alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Waketum Gerindra balas Demokrat : SBY jenderal suka terima Kardus Duit Korupsi
5 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6b2cde98e31b9d618b4567/waketum-gerindra-balas-demokrat--sby-jenderal-suka-terima-kardus-duit-korupsi

Waketum Gerindra balas Demokrat : SBY jenderal suka terima Kardus Duit Korupsi

Waketum Gerindra balas Demokrat : SBY jenderal suka terima Kardus Duit Korupsi
Rabu, 8 Agustus 2018 23:44
Reporter : Muhammad Genantan Saputra


Waketum Gerindra balas Demokrat : SBY jenderal suka terima Kardus Duit Korupsi



Merdeka.com - Pernyataan politisi Demokrat Andi Arief membuat panas koalisi Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Pouyono geram dengan kicauan Andi Arief yang menyebut Prabowo Subianto sebagai Jenderal Kardus.

Arief balik menyerang Demokrat. Menurutnya, Andi Arief harus berkaca karena partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut yang sering terima kardus berisi uang.

"Wah dia mah salah, sebenarnya Jenderal kardus itu bos-nya Andi Arief yang suka terima kardus-kardus. Gini lho kalau Jenderal kardus itu Jenderal yang mimpin partai politik sering terima kardus. Kalau Prabowo itu Jenderal yang suka keluar duit," katanya melalui pesan singkat yang diterima merdeka.com, Rabu (8/8).

Menurut Arief, itu sudah terbukti. Banyak kader Demokrat yang terjerat kasus korupsi.

"Contohnya kan banyak antek-anteknya Demokrat yang jadi kader-kadernya Demokrat yang jadi koruptor, berkardus kardus duit dirampok gitu sama kadernya kan dan dipenjara sama KPK kan. Nah itu baru Jenderal kardus. Jenderal yang suka mengkoleksi kardus, kardus kardus duit gitu loh," tegasnya.

Dia membantah tudingan Andi yang menyebut Prabowo lebih memilih uang ketimbang perjuangan. Uang yang dimaksud karena Sandiaga Uno yang disebut Andi mengguyur PAN dan PKS masing-masing Rp 500 miliar untuk kontestasi Pilpres 2019.

"Itu salah, tidak ada mahar. Bukan mahar, tidak ada gitu lho. Inget tidak dulu kenapa Anies sama Sandi, kan PKS bukan kadernya kan Anies, tapi di approve kan. Salah. PKS itu partai yang tidak pernah terima mahar, salah," ujarnya. [noe]


https://www.merdeka.com/politik/geri...t-korupsi.html


Oposisi Saling Bukak Borok....


Waketum Gerindra balas Demokrat : SBY jenderal suka terima Kardus Duit Korupsi



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
kayak anak kecil aja mereka, barusan temenan, terus berantem ntar tau2 temenan lagi
ada yang tau nasibnya sumbangan buat om wowo ?
Malah berantem emoticon-Matabelo
ngungsi lagi ke berpol setelah terakhir kali kemari 2015 abis pemilu 2014 😂
makin lucu aja sekarang politik indo emoticon-Ngakak
btw subforum pemilu udah dibuka belum ya gan?
Waketum Gerindra balas Demokrat : SBY jenderal suka terima Kardus Duit Korupsi
Nih snake jenderal kardus
emoticon-Leh Uga
ya ampuuuun.....
Ngakak, nasbung jadi bingung..
emoticon-Leh Uga
Quote:


Lah ini baru emoticon-Games
Btw, pucuknya sesama jenderal berantem.
Bawahnya sesama arief jg berantem.

Nunggu boncel vs didit ajah. Kalau memo ga ada lawannya disebelah. Masa lawan zonk?
emoticon-Leh Uga
Kardus saling baku hantam. emoticon-Ngakak
Balasan post chalz
Quote:


Lehuga boncel vs didit emoticon-Ngakak
waduh kemaren dimedia saling cium kok sekarang malah berbalas pantun emoticon-Ngakak
nasbungtaik jadi sr semua malam ini emoticon-Wakaka
kipasin terus gan emoticon-Wakaka

bakar, bakar, bakar, emoticon-Shutup
Kenceng kencengan emoticon-Big Grin
Balasan post nistrio
Nasbungtaik goblok kesurupan massal emoticon-Ngakak
Arief pouyono ini tipikal kader perusak dari dalam.. awas blunder besar
Malah saling counter
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
jadi gini.. manusia kardus sama manusia baper

leh uga
Waketum Gerindra balas Demokrat : SBY jenderal suka terima Kardus Duit Korupsi
Quote:


Nastak mana tau emoticon-Big Grin
Diubah oleh marwoto.vip
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di