alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ini Deretan Infrastruktur yang Dibangun di Era Jokowi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6bee1dded770ad3d8b4572/ini-deretan-infrastruktur-yang-dibangun-di-era-jokowi

Ini Deretan Infrastruktur yang Dibangun di Era Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi disparitas antar wilayah. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, terdapat lima kategori infrastruktur , yakni energi, transportasi, sumber daya air, komunikasi, dan permukiman.

Konektivitas

Terkait konektivitas, Kementerian PUPR setiap tahunnya melakukan pemeliharaan rutin dan rehabilitasi jalan nasional sepanjang 40 ribu kilometer. Seperti pembangunan jalan baru 2015-2017 sepanjang 2.621 km, yang terus bertambah pada 2018 sepanjang 811 km dan 2019 sepanjang 556 km. Jumlah ini melampaui target Renstra Kementerian PUPR 2015-2019 sepanjang 2.650 Km.

Pembangunan Jalan tol 2015-Juli 2018, tambahan panjang tol yang telah dioperasikan adalah 443 km, dengan rincian pada akhir 2015 sepanjang 132 km, 2016 sepanjang 44 km, 2017 sepanjang 156 km, dan hingga 15 Juli 2018 telah mencapai 110 km.

Bendungan

Di sektor infrastruktur sumber daya air, Kementerian PUPR menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri 49 bendungan baru dan 16 bendungan lanjutan pada tahun 2015-2019. Pada 2019, ditargetkan 29 bendungan akan selesai dengan kapasitas tampung 2,16 miliar m3 dan akan menambah luas irigasi yang mendapat air dari bendungan (irigasi premium) dari 10,7 persen menjadi 14,28 persen dari luas jaringan irigasi Indonesia seluas 7,1 juta hektare.

Program Satu Juta Rumah

Terkait Program Satu Juta Rumah, pembangunan rumah oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, para pengembang perumahan, dana sosial perusahaan pada periode 2015-2017 sebanyak 2.469.538 unit dengan rincian tahun 2015 sebanyak 699.769 unit, tahun 2016 sebanyak 867.950 unit, tahun 2017 sebanyak 902.000 unit. Tahun 2018 ditargetkan bisa dibangun 1 juta unit baru.

Infrastruktur dasar seperti air minum, sanitasi dan penataan kawasan kumuh, Kementerian PUPR bersama stakeholeder lainnya berupaya mencapai target 100-0-100, yakni 100 persen akses aman air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen sanitasi layak pada 2019.

Untuk pemenuhan kebutuhan air minum, perkiraan capaian dari tahun 2015-2018 sebesar 20.438 liter per detik dari target hingga 2019 sebesar 34.319 liter per detik dan penanganan kawasan kumuh 13.556 hektare dari target 38.431 hektare.Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur sanitasi dan persampahan telah bisa melayani tambahan 9.616.334 Kepala Keluarga (KK) dari target hingga 2019 sebesar 12.163.334 KK.

Infrastruktur Harus Tetap Dibangun Meski Tak Untung

Ahli ekonomi yang juga tokoh senior lingkungan hidup Emil Salim mengatakan, pembangunan infrastruktur, khususnya di Indonesia timur harus tetap dilakukan. Hal ini penting untuk membuat bangsa ini bersatu, sebagaimana pengamalan Pancasila sila ketiga.

Menurut dia, hingga sekarang, Indonesia bagian barat seperti di Sumatera dan Pulau Jawa, masih menjadi fokus perhatian pembangunan. Sementara, bagian timur masih ditinggalkan.

"Bagaimana membangun nation building jika beda ekonominya, beda tingkat hidupnya, beda tingkat pendidikannya demikian tinggi antara Indonesia barat dengan timur. Karena itu, harus ada usaha, agar kita di Indonesia barat mempunyai hasrat melihat Indonesia timur sebagai bagian yang juga ikut harus dibangun," ucap Emil Salim di acara renungan Pancasila di Taman Ismail Marzuki Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Emil menyatakan, banyak teman-temannya yang menyebut masalah ini karena kurang infrastruktur. Tapi aktivitas pembangunan juga tak ada.

"Infrastruktur kurang di Indonesia timur. Saya tanya, kenapa kau tidak mau ke Indonesia timur? Kata mereka, karena aktivitas pembangunan tidak ada. Kenapa aktivitas pembangunan tidak ada? Ya karena infrastruktur. Jadi bolak-balik. Bolak-balik ini harus kita pecahkan," ungkap Emil.

Karena itu, dia meminta, pemerintah harus melakukan sesuatu. Jangan menghentikan pembangunan infrastruktur, meskipun itu tak meraup keuntungan.

"Sehingga, walaupun ini tidak menguntungkan, infrastruktur harus dilakukan. Tetapi itu tugas pemerintah," pungkas Emil Salim.

https://www.liputan6.com/bisnis/read...-di-era-jokowi

Mantab, 2 periode!
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Lanjut dah
wah kurang faedah semua ya
woiii masi kalah lo semua sama lelaki kerdyusssss


Ini Deretan Infrastruktur yang Dibangun di Era Jokowi
hasil kerja kowi

Ini Deretan Infrastruktur yang Dibangun di Era Jokowi


hasil janji kowi

Ini Deretan Infrastruktur yang Dibangun di Era Jokowi


silahken yg mau kowi lanjut.kerja n.janjinya emoticon-Imlek
Quote:


klipingan lw basi, kasih program junjunga lw aja dah
Balasan post as1313
Quote:


memang basi tpi ud kebukti emoticon-Imlek
Quote:


otak lw kesumbat, perut lw buncit kebanyakan nasbung, siapi tisu yee 2 periode nih lawannya PARNO
Balasan post as1313
Quote:

khayalan nastaik tidak.kan.jdi.nyata

kowi bakal kalah krna ....... emoticon-Imlek
karna apa? ga nyampe otak lw semua khayalan
Seandainya bisa liat mesin waktu kedepan
N ternyata entah bagaimana junjungan nasbung yg menang nanti (amit2)

Maka judul beritanya akan berganti jadi

"Ini deretan infrastruktur yang mangkrak dan terbengkalai"

Janganlah terjadi hal seperti ini, putar balik time stone sebelum thanoz menghancurkan segalanya
Kebaikan harus menang dari kebatilan ..
kalau infrastruktur memang banyak gan, yang jadi masalah kalau liat di situs BPS , coba ceklah panjang jalan, energi dalam MW , ekspor-impor , dll . di situ agan bisa melihat bahwa dengan pemerintahan sebelumnya tidak terjadi perubahan signifikan dalam data. dengan berita2 yang gembar gembor di media , hasilnya tidaklah berbeda dengan SBY. bahkan soal kemiskinan itu presentase pengurangannya berjalan sangat lambat di banding SBY.

tapi hutangnya nambah, subsidi dicabut dll.

penyebab :

1.media jaman SBY hanya fokus pada korupsi3x yang jadi headline. kalau pembangunan mah palingan kolom kecil . itu juga ngga ada yang komen emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka .

2.media dalam Jokowi .......................

titik-titik diatas harap diisi sendiri dengan pendapat masing2.

kalau ane berpendapat jaman Jokowi ini bagusnya dalam pemberantasan korupsi. terlihat jarangnya ada headline mega-korupsi (bukan Megawati yah gan emoticon-Big Grin ) di media2. jaman Jokowi banyak orang2 udah pada sadar dan tidak mau lagi korupsi.



×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di