemenangan itu emang sulit. Tapi harus tetap fight.
1 di antara 200 juta orang!

Cum laude dari Amerika, itulah prestasi akademisnya. Distinguished Research Professor di bidang entrepreneurship dari George Washington University, itulah gelar akademisnya. Boleh dibilang, dia seorang entrepreneur yang sangat cerdas.

Tahun 2011, saya tanya langsung ke orangnya. Apa amalannya sejak dulu. Dia mengelak. Merasa nggak enak kalau mengumbar-ngumbar amal. Setelah saya desak-desak, akhirnya dia jawab juga, "Saya rutin ber-dhuha sejak SMA." Masya Allah!

Yang menakjubkan, di usia 40-an, ia berhasil masuk dalam 100 orang terkaya di Indonesia dengan lebih 50.000 karyawan!

Tapi, menurutnya, "Nggak ada untungnya predikat terkaya. Coba tanya setiap pengusaha, pasti menjawab nggak ada pengaruh-nya. Jadi, predikat ini bukan privilege, tetapi responsibility untuk memberi contoh dan memotivasi entrepreneur."

Bukan sekadar wacana tapi ia juga membuktikan kata-katanya. Beneran. Sejak dulu sampai sekarang, ia rutin keliling Indonesia menjadi narasumber seminar wirausaha. Tanpa bayaran. Tanpa motif politik.

Belakangan ini, berbagai fitnah dialamatkan kepada dirinya. Tapi kalau Anda bertemu dia satu menit saja, Anda akan tahu bahwa fitnah itu beneran fitnah. Nggak lebih dari itu. Saya lihat sendiri bagaimana ia memperlakukan keluarganya. Santun dan penuh kasih-sayang.

Demikian pula perlakuannya terhadap orang-orang yang belajar dan ngefans sama dia. Sangat sabar dan bisa mengingat orang satu per satu. Jujur saja, saya saja sering lupa kalau ketemu banyak orang. Tapi, dia beda. Dia bisa mengingat orang satu per satu.

Beberapa kali saya bertemu dia di airport atau di pesawat terbang. Ternyata pernah juga dia duduk di kelas ekonomi. Bayangkan, maskapai saja sanggup dia beli, tapi ia kadang duduk di kelas ekonomi. Bukan kelas bisnis!

Saya juga melihat ponsel dan arlojinya biasa-biasa saja. Bahkan gores-gores dan sompel-sompel. Saya melihat itu selama sekian tahun. Bukan sebulan dua bulan. Dan ketika saya lunch semeja bareng dia, nggak disangka-sangka dia mengambilkan lauk untuk saya. Masya Allah!

Terlepas dari itu, fisiknya kuat. Berenang antar pulau, ia sanggup. Kalau berlari, jangan ditanya.

Sangat cerdas, sangat kaya, sangat kuat, sangat santun, sangat sederhana. Hampir 40 tahun umur saya dan menurut pengalaman saya, amat langka ada orang seperti itu. Saat lunch dan ngobrol-ngobrol bareng Ust Yusuf Mansur, sang ustadz juga sempat geleng-geleng kepala, "Kok ada ya orang seperti itu."

Kemudian, saya sempat menyesalkan manakala mendengar dia nyemplung ke dunia politik. Sayang, menurut saya. Tapi, yah sudahlah. Alasannya, dia ingin membenahi negeri ini 'dari dalam'. Mungkin Anda sudah bisa menebak siapa orang yang saya maksud. Dialah Sandiaga Uno. Dia pun bertekad, kalau terpilih jadi wakil gubernur DKI, tidak akan mengambil gajinya.

Begini. Saya tidak mau mendikte pilihan politik Anda. Toh Anda sudah tahu sosok mana yang kompeten dan bisa mempersatukan warga DKI dari golongan manapun. Yah, kita sama-sama tahu, buat apa pembangunan fisik kalau warganya berantem tiap sebentar karena si pemimpin tidak bisa mengontrol ucapannya.

Di sini saya hanya ingin berbagi pengalaman dan menyampaikan kebenaran. Setidaknya, kisah ini menjadi inspirasi keteladanan bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Yah sudah saatnya kita memiliki pemimpin yang layak dicontoh ucapannya dan tindakannya.

( Ippho Santosa )

Prabowo Tepuk Pundak AHY: Ini Kita Siapkan untuk Masa Depan

Prabowo Tepuk Pundak AHY: Ini Kita Siapkan untuk Masa Depan
Diubah oleh antikritik19gp
Balasan post antikritik19gp
Quote:


berarti sandi lebih jantan tibang si kodok yg maruk jabatan emoticon-thumbsup:
Jabatan ibadah.

Yang bilang katanya dana operasional gak mau diambil, mau diwakafin buat maayarakat Jakarta?

Pfffff! emoticon-Big Grin
atas ane buzzer wkwkk
Balasan post bagong2018
Sambil bilang :


Nabung yg banyak ya emoticon-Wkwkwk
Balasan post blueisred
Quote:


Yakin? emoticon-Big Grin

Ada bukti?
Balasan post i.am.legend.
Quote:

Nasbungtaik goblok mana paham emoticon-Ngakak
Quote:


maaf puh bukan ente tadi post ane kalah cepet ama ente

itu yg klipingan malam2 zzzz
Quote:


Bagus! emoticon-thumbsup

Sana diambil kardusnya! emoticon-paket
fix ahy jd menteri pertahanan
Quote:


Udah gw duga.
Gw lebih cepet.

emoticon-Hammer2

Quote:


Masih aja mimpi jadi pimpinan.
Macam Indonesia kekurangan Jenderal2 terbaik.

Kalau di Libya dulu bolehlah.
Presidennya Kolonel.

emoticon-Ngakak
di bo'ongin gus
Quote:


Dengan kekuatan kardus, akan membelai jendral Wowo. emoticon-Cipok
Gembok kali ah. emoticon-paket
Balasan post i.am.legend.
Quote:


Ngeri afaan ?? Emang nye die monster femakan manusia ??
Asumsi fantasi dan otak fenuh kebencian jangan samfe di bawa2 dunk Om

Ngemeng2 ..Opa JK bukan fedagang ya Om ?? Mungkin karna die fedagang bakpao dari Glodok ...jadi kaga ngaruh yeee

Situ sehat ??
OD mecin kaleeee

Prabowo Tepuk Pundak AHY: Ini Kita Siapkan untuk Masa Depan

Diubah oleh bagong2018
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di