alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ekonom: Capres dan cawapres harus yang paham masalah ekonomi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6c62d6529a45cd508b4567/ekonom-capres-dan-cawapres-harus-yang-paham-masalah-ekonomi

Ekonom: Capres dan cawapres harus yang paham masalah ekonomi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom menilai titik penting dalam pemilihan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) saat ini adalah pasangan yang mampu memahami persoalan ekonomi. Pasalnya pada masa mendatang tantangan ekonomi untuk Indonesia semakin berat sebagai imbas masalah ekonomi global.

Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, tantangan terberat yang akan dihadapi presiden mendatang adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat khususnya kelas menengah ke bawah.

"Dalam beberapa tahun terakhir kondisi ekonomi domestik tertekan oleh dinamika ekonomi global seperti fluktuasi harga komoditas, menguatnya dolar dan proteksi dagang yang dijalankan oleh negara mitra ekspor Indonesia. Kombinasi permasalahan ini berujung pada stagnannya pendapatan rata-rata masyarakat, sementara harga-harga kebutuhan pokok mulai meningkat," ujar Bhima pada Kontan.co.id. Kamis (9/8).

Ia bilang selain capres, dari sisi cawapres juga harus punya sense of crisis, tidak sekadar mengejar target pembangunan yang muluk-muluk, diharapkan lebih rasional memandang permasalahan. Jadi ke depannya tidak ada lagi target misalnya pertumbuhan ekonomi 7% dan sebagainya, karena masyarakat butuh solusi jangka pendek untuk stabilkan kurs rupiah, inflasi pangan, dan jaga ketersediaan lapangan kerja.

Bhima bilang, fungsi cawapres bukan sekadar ban serep presiden melainkan berbagi tugas. "Karena presiden itu tugasnya banyak sekali, untuk urusan ekonomi bisa dibagi dengan wakil presiden. Memang sudah ada Menko Perekonomian yang mengatur kementerian teknis, tapi fungsi wapres saya kira seperti dirigen yang membimbing orkestra penyelamatan ekonomi," katanya.

Menurut Bhima, capres dan cawapares ke depannya harus punya empat kriteria yaitu, berpengalaman di bidang ekonomi, mempunyai sense of crisis, rasional/realistis, dan punya konsep menyelesaikan masalah ekonomi jangka pendek. " Soal diterima oleh pasar itu bonus saja. Kalau ekonomi membaik, pelaku pasar akan happy dan investasi kita naik," kata Bhima. Kamis (9/8).

Terakhir Bhima berpesan, ada beberapa persoalan yang perlu diperbaiki oleh Pemerintah ke depannya yaitu, pertama adalah perbaikan daya beli masyarakat dengan stabilisasi harga kebutuhan pokok, dan peningkatan serapan kerja. Kedua, menjaga nilai tukar rupiah dibawah 14.000, meskipun tekanan eksternal cukup besar, pemerintah punya tugas memperkuat cadangan devisa, menekan impor dan menggenjot kinerja ekspor.

Ketiga, pemerintah selanjutnya harus fokus pada industrialisasi nasional karena kontribusi industri manufaktur yang sebesar 20% terhadap PDB, karena bila sektor industri Indonesia jaya, lapangan kerja meningkat dan ekspor nya lebih bernilai tambah.

"Keempat, keberpihakan anggaran pada reformasi struktural, misalnya fokus di penguatan SDM harus konsisten sampai lima tahun. Jangan mendekati pemilu kemudian terjebak pada belanja yang sifatnya konsumtif dan populis seperti bansos," katanya.

Dan yang terakhir adalah pemerintah ke depannya harus melanjutkan kebijakan yang sudah ada seperti reforma agraria, dana desa dengan penyempurnaan-penyempurnaan di level teknis. Misalnya setelah petani mendapat sertifikat tanah harus ada kelanjutan produksi dengan kerjasama BUMN atau swasta berupa program kemitraan. Begitu juga dana desa setelah bangun infrastruktur, selanjutnya memperkuat BUMDes sebagai unit produksi barang/jasa di desa.

"Harus diakui banyak program di era Jokowi yang patut dilanjutkan meskipun ada beberapa kekurangan," tutup Bhima.

Reporter: Patricius Dewo
Editor: Herlina Kartika

sumber :
https://m.kontan.co.id/news/ekonom-capres-dan-cawapres-harus-yang-paham-masalah-ekonomi

ingat fungsi wapres bukan cuma sebagai ban serep presiden tapi harus kerja keras untuk ekonomi emoticon-Nyepi
apakah indonesia akan bubar seperti kata Mr. Prabowo modardo subianto jika indonesia salah pilih? emoticon-Kagets
Diubah oleh: indrainiesta28
Halaman 1 dari 2
salah pilih prabowo gitu maksudnya?emoticon-Wowcantik
padahal ane pikirnya jokowi - mulyani.. eh zonk.. emoticon-Big Grin
2 periode

emoticon-Selamatemoticon-Selamat





emoticon-Leh Uga
nastak jadi tidak rasional, nsbung jadi rasional emoticon-Big Grin
menurut nasboong yg terpenting akhlak, yg penting seiman, ulama jadi pemimpin khilafah
ekonomi bagus kalo kafir komunis percumah

koq sampe skarang masi galau umumin capres & cawapresnya?
Itu urutan sekian emoticon-Ngakak


Sekarang itu yang penting ulama emoticon-Ngakak
Ogah milih onta emoticon-Big Grin
Jijik banget
klo melihat orangnya, jokowi lebih ke arah ekonomi, maaruf lebih ke............. agama.........
Quote:


mulyani jangan diganggu. dia emang udah paling pas megang jabatan mentri keuangan
jangan dikritik itu cawapres, lu bangkeknya sudah mandiri ya?
Debat capres bakal seru nih. emoticon-Traveller
salah satu tim ekonominya jokowi kan si menkeu sri mulyani, kurang jos apalagi tu
kalo cawapresnya ekonom kondisi ekonomi akan membaik ?
kayaknya enggak deh

sekarang ekonom terbaik gabung pemerintah sri mulyani agus marto darmin dll
kondisi ekonomi gini2 aja
Quote:


faktor ekonomi brey. logistik kurang emoticon-Leh Uga
Balasan Post omdotok
Quote:


mau mentrinya the best sekalipun, kalo pemimpinnya saja botol ya tetep aj nyungsep.

Kau pikir Maaruf Amin gak paham ekonomi?



Ekonom: Capres dan cawapres harus yang paham masalah ekonomi
Balasan Post tujuh.tahun
Quote:


emoticon-Matabelo
Insya Allah pas.
Pupus sudah harapan gw srimul buat jadi cawapres jkw emoticon-Bikini
kn ad mentri dan bawahannya emoticon-Wakaka
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di