alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!!
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6d005cde2cf2793e8b4567/jokowi-pilih-maruf-amin-ahoker-diminta-move-on

Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!!

Capres Joko Widodo (Jokowi) memilih KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres di Pilpres 2019. Media sosial bergejolak. Ada pro kontra di pendukung Jokowi, terutama yang beririsan dengan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pendukung Ahok, yang kerap disebut Ahoker, lekat juga dengan imej sebagai pendukung Jokowi. Setelah nama Ma'ruf diumumkan sebagai cawapres, manuver sang kiai di masa Pilgub DKI diungkit lagi.

Ma'ruf adalah Ketum MUI yang menandatangani pendapat dan sikap keagamaan MUI yang mengategorikan Ahok sebagai penghina Alquran dan penista agama. Pendapat dan sikap MUI itu memicu aksi demo berjilid-jilid. Ma'ruf juga tak segan mengakui aksi 212. Selain itu, Ma'ruf juga merupakan saksi memberatkan di persidangan penistaan agama yang akhirnya mengantar Ahok ke penjara.

Baca juga: Ma'ruf Amin, Penggerak 212 yang Jadi Cawapres Jokowi

Fakta-fakta di atas diungkit Ahoker di media sosial. Bahkan ada yang menyatakan diri akan golput karena pilihan cawapres Jokowi itu.

Ace Hasan Syadzily, Ketua DPP Golkar yang juga Sekretaris Timses Ahok di Pilgub DKI 2017 meminta Ahoker move on. Pilgub DKI sudah berlalu. Jokowi, kata Ace, butuh dukungan penuh pendukungnya demi mempertahankan kursi RI-1 dan melanjutkan pembangunan.

"Memang kita sudah selesai pilkada DKI, persoalan hukum terkait Pak Ahok sudah dijalani secara baik di tahanan. Seharusnya sudah move on, kita kembali merajut kebersamaan untuk memenangkan Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam PIlpres 2019," ucap Ace Hasan kepada wartawan, Kamis (9/8/2018) malam.

Ace Hasan menerima keputusan Jokowi memilih Ketum MUI itu. Apalagi Ma'ruf Amin mempunyai pengalaman sebagai penyelenggara negara.

"Kita menerima keputusan Jokowi menetapkan Kiai Ma'ruf sebagai cawapres beliau. Beliau (Ma'ruf Amin) sosok ulama yang memiliki pengalaman baik legislatif dan eksekutif, pernah menjadi, DPRD DKI, DPR RI, dan Wantimpres di era Pak SBY," ujar Ace Hasan.

"Selain itu memiliki kemampuan ekonomi syariah yang dapat mendorong pemberdayaan masyarakat dan umat," imbuh dia.

Pengamat Politik CSIS Arya Fernandes meyakini Jokowi tak akan ditinggal Ahoker. Hal yang perlu dilakukan Jokowi, kata Arya, adalah fokus menjual program.

"Dugaan saya mereka melihat sosok Jokowi, jadi meskipun memilih Ma'ruf tapi Jokowi dan memang tidak mudah diawal-awal mereka bersikap. Mereka akan tetap Jokowi yaitu kesamaan ide dan pandangan serta gagasan," ulas Arya.

Baca juga: Drama yang Iringi Deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi

"Sebaiknya fokus saja Jokowi bangun narasi kampanye tanpa terpengaruh isu-isu dibicarakan di luar terutama terkait pandangan Pak Ma'ruf dalam Pilkada DKI kemarin, kalau tidak dihandle akan berisiko," jelas Arya.

Senada dengan Arya, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai Jokowi tidak perlu menyakinkan pendukung Ahok karena telah memilih Ma'ruf Amin. Hendri meyakini pemilih Ahok tak akan lari.

"Tidak usah saya rasa, Jokowi tidak perlu menyakinkan Ahokers karena pilihan tepat. karena Ahokers pendukung Jokowi juga, jadi apapun diputuskan Jokowi mereka akan ikut saja, Jadi tidak perlu," tutur Hendri.



detik.com


Quote:
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Plus Minus Jokowi-Ma'ruf Amin vs Prabowo-Sandiaga Uno

Jakarta - Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mendeklarasikan diri sebagai capres dan cawapres. Apa yang menjadi plus minus dari kedua pasangan ini?

Pengamat Politik CSIS Arya Fernandes menilai pasangan Prabowo-Sandiaga mempunyai keuntungan. Sandiaga dinilai elite politik dan generasi baru dari kalangan pengusaha.

"Plusnya saya kira, Sandi membawa suatu pembaharuan politik dan komposisi pasangan calon ini. Dia (Sandiaga) membawa generasi baru, elite politik Indonesia dari kalangan pengusaha profesional yang memilih masuk politik praktis, Wagub DKI," ucap Arya saat berbicang dengan detikcom, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Beda Cara Jokowi dan Prabowo Umumkan Cawapres


Baca juga: Ma'ruf Amin, Penggerak 212 yang Jadi Cawapres Jokowi


Selain itu, Arya menyebut Sandiaga mudah beradaptasi dengan pemilih milenial. Sandiaga juga dinilai mudah memahami karakter pemilih pemula.

"Kemudian karena memiliki elite politik yang baru, dia mudah beradaptasi dengan perubahan politik yang terjadi misal meningkatnya pemilih milenial. Jadi, karena dia lahir dari generasi baru, ia akan mudah beradaptasi dengan pemilih milenial. Kemudian dia juga memahami karakter pemilih muda," jelas Arya.

Lebih lanjut, ia menilai Prabowo akan mengubah narasi kampanye tanpa menyinggung keagamaan. Sebab, Jokowi mempunyai pasangan tokoh agama KH Ma'ruf Amin.

Selain itu, tiga koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga mempunyai pengalaman di Pilkada serentak. Elite politik mereka di daerah sangat solid.

"Dukungan parpol 3 ini memiliki pengalaman dalam koalisi tingkat lokal misal Jawa Barat, Kalimantan dan lainnya. Mereka punya pengalaman dalam koalisi elite tingkat lokal sudah punya pengalaman melakukan kampanye, mereka soliditas tinggi," jelas Arya.

Minus Prabowo-Sandiaga, Arya menilai pasangan ini harus bisa mengubah narasi kampanye. Termasuk penamaan koalisi partai politik yang tidak menggunakan keagamaan.

"Kalau narasi masih tentang agama misalnya dimulai penamaan koalisi, kalau gunakan narasi agama tidak akan efektif. Karena Jokowi narasi agama lebih kuat, Pak Ma'ruf keagamaan lebih kuat," jelas Arya.

Terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf, Arya menilai ada kekhawatiran dalam isu keagamaan. Sehingga Jokowi memilih Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

"Sebelum masa penetapan ini saya melihat ada kekhawatiran Pak Jokowi terkait isu keagamaan. Jadi Jokowi khawatir isu politik identitas akan menggerus suaranya, kekhawatiran itu kemudian diterjemahkan dengan pertemuan elite ormas Islam dan roadshow pesantren," ucap Arya.

Di sisi lain, Arya mengatakan Jokowi mempunyai kekhawatiran politik identitas sejak aksi 212. Adanya KH Ma'ruf Amin, maka Jokowi tidak mudah diserang dengan isu negatif atau politik identitas.

"Jokowi sejak aksi 212 khawatir adanya politik identitas makanya Pak Ma'ruf selain karena adanya usaha Jokowi akomodasi kepentingan parpol, ada parpol tidak sepakat Mahfud tapi cara Jokowi agar isu negatif berbasis politik identitas tidak ampuh bisa menyerang Jokowi," tutur Arya.

Minus terhadap Jokowi-Ma'ruf, Arya menjelaskan adanya tantangan baru pasangan ini jika Prabowo tidak menggunakan narasi agama. Apabila Prabowo mengubah narasi kampanye, maka Ketum MUI itu tidak diperhatikan pemilih.

"Kalau Prabowo merubah narasi kampanye, tentu posisi Ma'ruf kurang diperhatikan pemilih," kata Arya.

Selain itu, Arya menyebutkan partai politik Jokowi-Ma'ruf akan lebih fokus pemilu legislatif daripada Pilpres. Sedangkan partai politik pengusung Prabowo-Sandiaga akan fokus Pilpres karena mesin partainya sudah solid.

"Selain itu adalah mesin parpol karena ini diusung banyak parpol misal di PDIP, parpol akan fokus pemilu legislatif. Dari sisi Prabowo akan solid memenangkan Pilpres karena posisi elektoral masih jauh dan mesin parpol akan solid," tutur dia.


Saksikan juga video 'Melihat Lagi Deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga':
ayo pada move ON emoticon-Wowcantik emoticon-Wowcantik
Quote:


Jokowi milih Maruf aja udah tanda-tanda Jokowi bakal fokus jualan agama. Gak usah ngeles pake alesan ini itu. emoticon-Wakaka
ini sih ejen panasbung masuk ke kubu panastak emoticon-Big Grin
masih ingat doi habis dibully ahoker saat kasih fatwa penistaan emoticon-Big Grin
Diubah oleh westernway
Nastaik dan Ahoker silahkan seruput dulu ludahnya yang ada ditanah.
tunggu tanggal 16 emoticon-Leh Uga
Yg kelonjotan justru jongos2 wowoemoticon-Big Grin
Bingung mau nyerang Jokowi, ngarahinnya ke Ahokemoticon-Big Grin

mayatnya ma'aruf pastinya bisa shalat sendiri, nasbung bingung mau nyerangnya gimanaemoticon-Frown
kemaren2 kan ngakunya sebagai pengawal fatwa MUIemoticon-Frown
212 dan babi berijik bakal kincep selama 5 th kedepan termasuk jidat gosong penebar fitnah emoticon-Wkwkwk
Balasan post levyrtrow
Quote:


sebaliknya
KH.Ma'aruf bisa sibuk counter urusan agama
wiwi tinggal ongkang2 urusin laennya yg lebih urgent

Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!! Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!! Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!! Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!! Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!!
gak bisa fitnah lagi emoticon-Berduka (S):
ahoker selow dan malah senang nasbung ga bisa jualan agama lagi... maruf cukup netral dgn dia masuk ke BPIP juga.

so nasbung putar otak mau jatuhin wiwi gmn lagi kalo ga jual agama emoticon-Ngakak
udah sejak kmaren2 mui dukung pemerintah, apa anehnya Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!!
Sudah move kali tong.

Urusin tuh si Uno, bango tong tong.
Balasan post dewars12yo
Quote:


jelas bingung
cuman bisa nyerang golongan ahoker yg jumlahnya ga seberapa
tp wiwi yg ambil kalangan ulama, jelas bisa menjangkau lebih luas bagi yg ga ada urusan sama ahoker


isu golput pun digalakkan golongan bani KARDUS bin KAMPRETOS

emoticon-Imlek emoticon-Imlek emoticon-Imlek emoticon-Imlek emoticon-Imlek
bingung gw, mulai hari ini panastak harus dukung MUI dan Kiai
Kiainya juga yang melengserkan Ahok emoticon-Big Grin
ahokers mana suaranya? mari kejang2 bersama emoticon-Big Grin
Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Ahoker Diminta Move On !!!
Diubah oleh biaozi
Jual ayat dan mayat...skrg sdh ada penangkalnya...gak tanggung2 Ketua MUI yg dibawa emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Makin yakin 2 periode


jr
Balasan post nuhujehuki
Quote:


Mau jualan agama kok gak malu, terang-terangan? emoticon-Wakaka

Jadi fix ya, Jokowi milih cawapres religius bukan karena bener-bener peduli sama agama, tapi cuma nangkis isu SARA emoticon-Wakaka
Diubah oleh levyrtrow
mendadak kok ane jade nastak yaemoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di