alexa-tracking

Rencana pemerintah untuk turunkan angka kemiskinan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6c10a6162ec266268b457e/rencana-pemerintah-untuk-turunkan-angka-kemiskinan
Rencana pemerintah untuk turunkan angka kemiskinan
Rencana pemerintah untuk turunkan angka kemiskinan
Salah satu potret kawasan permukiman padat penduduk, di bantaran Kali Krukut Bawah, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (20/7).
Data angka kemiskinan belakangan jadi perdebatan kala Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkap data yang berbeda dengan data milik pemerintah. Meski tak sebanyak yang disebutkannya saat itu, tapi angka kemiskinan di Indonesia masih memprihatinkan.

Pemerintah, melalui Kementerian Sosial, pun membuat target untuk menurunkan persentase kemiskinan di Indonesia hingga mencapai angka 9,3 persen. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sosial, Idrus Marham, saat pembukaan Rapat Koordinasi Bantuan Sosial (Bansos), di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

"Komitmen kita pada akhir periode pertama kepemimpinan masih bisa menekan angka kemisikinan minimal hingga 9,3 persen bisa dilakukan. Ini bisa kita lakukan," ujar Idrus seperti dikutip Kompas.com.

Idrus cukup optimistis. Ia menilai program pemerintah yang bergerak untuk mengentaskan kemiskinan berjalan dengan baik.

Hal tersebut tercatat dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengungkapkan bahwa pada periode September 2017 angka kemiskinan sebesar 10,12 persen atau mewakili 26,58 juta jiwa masyarakat Indonesia.

Lalu, pada Maret 2018 angkanya turun menjadi 9,82 persen atau mewakili 9,82 juta jiwa. Menurut BPS, angka tersebut adalah yang terendah sejak tahun 1999.

Tercapainya angka ini tak lain juga didukung oleh berbagai pihak. Menurut BPS, Bansos pun ikut ambil bagian, sebab tahun lalu ada peningkatan jumlah hingga 87,6 persen. Bantuan tersebut tak lepas dari program Pangan Non Tunai (BPNT) dan Beras Sejahtera (Rastra) dari Kementerian Sosial.

Peran Bansos sebagai penekan angka kemiskinan juga didukung oleh program pemerintah yang terintegerasi. Jadi, masyarakat yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH), juga akan mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) apabila memiliki anak usia sekolah, serta BPNT atau Rastra untuk pangan keluarga sehari-hari.

Penerima PKH pada 2017 tercatat sekitar 6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan meningkat hingga 10 juta KPM tahun 2018. Pada tahap satu, penyalurannya pun sukses mencapai angka 97 persen pada Februari. Angka yang sama juga terjadi di tahap dua yang jatuh pada Mei.

"Inilah sebenarnya faktor kunci yang mempunyai daya ungkit meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bila satu keluarga sudah mendapatkan beragam Bansos, subsidi pemerintah dan diberdayakan secara ekonomi produktif, nanti akan bisa kita lihat hasilnya dalam tiga sampai lima tahun,” ucap Idrus lagi, seperti dikutip Liputan6.com.
Upaya gandeng tiga kementerian
Untuk terus melancarkan rencana penurunan angka kemiskinan tersebut, tiga kementerian pun digandeng serta oleh pemerintah, yaitu Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Sosial (Kemensos), serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Kerja sama tersebut ditandatangani ketiganya dalam rapat koordinasi yang diikuti Kepala Dinas Sosial di kabupaten/kota di 10 provinsi se-Indonesia, yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/8).

Dalam perencanaan ini, Kementerian Pertanian memperkenalkan gagasan berupa "program Bekerja". Program ini akan menyasar masyarakat kategori miskin, yakni warga berpendapatan di bawah Rp1,4 juta/bulan.

Kementerian Sosial bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan penanganan fakir miskin. Sementara, Kementerian Desa PDTT dianggap lebih memahami langsung letak-letak desa yang tergolong miskin, sehingga pendataan dan bantuan akan lebih tepat waktu dan tepat sasaran.

Bantuan yang diberikan tak sekadar memindahtangankan uang atau pangan. Namun, lewat program ini pemerintah akan melatih masyarakat untuk bekerja.

Salah satu program awalnya yang akan dilakukan selama enam bulan adalah dengan memberikan bibit ayam, kandang, pakan, hingga pengetahuan bagaimana dapat menghasilkan dari modal tersebut.

Dalam program ini, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akan menjadi wilayah pertama yang diujicobakan.

"Selain menjalankan tugas dan fungsinya, tentunya tiga menteri ini sudah berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, baik provinsi hingga kabupaten/kota. Sehingga jika hal ini dilakukan secara bersama-sama, maka akan memudahkan dan cepat dalam mengentaskan kemiskinan yang ada di pedesaan," jelas Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial RI, Andi Za Dulung seperti dikutip Merdeka.com.

Tak hanya itu, untuk terus menekan angka kemiskinan lebih rendah lagi, pada 2019 pemerintah berencana menambah anggaran untuk Bansos PKH.
Rencana pemerintah untuk turunkan angka kemiskinan


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...gka-kemiskinan

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Rencana pemerintah untuk turunkan angka kemiskinan Jet tempur Sukhoi-35 segera mengudara di Indonesia

- Rencana pemerintah untuk turunkan angka kemiskinan Semburan air di Ngawi tak sama dengan Lapindo

- Rencana pemerintah untuk turunkan angka kemiskinan Syarat Capres-Cawapres, dari bebas pailit hingga bebas pidana

×