alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6ed76ede2cf2ae298b4571/sandiaga-uno-disebut-santri-post-islamisme-begini-penjelasan-pks

Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS

Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
Reporter: Ahmad Faiz Ibnu Sani
Editor: Juli Hantoro
Sabtu, 11 Agustus 2018 17:06 WIB


Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS



TEMPO.CO, Jakarta - Sebutan santri post-Islamisme untuk calon wakil presiden Sandiaga Uno dari Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman banyak dipertanyakan di media sosial.

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta menjelaskan apa yang dimaksud dengan istilah itu dan mengapa pihaknya menganggap Sandiaga masuk dalam kriterianya.

Menurut Sukamta, salah satu ciri dari Sandiaga yang bisa dilihat sebagai sosok santri post-islamisme adalah kedekatan dengan tokoh-tokoh agama. "Kedekatan dengan ulama dan perilaku Islami yang menunjukkan kesalihan pribadi itu bagian tidak terpisahkan," katanya lewat pesan singkat pada Tempo, Sabtu, 11 Agustus 2018.


Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS



Sukamta menjelaskan ciri utama dari aktivis post-islamisme ini adalah mereka cenderung pragmatis, realistis, dan bersedia berkompromi dengan realitas meski tidak selalu ideal. Namun ia membantah jika Sandiaga atau aktivis post-islamisme ini sekuler.

Ia berujar Sandiaga dan para tokoh post-islamisme ini tidak lagi terobsesi dengan penerapan ajaran Islam yang kaku. "Seperti penerapan hukum syariah secara kaku dalam kenyataan politik sehari-hari," ucapnya.

Anggota Komisi Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat ini berujar post-islamisme adalah tahapan terkini dari gerakan dakwah Islam setelah revivalisme dan strukturalisme Islam. Gerakan ini mulai menguat seiring dengan kebangkitan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di Turki.

Sukamta menuturkan secara singkat post-islamisme adalah gerakan yang lebih mementingkan tercapainya esensi Islam, moderat, menyatu dengan sistem yang sedang berjalan, yaitu demokrasi. Pendekatan mereka lebih pragmatis, yaitu tercapainya target riil seperti ekonomi, pembangunan, pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.


"Pak Sandi disebut oleh presiden PKS sebagai santri Post-islamisme karena memang beliau mewakili tipologi aktivis dakwah Islam seperti tersebut di atas," ucapnya.

Presiden PKS Sohibul Iman dalam sambutannya saat deklarasi Prabowo - Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan wakil presiden, menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sebagai santri post-Islamisme.

Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS




https://nasional.tempo.co/read/11160...penjelasan-pks



Parte Sapi Kenak Timpuk 500 "Kardus".... Makan Taik Kuda pun terasa Coklat...

Jangan Lupa bayar Fahri Hamzah 30 "Kardus".... jadi sisa 470 "Kardus"....



Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS


Diubah oleh president.trump
Halaman 1 dari 2
dimana-mana, yang namanya santri itu harus mondok dulu
NGOAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHA emoticon-Ngakak

Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
Diubah oleh kardus.kocrot
Beneran Banyak nastak tergucang ternyata... Hahahhahahhaha

Pasca Ma’ruf, Pemimpin Seword.com Ingin Istirahat dulu dari Relawan Jokowi

Saat drama politik terjadi, Mahfud MD batal ditetapkan sebagai Cawapres dan malah terpilih Maruf Amin, ada beragam emosi yang menyeruak di kepala saya.

Bagaimana tidak, kita yang selama ini mengedepankan toleransi, menolak politik SARA, harus menerima seorang Maruf Amin, ketua MUI yang tahun lalu berkat fatwanya negeri ini diambang kericuhan. Demo berjilid-jilid mengawal fatwa MUI demi memenjarakan Ahok.

Bagi saya pribadi, ini bukan soal Ahoknya, tapi tentang radikalisme dan arogansi kelompok garis keras. Yang seolah-olah punya kuasa dan bisa melakukan apa saja di negara kita.

Kalau ditanya apakah saya tersinggung mendengar Ahok menyinggung soal kitab suci yang tidak dia ketahui? Iya tersinggung. Tapi ketika melihatnya diserbu, diserang oleh kelompok khilafah dan radikal, di situ saya memilih untuk berdiri di sampingnya.

Saya bisa tidak setuju beberapa sikap Ahok, tidak sependapat dengan kebijakan dan cara komunikasinya, tapi kalau menyangkut soal intimidasi dan politisasi agama, saya tahu kita tidak bisa membiarkan hal itu terjadi dan menjadi bagian dari api yang mengobarkan permusuhan. Kita harus berada di pihak Ahok sebagai penyeimbang dan counter.

Lalu semalam, kita harus menerima kenyataan luar biasa, Maruf Amin sebagai Cawapres Jokowi. Sosok yang mengeluarkan fatwa Ahok penista agama, sosok yang menjadi saksi memberatkan Ahok di persidangan.

Sekali lagi ini bukan soal Ahok, tapi tentang toleransi dan kebhinekaan, tentang Indonesia. Sehingga di titik ini saya pikir akan membuat keputusan, cuti dari perhelatan politik, istirahat dari relawan Jokowi. Sengaja tidak saya gunakan kata “mundur” karena mungkin saya akan kembali, atau karena memang saya ini menjadi relawan atas inisiatif sendiri.

Semalam, dalam keadaan emosi, saya berpikir untuk menutup Seword.com dan seluruh akun media sosialnya. Namun saya tahu itu tidak mungkin, sebab alasan web ini online karena memang untuk Jokowi, selain itu banyak teman-teman penulis Seword yang masih tetap ingin bersama-sama Jokowi.

Kemudian saya berpikir untuk menjual perusahaan ini, Seword.com dan seluruh sistem yang ada. Saya ingin istirahat dari hiruk pikuk politik dalam jangka waktu yang lama, tidak ingin peduli dengan apa yang terjadi di negara ini. Terserah mereka-mereka saja. Tapi untuk ini pun saya perlu waktu, untuk menghubungi orang-orang oposisi yang selama ini sudah tertarik untuk akuisisi.

Jadi yang paling memungkinkan dan bisa saya lakukan saat ini adalah istirahat dulu. Sejenak. Sebelum akhirnya kembali masuk lapangan untuk mendukung Jokowi atau malah mendukung Sandiaga.

Saya tahu ini keputusan yang emosional, tidak bijak dan terserah apapun yang orang lain katakan. Ini negara demokrasi, saya punya hak untuk berekspresi. Sebelumnya, saat Ahok menyatakan cerai dengan istrinya, saya juga sudah membuat keputusan berbeda dari teman-teman penulis yang lain, saya tidak mendukung Ahok sebagai pejabat publik lagi.

Lalu kalau sekarang saya memilih untuk istirahat dulu, saya pikir itu hal yang biasa. Tidak seekstrim menarik dukungan terhadap Ahok sebagai pejabat lagi pasca keluar dari penjara nanti.

Mungkin itu saja yang perlu saya sampaikan. Seword insyaallah tetap online, karena admin tetap bekerja seperti biasa. Tapi saya atas nama pribadi ijin pamit dulu dari bahasan-bahasan politik atau tulisan-tulisan yang mendukung Jokowi dua periode.

Semoga ini dapat dipahami dengan baik, dan semoga apapun keputusan saya nanti, kembali mendukung Jokowi atau mendukung Sandiaga, pun semoga itu adalah keputusan terbaik bagi saya sebagai warga yang menginginkan negeri ini lebih maju.

Untuk teman-teman penulis, silahkan terus menulis seperti biasa, bebas dan terbuka, Seword ini milik kalian semua. Saya hanya kebetulan saja ditaqdirkan untuk mendirikan web ini. Dan jika pada akhirnya saya harus menyerahkan web ini ke orang lain atau pihak lain, mungkin itu juga bagian dari taqdir.

Terakhir, kalian tidak salah memilih Jokowi dan mendukung Maruf Amin, mungkin ini salah saya saja yang terlalu optimis, terlalu berharap bahwa negeri ini akan lebih baik jika dipimpin oleh sosok yang memiliki kompetensi dan kemampuan lebih baik di pemerintahan seperti Mahfud MD. Begitulah kura-kura.

Oleh : Alifurrahman (Pendiri Seword.com)
Diubah oleh pewartaberita
santri kardus emoticon-Ngakak
Lah habib karbitan aja disembah sama nasbung, ulama ngaku ngaku juga percaya aja
Apalagi ngaku santri abis itu ditimpuk duit
emoticon-Leh Uga
Diubah oleh converti
Mendadak santri emoticon-Ngakak (S)

Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
Diubah oleh gembalaonta212
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) menilai Prabowo Subianto tidak memilih ulama jadi cawapresmerupakan keputusan yang tepat. Sebab, Jokowi sudah memilih KH Ma'ruf Amin.

"Saya pikir tindakannya benar, sebab kalau dia angkat ulama juga, bersaing dengan Kiai Ma'ruf nggak ada gunanya. Dia harus mencari sosok lain, yang bisa mengimbangi dari segi lain,"
ujar Gus Solah usai mendapat penghargaan Gerakan Indonesia Beradab di gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/9/2018). 


Kiai Ma'ruf seng ada lawan emoticon-Cool
UDAH CAIR DANA 500M
Balasan post converti
Quote:


Dulu waktu masih Sukak Pakek Celana.... jadi Kernet di Kemayoran Gempol....

Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS

Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
paket istimewa sehari jadi santri dari ponpes Pks, biaya 500memoticon-Wkwkwk
Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
Satu2nya yang wajib diperhitungkan dari sandiaga adalah ni orang hoky nya gede. Tampang dapet, tubuh sehat, bini cantik, super kaya, bisnis maju, maju nyawagub pun jadi. Jadi ni orang emang keberuntunganya gede
jadi gini.. santri ala pks
lu bayar bisa jd santri

leh uga
Sandiaga Uno Disebut Santri Post-Islamisme, Begini Penjelasan PKS
baru jadi santri, lebih tinggi dan jelas yang sudah jadi ulama emoticon-Cool
klo doyok nambah 500M bisa2 diangkat jd habib sm fekaes emoticon-Wkwkwk
Bango lulusan pondok pesantren mana tuhemoticon-Ngakak (S)
Bsk pakein sorban kaya ngabalin modelnya gtu
Dari pebisnis mendadak santri emoticon-Ngakak
Quote:


sumpah ane kagak paham doyok bs jd tajir klo ngeliat dr kelakuan dia jadi wahgabener yg gak ada bagus2nya
Trus si wowo gmn, apa iya spt si unok.....



emoticon-Ngacir emoticon-Traveller
Quote:


Suda rejekinya emoticon-Big Grin
Quote:


belum seberapa sudah mundur...gimn kalau fpi ikut diminra gabung wiwi bisa gantung diri bre wkqk
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di