alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kejaksaan Agung Resmi Tahan Tersangka Korupsi Pertamina
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6b964660e24b086f8b456f/kejaksaan-agung-resmi-tahan-tersangka-korupsi-pertamina

Kejaksaan Agung Resmi Tahan Tersangka Korupsi Pertamina

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Manager Merger dan Investasi (MNA pada Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero) Bayu Kristanto resmi ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung mulai Rabu, 8 Agustus 2018, untuk 20 hari ke depan. Bayu yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Pertamina itu ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama sembilan jam.

Bayu mengaku dirinya bukan pelaku tindak pidana korupsi, melainkan korban. Menurut dia, pelaku sebenarnya adalah mantan Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan.

"Saya ini hanya korban dari Karen Agustiawan. Pelaku sesungguhnya itu Karen. Dia yang menjual aset tetapi nilainya nol," ujar Bayu di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Agustus 2018.


Bayu diduga telah melakukan tindak pidana korupsi penyelewengan investasi pada Blok BMG Australia oleh Pertamina pada 2012. Korupsi tersebut diduga merugikan uang negara sebesar Rp 568 miliar. Karen, kata Bayu, telah mengakusisi saham sebesar 10 persen terhadap ROC Oil Ltd untuk menggarap Blok Basker Mantan Gummy atau Blok BMG.

Menurut Bayu, harapan Pertamina agar blok BMG bisa memproduksi minyak sebanyak 812 barrel perhari, ternyata malah ditutup dan berhenti memproduksi minyak. Walhasil, saham 10 persen tersebut dijual dengan nilai nol. Artinya, tidak ada yang membeli sehingga mengakibatkan BUMN Pertamina rugi hingga Rp 568 miliar.

Bayu berharap, Kejaksaan Agung turut memanggil Karen. Menurut dia, tim penyidik hingga kini belum juga memanggil Karen perihal perkara ini.

Kasus ini terjadi pada 2009 silam. Pertamina, melalui anak perusahaannya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan akuisis saham sebesar 10 persen terhadap ROC Oil Ltd untuk menggarap Blok BMG.

Perjanjian dengan ROC Oil atau Agreement for Sale and Purchase -BMG Project diteken pada 27 Mei 2009. Nilai transak­sinya mencapai US$31 juta. Akibat akuisisi itu, Pertamina harus menanggung biaya-biaya yang timbul lainnya (cash call) dari Blok BMG sebesar US$26 juta. Melalui dana yang sudah dikeluarkan setara Rp 568 miliar itu, Pertamina berharap Blok BMG bisa memproduksi minyak hingga sebanyak 812 barrel per hari.

Ternyata Blok BMG hanya dapat bisa menghasilkan minyak mentah untuk PHE Australia Pte Ltd rata-rata sebesar 252 barel per hari. Pada 5 November 2010, Blok BMG ditutup, setelah ROC Oil memutuskan penghentian produksi minyak mentah. Alasannya, blok ini tidak ekonomis jika diteruskan produksi.

Investasi yang sudah dilakukan Pertamina akhirnya tidak memberikan manfaat maupun keuntungan dalam menambah cadangan dan produksi minyak nasional.

Hasil penyidikan Kejagung menemukan dugaan penyimpangan dalam proses pengusulan investasi di Blok BMG. Pengambilan keputusan investasi tanpa didukung feasibility study atau kajian kelayakan hingga tahap final due dilligenceatau kajian lengkap mutakhir. Diduga direksi mengambil keputusan tanpa persetujuan Dewan Komisaris. Akibatnya, muncul kerugian keuangan negara cq Pertamina sebesar US$31 juta dan US$ 26 juta atau setara Rp 568 miliar.

Urutan Terlama
Karen temen arisannya memo kecayangan si boncel

kejaksaan siap2 dilempar tustel neh emoticon-Marah
Era jaman Pak SBY,
Pokoknya kalau bukan PDI P walau aset terjual,
ga ada yang bakal nyalahin atau teriak" itu sebagai jual aset

Kejaksaan Agung Resmi Tahan Tersangka Korupsi PertaminaKejaksaan Agung Resmi Tahan Tersangka Korupsi PertaminaKejaksaan Agung Resmi Tahan Tersangka Korupsi Pertamina
karen temen neno ?
Korupsi terus...dijajah bangsa sendiri...emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
Balasan Post hainserr
Quote:


memo bukan? 😁
Test dl broh
Balasan Post dwiatmaja
Kejagung is not fair i think. Where are the other TERSANGKA??? CEMEN BENUL. MASA CUMA EKS MANAGET DOANG YG DITAHAN. BHUAHAHHAH. Mana si Tante Karen eks Dirut Ptmn, si Om Ferederick Siahaan eks Dir Keu, dan si Oom Genades eks Dir Legal.

Apa akuh mencium bauuu duit sogokan yg wuanginya macam parfum perancis yg mahal ituhhh yaa di mari???? Wkkwkwkkw

Oooi Tante yg banyak duitnya... Ooii Oom yg punya condo di Singapore... Jangan kalian bersembunyi di balik kekuatan UANG KALIAN INGA INGA... ADA AZAB MENANTIMU TANTE, DAN KAU TULANG INGA LAH HUKUMAN TUHANMU YANG TIDAK PERNAH TERTIDUR MELIHAT ciptaanNya
yg tidak bersalah terzholimi
Balasan Post biaseaje
Salahnya yg jual asset dengan harga 0 perak Gan... Gini ajah deh, umpama kite main saham yee, kita beli saham di harga bagus, eehhh pas kita mau jual... Gak mungkin dong kita pasang harga 0 perak??? Itu stupid, sengaja atau ada rekayasa busuk yes? Minimal jual harga modal keg... Bhuahahhah... Masa saham dilepas dgn harga 0 perak, di saat harga minyak lagi tinggi? Wes wesse wes buablas... Rugine negara... Ya gegara i Tante dkk nya main lepas BMG dgn harga cuma cuma... Wkkwkkwkwk
😂😂😂
Balasan Post biaseaje
Emang era paling GREEDY. Mantab jiwa pada serakah itu penguasa.
Waduh... Ini para jaksanya udh pada diskresi aja..uppss...anak hukum semester 5 aja tau ini mah... Kasus settingan bah. Ckckck...
Semoga Pak Jokowi mengambil tindakan tegas utk menumpas para oknum petinggi di Kejagung.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di