alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Perampok Lempar Pasir ke Mata, Tiga Pelaku Dibekuk
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6ccdc514088d14578b4568/perampok-lempar-pasir-ke-mata-tiga-pelaku-dibekuk

Perampok Lempar Pasir ke Mata, Tiga Pelaku Dibekuk

Perampok Lempar Pasir ke Mata, Tiga Pelaku Dibekuk

Aksi perampokan jalanan akhir-akhir ini modusnya kian berubah-ubah. Di Kota Kisaran, kawanan pelaku tak lagi menggunakan senjata tajam.

Mereka menggunakan pasir, yang dilemparkan ke arah mata korban.

Cara ini cukup efektif menghindari razia polisi, yang kian rutin melakukan patroli mengantisipasi kasus begal.

"Aksi perampokan dengan menggunakan pasir ini sempat membuat resah warga Kota Kisaran. Kemudian, kami membentuk tim untuk menangkap pelaku," kata Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Rianto, Senin (30/7).

Dalam kasus ini, polisi akhirnya berhasil meringkus tiga pelaku utama.

Baca: Pelaku Perampokan Bank BTPN Batang Kuis Belum Terungkap Karena Minim Saksi

Mereka adalah Hendra Saragih alias Jimi (24) warga Jalan Merak Kelurahan Lestati, Kecamatan Kistim.

Aron Siagian (32) warga Jalan Murai, Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kistim dan Edi Samosir (35) warga Jalan Sei Hasan, Kelurahan Teladan, Kecamatan Kistim, Kabupaten Asahan.

"Dari tangan ketiga tersangka, kami turut menyita sebuah pisau, balok kayu dan sebuah HP merek Samsung J2 Pro," kata Rianto.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan sepasang muda-mudi, Wisnu Candra Pradana dan Vivi Anita Ray.

Kedua warga Jalan Ikan Gabus, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat itu awalnya jalan berduaan sekitar 2 kilometer dari Polsek Kota Kisaran mengarah ke Pondok Bungur pada Selasa (23/7) kemarin,

Baca: Perampok Serang Polisi Pakai Pisau, Lihat Apa Yang Terjadi

Di perjalan, tiga pelaku yang sudah mengintai korban melakukan pengadangan. Salah satu pelaku kemudian menyiram mata korban dengan pasir.

Saat korban kesakitan, dua pelaku lainnya memukul Wisnu dengan balok kayu dan melucuti semua harta bendanya.

Usai melakukan kejahatan, ketiganya kabur meninggalkan lokasi.

Dari laporan Wisnu, ia kala itu kehilangan sebuah dompet warna coklat berisikan satu lembar STNK sepeda motor Jupiter BK 3857 QB, satu lembar STNK sepeda motor Kawasaki Ninja BK 5516 VAH, uang Rp 230 ribu rupiah serta HP merek Samsung.

Baca: Sekap Korban dan Bawa Kabur Uang Rp 20 Juta, Dua Perampok Ditembak Polisi

"Untuk saat ini, penyidik kami masih melakukan pengembangan. Penyidik masih mengecek sejumlah laporan yang masuk selama ini," kata Rianto.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Ipda Arbin Rambe mengatakan, pengungkapan tak terlepas dari kerja keras anggotanya.

Saat mendengar pelaku merampas HP korban, dari sana lah polisi melakukan penyelidikan.
Foto terduga pelaku Perampok terekam kamera CCTV. (Kanan) Petugas Polisi Militer memeriksa saksi.
Foto terduga pelaku Perampok terekam kamera CCTV. (Kanan) Petugas Polisi Militer memeriksa saksi. (IST)

Di tempat lain, Tim Penanganan Gangguan Khusus Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru terpaksa menembak seorang preman yang merupakan residivis.

Ia adalah Zulkifli Simbolon alias Jupri. Pria berusia 31 tahun yang tinggal di Delitua Kuta, Kecamatan Delitua ini terpaksa ditindak tegas karena memprovokasi warga saat diamankan.

"Tersangka kami bekuk saat berada di kawasan peredaran narkoba. Selama ini, sudah banyak sekali laporan yang masuk terkait aksi tersangka," kata Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu, Senin (30/7).

Mantan Wakapolsek Medan Barat ini mengatakan, terakhir kali beraksi, Jupri memeras sopir truk pengangkut ayam potong yang melintas di Desa Glugur Rimbun

Dalam aksinya, pelaku membawa sebilah klewang. Jika keinginannya tidak dituruti, pria yang pernah mendekam di Rutan Lubuk Pakam ini akan merusak truk yang melintas.

Ia juga tak segan melukai korbannya jika tidak diberi uang.

Baca: Pelaku Perampokan dengan Senjata Laras Panjang Hebohkan Belawan dalam Pengejaran

"Tiap kali melakukan pemerasan, tersangka memaksa sopir truk memberikannya uang sebesar Rp 50 ribu.

Jika tidak diberikan, maka tersangka akan menakut-nakuti korbannya dengan sebilah klewang yang sudah dipersiapkannya," ungkap Martualesi.

Karena sudah sangat meresahkan dan melawan saat diamankan, polisi pun bertindak tegas dengan menembak kaki tersangka.(cr9)

http://medan.tribunnews.com/2018/07/31/perampok-lempar-pasir-ke-mata-tiga-pelaku-dibekuk?page=all
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tanah Jawa, tanah gudang nya ilmu, tuntutlah ilmu hingga ke pulau jawa, banyak sesepuh2 sakti di pulau jawa

Tanah Sumut, tanah gudang nya penjahat, tuntutlah ilmu hingga ke tanah taktak, tanah kelahiran banyak grandmaster kriminal legendaris Indonesia emoticon-Rate 5 Star

Tidak perlu senpi, cukup dengan segenggam pasir pun ku mampu merampok dan memeras, hohohoho
*ketawa jahat sambil elus2 jenggot gaya film silat zaman suzanna"


Petisi Sumut Pusat Penjahat Super
sudah biasa di sana kah, suruh jadi negara sendiri aja sudah.
memang disono kagag ada helm fullface atau helm yg ada kaca depannya???


Gotham gak ada matinya emoticon-Matabelo
klonengan ts banyak amat emoticon-Matabelo
Balasan Post tahoecool
Quote:


memang sudah jadi negara sendiri emoticon-Big Grin
Balasan Post tahoecool
Quote:


Mang ada UU dan peraturan NKRI yg berlaku di sumut ? emoticon-army


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di