alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Presiden PKS : Konstelasi Koalisi Bukan Mengerucut Tapi Makin Buyar
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6af9151a99758b678b4572/presiden-pks--konstelasi-koalisi-bukan-mengerucut-tapi-makin-buyar

Presiden PKS : Konstelasi Koalisi Bukan Mengerucut Tapi Makin Buyar

Presiden PKS : Konstelasi Koalisi Bukan Mengerucut Tapi Makin Buyar
Rabu, 8 Agustus 2018 14:09 WIB


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan koalisi partainya dengan Gerindra bisa bubar apabila Prabowo Subianto tidak memilih satu dari dua nama cawapres yang direkomendasikan Ijtimak GNPF Ulama.

PKS tetap ingin cawapres yang dipilih adalah Salim Segaf Aljufri atau Ustaz Abdul Somad.

"Karena PKS juga menghormati dan memperjuangkan seluruh keputusan Ijtimak, maka juga termasuk di dalamnya adalah terus kita mencermati apakahPrabowo memilih Ustaz Salim atau Ustaz Somad," kata Sohibul di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018).

"Begitu tidak dipilih hasil Ijtimak, konstelasi koalisi bukan mengerucut, tapi makin buyar. Nah, di situlah cawapres PKS yang sembilan tentu tetap bisa hidup," tambah Sohibul.

Dia menegaskan PKS dengan Gerindra sudah berkoalisi secara de facto.

Namun bangunan koalisi ini, disebut Sohibul, harus tuntas hingga koalisi de jure.

Namun Prabowo, menurut Sohibul, hingga saat ini belum mengambil keputusan.(*)


http://www.tribunnews.com/nasional/2...pi-makin-buyar



Sukuriiin....

Presiden PKS : Konstelasi Koalisi Bukan Mengerucut Tapi Makin Buyar
Halaman 1 dari 4
Hehehe.

Presiden PKS : Konstelasi Koalisi Bukan Mengerucut Tapi Makin Buyar
Mau ngomong apa ? Semua sama aja
Presiden PKS : Konstelasi Koalisi Bukan Mengerucut Tapi Makin Buyar
Prabowo punya waktu tambahan waktu 14 hari...
Perpanjangan waktu..
Ngga usah khawatir..
Masih lamaa..
Diubah oleh tukangkredit
tenang wo... diambil atau enggak semua simpatisan pks pasti pilih asal bukan kokowi, don wori bi hepi
kenapa bukan habibana habib rizieq shihab aja yg diajukan jadi cawapres ?

beliau itu imam besar umat islam indonesia , keturunan nabi , jadi teladan umat , keimanan ga usah dipertanyakan lagi

bahkan lebih pantas jadi capres
Diubah oleh madhvan
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Quote:


Di sebelah 9 partai punya satu calon.

Lah ini satu partai calonnya 9 emoticon-Ngakak
Diubah oleh power.of.lobe.
nyantai aja wo...biarin wiwi ngumumkan duluan paling lambat tgl 10...
Ayo wo lagi 2 hari. Ketegasanmu di pertaruhkan. Rugi pernah jadi jendral kalau ngambil keputusan yg cepat kaga siap.

Kalau sampai engkau ambil kesempatan 14 hari itu, image mu sebagai jendral yg tegas bakal hancur diinjak2 cebong.

Ayo kampret bantu junjungan kalian, kasi semangat.

emoticon-Ultah
Diubah oleh longneversee
astajim emoticon-Kagets
Si kuda pusing wkwkwkw sudah duit nipis koalisinya rebutan wkwkwkw
Diubah oleh vxvxvx
Balasan post longneversee
Quote:


itu dipihak sono ada 2 jendral ex tni, ane yakin lagi main strategi ala sun tzu, biarin nastak multi crotz dl seperti pilkada dki, yg pentingkan hasil akhirnya
Buyar ya buyar

emoticon-Ngacir2
yang sabar ya om. lagi pusing om wowo

Ini yang biang recoknya pan amien rais kepengen namanya dicalonin jadi cawapres tapi ijtimak ulama malah ngusulin 1.habib salim segaf lalu di urutan ke 2. Uas
Kalau kata ana mending gerindra harus tegas sama pan kalau ngercokin terus mending keluar aja
Belum lagi demokrat yang kepedean ahy bakal dipilih, harapan ana satu prabowo ga lupa diri siapa yang selama ini kerja keras habis habisan menjaga elektabilitas prabowo
Presiden PKS : Konstelasi Koalisi Bukan Mengerucut Tapi Makin Buyar
Lebih baik PKS, PAN, Demokrat tinggalin aja Prabowo dan Gerindra

Buat Capres-Cawapresnya sendiri

AHY - Aher

emoticon-Ngakak
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Quote:


Vangkeh emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di