alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ma'ruf: Masak yang Boleh Jadi Presiden-Wapres Tentara-Pengusaha Saja
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6d9c241ee5df23638b4569/maruf-masak-yang-boleh-jadi-presiden-wapres-tentara-pengusaha-saja

Ma'ruf: Masak yang Boleh Jadi Presiden-Wapres Tentara-Pengusaha Saja


MarufMa'ruf: Masak yang Boleh Jadi Presiden-Wapres Tentara-Pengusaha Saja: Masak yang Boleh Jadi Presiden-Wapres Tentara-Pengusaha Saja Ma'ruf Amin di PPP. (Kanavino/detikcom)
Jakarta - Ma'ruf Amin bicara soal kiai terjun ke politik praktis. Dia menegaskan menjadi pemimpin adalah hak semua golongan.

"Memang yang boleh jadi presiden dan wakil presiden itu politisi saja atau tentara saja, pengusaha saja? Kiai juga boleh," ujar Ma'ruf di kantor PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Ma'ruf Amin Cawapres Jokowi, Eggi Bandingkan Megawati-Hasyim

Ma'ruf memang mengaku lebih nyaman berada di jalur dakwah. Namun dirinya siap masuk dunia politik jika negara memanggil.

"Saya kan sudah mengatakan, saya enak di jalur ini, tetapi kalau negara membutuhkan saya, siap saya," ujar dia.

Dia mengatakan tak mempunyai niat menjadi wakil presiden. Keluarganya memintanya menjadi kiai.

"Saya memang tidak pernah berniat, berharap menginginkan, berangan-angan untuk menjadi wakil presiden. Saya itu disuruh jadi kiai. Keluarga saya itu disuruh jadi kiai," ucap dia.

Baca juga: Sebelum Jadi Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin Bertemu Ketum Kadin

Ma'ruf lalu bicara soal peran Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) dalam pencalonannya. Dia mengatakan manuver Rommy mengungkap 10 kandidat cawapres Jokowi jadi titik awal namanya diperhitungkan.

"Tapi karena dorongan Pak Rommy ini, apalagi setelah menyebut 10 nama, nama saya masuk di situ. Istilahnya itu mulai saya disebut-sebut," tuturnya.

Rais Aam PBNU itu kemudian berdoa. Ma'ruf berdoa, jika jabatan wapres itu baik untuk dirinya dan bangsa Indonesia, dia meminta jabatan itu didekatkan.

"Kalau memang wapres itu buat baik saya, baik buat bangsa saya, baik buat negara saya, dekatkan saya dengan jabatan itu," tutur dia.



https://news.detik.com/berita/416045...pengusaha-saja


sino dimakan sino emoticon-Ngakak

kanibalisemoticon-Ngakak

udah gak heran emoticon-Wakaka

Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
mampus sesama kanibal saling makan emoticon-Ngakak
Bakul vpn bangsad juga boleh koq pak emoticon-Traveller
Diubah oleh aj9mj
udahlah ts pensiun dini aja

kontrak bully mayat auto batal, file cetak spanduk hajar jenazah auto delete

gantung kibot dini emoticon-Ngakak

sekali tepuk 2 lalat mati emoticon-Leh Uga biar planga plongo tapi dua langkah di depan emoticon-Wakaka
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Balasan post bakar7sekolah
Quote:


gwa justru senang si maaruf ulama masuk istana emoticon-Big Grin

Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 08
Balasan post tereariyani
Quote:


gimana ane bisa percaya antun senang, kalo nama antun wanita tapi selangkangan antum ada batangnya

panasbung tolol antum emoticon-Ngakak
Benar-benar mengecewakan, swing voter (pemilih mengambang) dipaksa harus memilih kandidat yang benar-benar tidak sesuai dengan apa yang diharapkan..

Jokowi sebagai presiden incumbent justru memilih Mahruf Amin (Ketua MUI) sebagai counter strategi terhadap strategy kampanye yang selalu dilakukan oleh Prabowo yaitu menggunakan "trick agama"; dimana strategy ini sudah berhasil dilakukan Prabowo di Pilkada Jakarta 2017. Dan apa yang diputuskan oleh Jokowi sebenarnya sudah bisa diprediksi

Prabowo memilih Sandiaga Uno terkait masalah finansial (logistik kampanye) apalagi dia memiliki connection terhadap beberapa pengusaha besar (konglomerat).. Kinerja Uno saat menjadi Wakil Gubernur Jakarta, tidak terlihat dan tidak ada hasil nyata, apalagi programnya kebanyakan "tipu-tipu"... Uno juga banyak dikaitkan dengan permasalahan hukum. Sementara profile Prabowo juga tidak terlalu banyak membantu, kebanyakan membual dan membuat retorika besar yang sudah mirip dengan pemimpin-pemimpin Communist di Latin America seperti Chaves, Morales, Fidel Castro, dan Maduro..

Pada akhirnya voters (pemilih) pun diperhadapkan kepada situasi kepada politik identitas (SARA) pada Pilpres 2019.. Pemilih yang berlatar belakang Muhammadiyah dan pemilih yang beragama PKS akan memilih Prabowo. Dan voter yang memiliki background dari "kaum abangan" dan juga voter dari kalangan NU bisa dipastikan akan memilih Jokowi..

Permasalahannya, bagi para pemilih yang sudah bosan dengan Jokowi dan juga sudah bosan dengan Prabowo namun tidak memiliki ada harapan terhadap kandidat capres/cawapres yang ada saat ini, tentu saja akan kecewa berat, apalagi tidak adanya calon alternative padahal banyak sebenarnya kandidat yang bisa dimajukan terutama yang berasal dari Golkar..

emoticon-Angkat Beer

emoticon-Traveller emoticon-Ngacir
emang dia sanggup ngejalanin tugas wakil 😆
Balasan post bakar7sekolah
Quote:


oh itu kan nama akhwat ane emoticon-Malu

dah lah nyerah aja ini demokrasi liberal

mayoritas yg menang

mimpi yang indah ya emoticon-Wakaka

sharia bakal gerogotin sekular sedikit demi sedikit mulai dari lgbt bakal dilindas sama maaruf
iya pak, semua boleh... kecuali yang cinak... emoticon-Big Grin
Setuju pak kyai.
Balasan post tereariyani
Quote:


kip driming

id indahdarawati sales nusantara news gak dibangunin buat trit wahai wanita berbatang emoticon-Ngakak

lo ngomong lgbt, id lo aja wanita jadi2an

bloon emoticon-Ngakak
blackpink boleh donk
Balasan post bakar7sekolah
Quote:


suka suka kamu saja yg jelas trade mark sino makan sino udah terbukti

martirnya lg tiduran g ada temen emoticon-Wakaka
Ulama juga boleh koq Pak Kyai.
Belum pernah ane denger pastur ato biksu nyalon wapres
Ente kaga boleh sama nastak pak kiai

mereka anti sama pakean kearab araban
Diubah oleh miyaza
asal kuat aja kampanye tahun depan keliling indo, harusnya udah tua begini banyak istirahat ya
Quote:


katanya dosa brayyyemoticon-Lempar Bata
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di