alexa-tracking

Wawancara Majalah Tempo, Blak-Blakan Maruf Amin Soal Fatwa Ahok

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6da09c5a5163b3138b4568/wawancara-majalah-tempo-blak-blakan-maruf-amin-soal-fatwa-ahok
Wawancara Majalah Tempo, Blak-Blakan Maruf Amin Soal Fatwa Ahok
Wawancara Majalah Tempo, Blak-Blakan Maruf Amin Soal Fatwa Ahok

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mengumumkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang baka mendampinginya dalam Pilpres 2019. Nama Ma'ruf pernah menjadi sorotan ketika mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dituduh menistakan agama.

Perkara ini bermula ketika Ahok, sapaan Basuki, berpidato di hadapan masyarakat Pulau Pari, Kepulauan Seribu pada akhir 2016. Kala itu, Ahok menyitir Al-Maidah Ayat 51. Video pidato Ahok ini viral. Beberapa organisasi masyarakat seperti Front Pembela Islam (FPI) berang. Mereka menggalang massa untuk meminta Ahok diadili lewat jalur hukum karena dianggap menistakan agama.

Suasana semakin panas ketika MUI mengeluarkan Fatwa yang berbunyi: "Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama dikategorikan : (1) menghina Al-Quran dan atau (2) menghina ulama yang memiliki konsekuensi hukum,". Pernyayaan MUI ini yang kemudian melahirkan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF). Kelompok GNPF ini yang kemudian menggerakan unjuk rasa mebndorong agar Ahok diadili, gelombang unjuk rasa tersebut dikenal dengan Aksi Bela Islam 411 dan 212.

Awal Juni 2017, Majalah Tempo mewawancarai Ma'ruf di rumahnya di Koja, Jakarta Utara. Ma'ruf blak-blakan soal kenapa akhirnya MUI mengeluarkan fatwa tersebut. Berikut petikan wawancara Ma'ruf dengan wartawan Tempo Reza Maulana dan Raymundus Rikang seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi 19 Juni 2017.

Wawancara Majalah Tempo, Blak-Blakan Maruf Amin Soal Fatwa Ahok

Keputusan MUI tentang penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama termasuk menimbulkan kegaduhan?
Bukan fatwa yang menimbulkan kegaduhan, tapi ucapan Ahok (panggilan Basuki). Fatwa itu muncul untuk mengkanalisasi gerakan yang berpotensi anarkistis. Kami keluarkan fatwa bahwa ada penghinaan, lalu salurkan ke penegak hukum.

Apa yang dihina Ahok: agama, Al-Quran, atau ulama?
Al-Quran dan ulama. Al-Quran karena dalam pidato Ahok ada kata-kata "dibohongi pakai Surat Al-Maidah". Masak, Quran bisa dijadikan alat kebohongan? Yang memberi penafsiran kebohongan itu ulama. Berarti ulama melakukan kebohongan menggunakan Al-Maidah.

Sementara fatwa media sosial butuh enam bulan, mengapa MUI hanya perlu sebelas hari memutuskan hal tersebut?
Kalau cuma omongan seperti itu, tidak sulit dan tidak butuh waktu panjang. Sebelas hari itu lebih dari cukup.

(Ketika Tempo mewawancarai Maruf, ia baru saja mengeluarkan fatwa larangan untuk menyebarkan hoax di media sosial)

Ahok berdalih tak mungkin menghina Islam karena konstituennya mayoritas muslim...
Dalam Islam, yang dinilai adalah ucapannya. Soal hati dan niat, urusan Allah. Nabi Muhammad SAW melarang kita menuduh orang munafik. Beliau bilang, apa kamu sudah membelah dadanya? Itu saya sampaikan ketika menjadi saksi di persidangan, Februari lalu.

Anda dibentak dalam persidangan itu?
Ya, oleh pengacaranya. Ahok juga membuat pernyataan yang keras di akhir persidangan.

Mereka bilang apa?
Saya lupa kalimat persisnya. Pokoknya, mereka tidak terima. Menuduh saya punya kepentingan lain dalam kasus tersebut dan mengancam akan melaporkan ke polisi karena memberi keterangan palsu.

Anda marah?
Enggak. Saya biasa menghadapi hal seperti itu. Seorang ulama harus bisa mengendalikan diri. Malamnya, saya ceramah di acara Hari Lahir NU, tidak terbawa situasi siang itu. Cool saja.

Kenapa Menteri Luhut Pandjaitan dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Mochamad Iriawan merespons dengan sowan ke rumah Anda?
Yang marah adalah umat karena saya diperlakukan seperti itu. Bukan hanya NU, tapi dari mana-mana. Para pejabat itu minta maaf dan minta saya menenangkan keadaan.

Ahok dan pengacaranya tidak minta maaf?
Mereka minta ketemu, saya enggak mau. Tapi, mereka minta maaf, saya maafkan. Yang penting kan maafnya. Ketemunya kapan-kapan saja.

https://pilpres.tempo.co/read/111567...oal-fatwa-ahok

NASTAK MASIH MAU MILIH JOKOWI GAK Y?
image-url-apps
Nastak cabang mana dulu
image-url-apps
senyumin aja, masa lalu itu
Wawancara Majalah Tempo, Blak-Blakan Maruf Amin Soal Fatwa Ahok
KASKUS Ads
image-url-apps
Nastak gimana nih, pindah haluan jd nsbung gih..
Yg nasbung pindah haluan jd nastak
image-url-apps
Dua periode gan!!✌
image-url-apps
sampah
image-url-apps
Nastak tetep coblos jokowi emoticon-Ngakak


Lumayan bisa kasih orderan untuk kader psk 5 taon lagi emoticon-Ngakak
image-url-apps
Masih mau dong, ya akhi.
image-url-apps
ayo nastak nasbung, lebih giat lagi emoticon-Goyang
nastak auto mualaf, dukung ulama, kriminalisasi ahoker. emoticon-Wowcantik
image-url-apps
bukti agama itu receeeh
image-url-apps
masih. Ahok sudah memaafkan Maruf 😊
image-url-apps
sang ulama telah menzholimi nabi kalian..emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Cieee nastak dongok kelojotan lagi. emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
Quote:



pertanyaan lebih berat sebenarnya : Apakah NASBUNG masih mau ikut ULAMA? emoticon-Leh Uga
Quote:


Wawancara Majalah Tempo, Blak-Blakan Maruf Amin Soal Fatwa Ahok emoticon-Big Grin
Reply to temonoid's post
image-url-apps
Quote:


tapi nabi kalian malah gak mendengar saran ulama, yang didengar malah saran DUIT 500 milyar emoticon-Ngakak (S)

Quote:


gw yakin sebenarnya NASBUNG lah yang kelonjotan
mau pakai SARA, bingung ..
mau bilang PKI, bingung ..
mau ikut ulama, bingung
mau gak sholatkan mayat, mayat udah bisa sholat sendiri



semua akan cebong pada waktunya
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:


Ada bukti 500M nya???ingat cawafres ente itu ulama kondang tidak suka berita tifu tifuemoticon-Big Grin
Quote:


kok berita tifu2? itu kan yang twit junjungan ente si Andi Arief emoticon-Leh Uga
pertarungan jendral kardus dan jendral curhat emoticon-Ngakak (S)
image-url-apps
Quote:

Junjungan ane frabowo..ente keliru lagiemoticon-Ngakak
×