alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Tiga dakwaan pencucian uang Najib Razak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6b9a86582b2e1f5b8b457e/tiga-dakwaan-pencucian-uang-najib-razak

Tiga dakwaan pencucian uang Najib Razak

Tiga dakwaan pencucian uang Najib Razak
Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak tiba di pengadilan di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (8/8/2018).
Pengadilan Kuala Lumpur, Malaysia, mendakwa mantan Perdana Menteri (PM) Najib Razak dengan tiga dakwaan tambahan untuk kasus pencucian uang dalam skandal korupsi dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Rabu (8/8/2018).

Dalam dakwaan yang dibacakan Hakim Mohamad Nazlan Mohamad Ghazali, Najib disebut menerima 42 juta Ringgit Malaysia (RM) atau sekitar Rp143 miliar melalui rekening pribadinya dari SRC International Sdn, sebuah perusahaan yang terafiliasi dengan 1MDB.

Mengutip laporan The Star Online, uang yang diterima Najib terbagi dalam tiga kali transaksi setoran melalui AmIslamic Bank, yang berada di Jalan Raja Chulan, Kuala Lumpur.

Pengiriman pertama dan kedua terjadi pada 26 Desember 2014, dengan jumlah masing-masing RM27 juta dan RM5 juta. Sementara, pengiriman ketiga terjadi pada 10 Februari 2015 dengan jumlah RM10 juta.

Atas aliran dana yang bertentangan dengan hukum itu Najib didakwa melanggar tiga pasal, yakni Pasal 4 ayat 1b Undang-Undang (UU) Anti-Pencucian Uang, UU Anti-Pendanaan Terorisme, dan UU Perbuatan Melawan Hukum (Amla) Tahun 2001, dengan ancaman hukumannya bisa mencapai 15 tahun penjara dan denda hingga lima kali lipat dari jumlah uang yang diselewengkan.

Najib menolak seluruh dakwaan yang dialamatkan kepadanya dan bersikeras tidak pernah terlibat dalam skandal yang membuat Malaysia mengalami kerugian hingga $4,5 miliar (sekitar Rp64,96 triliun) itu.

Najib menuding balik, kasus “lama” ini sengaja diangkat ke publik untuk menjatuhkan citra politiknya. Skandal ini terkuak di tengah masa pemilihan presiden Malaysia, awal tahun. Najib dan pendukungnya percaya tuduhan korupsi ini yang membuat citra mantan anak didik Mahathir Mohamad ini hancur dalam pemilihan kemarin.

Mahathir berulang kali menegaskan kasus yang menjerat Najib bukanlah balas dendam, melainkan bagian dari penegakan hukum bagi siapa saja yang melanggar hukum yang berlaku.

Ini adalah dakwaan kedua setelah Najib ditetapkan sebagai tersangka. Pada awal Juli 2018, Najib didakwa melakukan persekongkolan jahat, masih dengan oknum 1MDB, terafiliasi dengan Kumpulan Wang Persaraan (Diperbadankan/seperti Persero), yang terjadi sekitar 17 Agustus 2011 dan Februari 2012.

Seharusnya Najib ditahan. Namun, gerakan solidaritas #FreeNajib yang diusung pendukungnya berhasil menggalang uang jaminan sebesar RM500 ribu, setara Rp1,7 miliar, untuk membebaskan Najib dari tahanan.

Kasus ini sebenarnya telah bergulir lama. Pada tahun 2015, The Wall Street Journal pernah membongkar adanya aliran dana sebesar $700 miliar ke rekening Najib dari salah satu rekening yang terafiliasi dengan 1MDB. Najib waktu itu mengelak bahwa uang itu adalah bagian donasi dari Kerajaan Arab Saudi.

Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) juga pernah berulang kali membawa kasus ini ke pengadilan. Namun, selama Najib berkuasa, pengadilan selalu memutusnya tidak bersalah.

Skandal 1MDB tak hanya menyeret Najib. Anggota keluarga beserta orang-orang terdekatnya juga dituduh terlibat dalam kongkalikong pencucian uang dalam jumlah besar.

Beberapa modus pencucian uang digunakan untuk membeli barang mewah, mulai dari karya seni hingga perumahan mahal di sejumlah negara.

Pada akhir Mei 2018, MACC menggeledah dua rumah Najib dan menemukan segudang perhiasan, tas, hingga sepatu mewah milik istrinya, Datin Paduka Seri Hajjah Rosmah Mansor.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS), yang turut menyelidiki skandal korupsi terbesar di Asia ini, menyebut sebagian dana yang diduga diselewengkan dari 1MDB digunakan untuk membeli perhiasan Rosmah, yang beberapa di antaranya berlian merah muda langka seharga $27 juta dan 27 kalung emas senilai $1,3 juta.

Sosok lain yang diduga menjadi pusat skandal keuangan raksasa ini adalah seorang pengusaha asal Malaysia, Low Taek Jho atau Jho Low. Low tak memiliki jabatan resmi di 1MDB, namun setiap keputusan penting yang berkaitan dengan keuangan di lembaga itu harus melaluinya.

Belakangan, Low diduga melakukan pencucian uang dari dana 1MDB sebesar $,17 miliar (sekitar Rp23,4 triliun) yang diselewengkannya. Low diduga menggunakan uang itu untuk membeli, salah satunya, kapal pesiar mewah berbendera Cayman Islands, Equanimity.

Medio Februari 2018, kapal tersebut disita Indonesia atas permintaan Biro Investigasi Federal (FBI) saat melintas di perairan Bali.

Beragam negosiasi yang dilakukan pejabat Indonesia dan Malaysia akhirnya memutuskan kapal pesiar itu dikembalikan, untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan oleh negara yang terkait tanpa melibatkan campur tangan Indonesia.
Tiga dakwaan pencucian uang Najib Razak


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ng-najib-razak

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Tiga dakwaan pencucian uang Najib Razak Tembak mati 11 orang, administrasi polisi bermasalah

- Tiga dakwaan pencucian uang Najib Razak Retak kongsi koalisi Prabowo dan sindiran 'jenderal kardus'

- Tiga dakwaan pencucian uang Najib Razak Masyarakat bisa nikmati pemasangan listrik gratis



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di