alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Almamater Al-Khairiyah All Out Menangkan Ma'ruf Amin Jadi Wapres
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6d61f9c1cb177d5a8b456c/almamater-al-khairiyah-all-out-menangkan-maruf-amin-jadi-wapres

Almamater Al-Khairiyah All Out Menangkan Ma'ruf Amin Jadi Wapres

Cilegon - KH Ma'ruf Amin digandeng menjadi Cawapres mendampingi Joko Widodo untuk maju Pilpres 2019. Masyarakat Cilegon akan all out memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Banten, khususnya Cilegon.

Masyarakat Cilegon merasa bangga atas terpilihnya putra asli Banten bisa dipercaya untuk maju sebagai Cawapres. Hal itu dinilai suatu kehormatan dan kebanggaan lantaran selama ini putra Banten tidak begitu menonjol di kancah perpolitikan nasional.

"Ini merupakan sejarah penting bagi rakyat Banten bahwa selama ini masyarakat Banten. Jangankan jadi presiden jadi menteri saja tidak. Sekarang Pak Jokowi memberi kesempatan kepada orang Banten dan sekaligus ulama untuk menjadi Cawapres," kata Ketua Umum Pengurus Besar Al-Khairiyah, Ali Mujahidin saat menggelar konferensi pers, Cilegon, Jumat (10/8/2018).

Ali mengaku, Ketua MUI pusat itu pernah sekolah di Al-Khairiyah dan menjadi kebanggan bagi masyarakat Cilegon. Ali menilai, Ma'ruf Amin adalah cicit ulama besar kebanggan Banten yakni Syeikh Nawawi yang kemasyhurannya sampai ke Arab.

"KH Ma'ruf Amin adalah asli Banten dan keluarga besar Syekh Nawawi," ujarnya.
Baca juga: Makna Kemeja Biru Sandiaga: Supaya Pemilu Sejuk

Ali mengaku, KH Ma'ruf Amin sendiri pernah menimba ilmu di Al-Khairiyah dan merupakan yayasan yang saat ini dipimpinnya.

Seperti diketahui, Jokowi didampingi KH Ma'ruf Amin pernah berkunjung ke Al-Khairiyah di Citangkil, Kota Cilegon, dalam acara pertemuan seribu ulama.

"Tentunya dalam hal tersebut kita sebagai masyarakat Banten kalau kita ngaku cinta kepada Banten maka tidak ada alasan lagi untuk mendukung dan membela ulama dan juga masyarakat Banten untuk memimpin Indonesia," kata dia. (asp/asp)

sumber : https://m.detik.com/news/berita/4160267/almamater-al-khairiyah-all-out-menangkan-maruf-amin-jadi-wapres

entah kenapa gw kalo liat kakek maruf amin, bawaannya suka ke inget sama almarhum kakek gw. tapi kalo liat prabowo bawaannya jadi inget soeharto, walaupun suka pake costplay soekarno tetep aja mirip soeharto emoticon-Big Grin
Amiiin....
Ayo umat satukan suara dukung ulama kita K.H. Ma'ruf Amin!!!

Nggak dukung = auto kerak + auto shower
Jijik milih si tua bangka emoticon-Big Grin
Dua duanya wajah penipu
Mending kubu sebelah wajah sekuler emoticon-Big Grin
Makin bingung

Almamater Al-Khairiyah All Out Menangkan Ma'ruf Amin Jadi Wapres
selamat bertugas.
jangan mau diajak berantem ya
Mending nunggu almamater yg lebih kredibel dah

Alumni wiro sabl3ng ..

Begitu ana denger prabowo memilih sandi, ana langsung menetapkan pilihan ana pada pasangan ini, kenapa??
Karena pasangan ini indonesia banget, jangan lupa saat ini indonesia merindukan pemimpin muda yang kreatif dan bisa menjadi mewakili kaum muda indonesia
Yang galau nasbung kali. emoticon-Ngakak

Mau nyerang jualan isu agama, eh yang digandeng Wiwi ternyata ulama pimpinan MUI. emoticon-Ngakak

Nunggu Wowo gandeng ulama, eh yang digandeng Uno bango tong tong. emoticon-Wakaka

Guncangan ini terlalu hebat buat nasbung. emoticon-Wkwkwk

Ingat, sesalah-salahnya ulama adalah sebenar-benarnya kita sebagai umat, bung.. nasbung!!! emoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka

Syukron, ya akhi.. emoticon-Salaman
Quote:


di barisan jokowi ada PSI
kader2nya umur dibawah 35 tahun
gabung PSI aja ndoro
Quote:


Jadi ulama gak didukung ndoro ?
hidup chauvinism!! emoticon-Ngakak
Balasan post konco.dewe
Quote:


Saran bagi Khisanak: bermainlah yg JAUH-LUAS n baca PSPB dari semangat Patriot '45-Nasionalisme ala Kiai NU.
emoticon-nyantai











Quote:


belum aja kali gan, tunggu aja tanggal mainnya, semua bisa di rekayasa, wiwi yg jowo tulen ndeso aja ampe bisa di reka nama cinakny koq, ujung2ny ntar pak kyai yg di serang, u know lah kira2 ap yg di serang
Balasan post BMAGLY
Quote:



Jujur ana kecewa waktu prabowo ga milih habib salim segaf, malah memilih sandi dan ketika jokowi memilih ma ana sempat yakin prabowo akan pilih ust arifin atau aa gym, akan tetapi prabowo tetap memilih sandi
Disini ana tersadar gan ini adalah indonesia dan prabowo paham betul arti indonesia yang majemuk, sangat tidak etis bila kita menjadikan ulama sebagai alat untuk meraih kekuasaan hal ini bisa berpontesi memecah belah bangsa
kirain al khairiyah tegal parang
Balasan post DalenMorgan
Quote:



Bukannya ga ngedukung gan, tapi ana tersadar bahwa menggunakan ulama untuk sebuah hasrat politik akan sangat membahayakan persatuan indonesia, prabowo bukannya ga bisa mengangkat ust arifin atau aa gym tapi beliau melihat adanya potensi perpecahan bangsa hingga nama sandi tetap menjadi pilihan beliau
Balasan post ndoromuda
Terus klo misalnya jokowi gandeng mahfud md dan prabowo gandeng salim segaf atau uas, pasti komennya dukunglah ulama! Eh giliran jokowi gandeng ulama dibilang ulama digunakan untuk hasrat politik. STANDAR GANDA.

Jokowi milih kyai ma'ruf amin itu pilihan yg tepat untuk membungkam kaum munafik yg koar2 bela agama atau ulama untuk kepentingan pribadi.

Lihat aja nanti pasti kaum munafik akan menyerang kyai ma'ruf amin.

Quote:


Astajim emoticon-Kagets
Balasan post ndoromuda
Quote:


Dasar nastaik bahlul ente!!
Bawa2 alasan persatuan dan perpecahan bangsa? Yang ada umat harus bersatu disini mendukung beliau

Sesama muslim diajarkan memilih pemimpin yang seiman
Ini bukan hanya seiman, tapi K.H. Ma'ruf Amin, pimpinan ulama. Beliau bukan cuma seorang ulama, tapi pimpinannya para ulama.

Sudah jadi kewajiban umat untuk mendukung beliau 2019!!


Quote:


simunafik a mengaitkan agama dlm politik
simunafik b mengajak ulama buat politik

emoticon-Ngakak

emoticon-Ngakak

emoticon-Ngakak

sesama munafikun jgn saling mendahului

emoticon-Ngakak

emoticon-Ngakak


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di