alexa-tracking

Hoax jutaan pekerja Tiongkok di Morowali

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6ac08d60e24b9d158b456a/hoax-jutaan-pekerja-tiongkok-di-morowali
Hoax jutaan pekerja Tiongkok di Morowali
Hoax jutaan pekerja Tiongkok di Morowali
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri usai rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Komplek DPR, Jakarta, Senin (16/7/2018). Hanif menjelaskan, jumlah TKA di Morowali hanya 10,9 persen dari total pekerja.
Pemerintah memastikan isu jutaan pekerja Tiongkok di Morowali, Sulawesi Tengah adalah hoax alias kabar bohong.

Presiden Joko 'Jokowi' Widodo, kabar yang menyebut ada 10 juta tenaga kerja dari Tiongkok. Padahal, sebenarnya hanya sekitar 23 ribu tenaga kerja asing asal Tiongkok. Jokowi menyatakan, mereka juga tidak kerja terus-menerus.

“Itu masang turbin, masang smelter. Saya cek kok. Itu memang kita belum siap melakukan itu, sehingga mereka harus di sini 3 bulan-6 bulan untuk memasang ini,” kata Presiden seperti dikutip dari situs Setkab.go.id, Rabu (8/8/2018).

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyatakan, jumlah TKA di Morowali sebanyak 10,9 persen (3.121 orang) dari total pekerja lokal berjumlah 25.447orang sehingga masih ideal karena lapangan kerja untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) jauh lebih tinggi.

"Itu artinya kawasan Industri di Morowali membuka perluasan kesempatan kerja untuk TKI sekaligus juga memberikan kesempatan untuk transfer pengetahuan dan teknologi sehingga TKI bisa memiliki kompetensi lebih baik," ujarnya, Selasa (7/8/2018) seperti dinukil dari situs Kementerian.

Hanif menyatakan, banyak pihak mengecek ke Morowali. Yakni Komisi IX DPR sudah berkunjung ke Morowali.

Dede Yusuf, Ketua Komisi Tenaga Kerja DPR sebulan lalu menyatakan, jumlah TKA di PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) hanya 10 persen dari total pekerja. Saat kunjungan, pejabat Imigrasi juga menunjukkan laporan bahwa para TKA memiliki ijin kerja sah.

"Kami tidak menemukan serbuan TKA, yang ada justru puluhan ribu pekerja kita yang berasal dari sekitar Sulawesi," ungkap politisi Partai Demokrat ini, seperti dinukil dari detikcom, Minggu (8/7/2018).

Banyaknya TKA yang berada di PT tersebut diperkirakan karena adanya pembangunan smelter pada 2014 hingga 2016 lalu. Usai smelter rampung, TKA yang tinggal di lokasi PT IMIP hanya sekitar 10 persen.

Pengawas Ketenagakerjaan, Satgas Pengawasan TKA yang terdiri dari 24 kementerian instansi, dan media juga telah berkunjung ke Morowali. "Kesimpulannya kurang lebih sama. Jadi jangan digoreng-goreng lagi isu ada jutaan TKA Tiongkok ilegal," katanya.

Salah satu kesaksian adalah liputan dari Beritagar.id, Kapital Tiongkok di Ketiak Sulawesi.

Menaker menyimpulkan isu jutaan TKA di Morowali sudah selesai. "Ini saya anggap isu jutaan TKA sudah selesai, case closed," ujar Hanif.

Data yang dikemukakan Jokowi dan Hanif ini tak jauh beda dari dua tahun lalu. Pada 2016, jumlah TKA dari Tiongkok mencapai 21,3 ribu.

Menurut Presiden Jokowi, jika dibandingkan orang Indonesia yang kerja di Tiongkok, 23 ribu itu tak sebanding. Di negeri tirai bambu itu ada 80 ribu TKI, di Malaysia 1,2 juta. Jika ditambah TKI ilegal, mungkin hampir 2 juta.

Jokowi menilai jumlah TKA yang ada di Indonesia dibandingkan dengan penduduk itu hanya 0,03 persen. "Satu persen saja enggak ada. Harus angka-angka yang kita sampaikan supaya isu tidak ke mana-mana,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi membandingkan dengan tenaga kerja asing yang ada di Uni Emirat Arab yang 80 persen asing semua, dan mereka senang-senang saja tidak ada masalah. Demikian juga di Arab Saudi 33 persen pekerjanya orang asing.

Presiden menegaskan, pemerintah berupaya mendatangkan investasi, karena salah satu tujuannya adalah untuk membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya untuk rakyat, bukan untuk yang lain.
Hoax jutaan pekerja Tiongkok di Morowali


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ok-di-morowali

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Hoax jutaan pekerja Tiongkok di Morowali IHSG ditutup di zona hijau

- Hoax jutaan pekerja Tiongkok di Morowali Waspadai peredaran air zamzam palsu

- Hoax jutaan pekerja Tiongkok di Morowali APBN bakal tanggung sebagian beban BPJS Kesehatan

×